cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
SINTESIS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK DAUN SIRIH DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Purnamasari, Margareta Dian; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i2.11704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 dan waktu sintesis terhadap ukuran nanopartikel perak, mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan mengetahui aktivitas antibakteri nanopartikel perak. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor dalam irradiasi microwave. Sintesis dilakukan dengan variasi konsentrasi AgNO3 sebagai prekursor yaitu 0,5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM dan variasi waktu sintesis yaitu 140 detik, 160 detik, 180 detik, 200 detik, dan 220 detik. Hasil sintesis koloid nanopartikel perak dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA dan TEM. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan λmax 415 nm diperoleh dengan konsentrasi AgNO3 0,5 mM dan waktu sintesis 200 detik. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi dengan TEM berbentuk sferik kristalin dengan ukuran mencapai 11,94 nm dan rata-rata ukuran partikel 37,44 nm dengan struktur face centered cubic (fcc). Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif. Peningkatan konsentrasi AgNO3 pada nanopartikel perak menunjukkan daya hambat bakteri yang semakin menurun.
PENGARUH ETHYLENEDIAMINE TETRA ACETAT DAN pH LARUTAN TERHADAP KARAKTERISTIK NANORODS ZnO Amelia, Resydina; Harjito, Harjito
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i2.11706

Abstract

Telah dilakukan sintesis preparasi seed layer ZnO nanorods dengan metode sol-gel. Selain itu juga dilakukan sintesis penumbuhan ZnO nanorods dengan metode chemical bath deposition (CBD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kristalinitas dan morfologi ZnO nanorods yang akan ditumbuhkan pada substrat kaca. Dalam sintesis ini digunakan prekursor Zn(CH3COO)2 yang ke dalamnya ditambahkan larutan EDTA yang divariasi konsentrasinya. Selanjutnya dalam perlakuan penumbuhan ZnO nanorods pH larutan campuran Zn(NO3) dengan HMTA divariasi. Sampel hasil sintesis kemudian dianalisis dengan menggunakan XRD untuk mengetahui kristalinitas dan SEM untuk mengetahui morfologi. Data analisis XRD menunjukkan bahwa posisi puncak-puncak difraksi sinar-X ZnO nanorods sesuai dengan data JCPDS ZnO No. 34-1451 yang menunjukkan bahwa sampel mengandung senyawa kristal ZnO. Kristal tersebut berbentuk hexagonal wurtzite. Dengan ukuran partikel berkisar antara 40-80 nm. Berdasarkan hasil pemindaian SEM, diketahui bahwa diameter rata-rata partikel berkisar antara 221-666 nm  
FILM BERBASIS EKSTRAK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM Ananta, Rosalina; Kusuma, Samuel Budi Wardhana; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i1.11809

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan film berbasis ektrak antosianin ubi jalar ungu yang di aplikasikan sebagai bioindikator kerusakan pada daging ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preparasi ubi jalar ungu yang optimum dalam proses ekstraksi, mengetahui konsentrasi ekstrak antosianin dalam film antosianin yang paling tepat dijadikan bioindikator dan mengetahui karakteristik fisik film antosianin. Film dibuat menggunakan teknik casting dengan bahan dasar tepung tapioka, gliserol, carboxy methyl cellulose (CMC), dan ekstrak antosianin ubi jalar ungu. Total plate count dan pH daging dianalisis selama rentang waktu 24 jam. Sampel Film antosianin di uji karakteristik fisiknya menggunakan texture analyzer serta diukur nilai perubahan warnanya menggunakan aplikasi Adobe photoshop. Preparasi ekstrak ubi jalar ungu dengan nilai absorbansi UV-Vis tertinggi yaitu preparasi frying (A3). film antosianin dengan nilai perubahan warna tertinggi  yaitu dengan konsentrasi ekstrak antosianin 20% untuk film boiling dan 30% untuk film steam dan frying. Penambahan ekstrak antosianin menyebabkan nilai kuat tarik dan elongasi dari film antosianin semakin menurun
Adsospsi Ion Logam Pb2+ menggunakan Limbah Serbuk Gergaji kayu Mahoni Rochmah, Vinny; Prasetya, Agung Tri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.11888

Abstract

Pembuangan limbah industri yang mengandung logam berat dapat mencemari lingkungan perairan. Pengolahan limbah logam berat dapat dilakukan dengan metode adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatan limbah serbuk gergaji kayu mahoni untuk adsorpsi ion logam Pb2+. Serbuk gergaji kayu mahoni dihaluskan sampai lolos ayakan 100 mesh, lalu dicuci dan dikeringkan. Karakterisasi serbuk gergaji kayu mahoni menggunakan FT-IR (Fourier Transform Infra Red). Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi pH, waktu kontak, dan konsentrasi larutan. Hasil karakterisasi FT-IR menunjukkan adanya pita serapan melebar pada bilangan gelombang 3454 cm-1 yang diinterpretasikan sebagai vibrasi ulur untuk gugus –OH. Adsorpsi ini melibatkan gugus hidroksi yang terkandung di dalamnya, sehingga terjadi interaksi kimia antara adsorben dengan ion logam Pb2+. Berdasarkan penelitian, diperoleh kondisi optimum pada pH 6, waktu kontak 30 menit, konsentrasi 300 mg/L, dan kapasitas maksimum adsorpsi sebesar 111,9709 mg/g dengan mengikuti model Isoterm Langmuir.
ISOLASI, IDENTIFIKASI, UJI AKTIVITAS SENYAWA FLAVONOID SEBAGAI ANTIBAKTERI DARI DAUN MANGGA Nugraha, Aditya Cahya; Prasetya, Agung Tri; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12087

Abstract

Tanaman mangga merupakan salah satu jenis buah yang keberadaannya melimpah di Indonesia. Daun mangga memiliki khasiat antiinflamasi, diuretik, properti cardiotonic, antibakteri, dan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga dan isolat flavonoid terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi kemudian dilakukan isolasi terhadap ekstrak etanol untuk memperoleh isolat flavonoid dengan metode partisi cair-cair. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram kertas. Skrinning fitokimia ekstrak etanol daun mangga menunjukkan adanya senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, triterpenoid. Hasil uji antibakteri menunjukkan daya hambat antibakteri isolat flavonoid mempunyai daya hambat lebih kuat dibandingkan ekstrak etanol daun mangga.
Penurunan Kadar Ion Cd2+ dalam Larutan dengan Kitosan Imobilisasi Ditizon. Idzati, Nur Rachmi; Susatyo, Eko Budi; Kusumastusi, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12096

Abstract

Telah dilakukan sintesis kitosan terimobilisasi ditizon sebagai adsorben untuk menurunkan kadar ion Cd2+ dalam larutan . Ion Cd2+ merupakan ion logam berat beracun dan berbahaya yang sering ditemukan di industri elektroplating. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan karakterisasi gugus fungsi pada keduanya dengan FT-IR dan mengetahui pengaruh imobilisasi pada kitosan dalam adsorbsi. Penelitian ini meliputi tahap sintesis kitosan (pembentukan kitosan bead, dan imobilisasi kitosan bead dengan ditizon), optimasi penurunan kadar Cd2+ dengan metode batch meliputi variasi waktu kontak dan konsentrasi larutan Cd2+, serta aplikasinya pada larutan Cd2+ terinterferensi Pb2+. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kapasitas adsorbsi pada kitosan yang telah diimobilisasi. Keberhasilan imobilisasi kitosan terbukti dengan  munculnya gugus S=C pada panjang gelombang 1078,87 cm-1, dan C-N pada 1033,50 cm-1 dalam hasil FT-IR kitosan terimobilisasi ditizon. Kondisi optimal penyerapan logam Cd2+ pada pH 6 adalah 75 menit dengan konsentrasi 30 ppm untuk kitosan dan 50 ppm untuk kitosan terimobilisasi ditizon. Kenaikan kadar ion Cd2+ dalam larutan interferensi Pb2+ dalam keadaan optimum mengalami peningkatan dari 6,6020 mg/g menjadi 8,4949 mg/g pada kitosan dan 11,0395 mg/g menjadi 15,8257 mg/g dengan imobilisasi. Adanya gangguan ion logam Pb2+ menyebabkan interferensi positif, artinya terjadi peningkatan nilai adsorbsi yang bisa disebabkan oleh letak panjang gelombang  kedua ion logam yang berdekatan dan sama-sama berada pada valensi 2+. 
EKSTRAKSI KLOROFILID DARI DAUN SUJI DAN APLIKASINYA SEBAGAI FOTOSENSITIZER DALAM FOTOREDUKSI Fe(III) Mulyasari, Mursalina; Kusuma, Samuel Budi Wardhana; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12099

Abstract

Telah dilakukan penelitian ekstraksi klorofilid dari daun suji yang diaplikasikan sebagai fotosensitizer dalam fotoreduksi Fe(III). Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui aktifitas fotosensitizer klorofilid terhadap fotoreduksi Fe(III).  Ekstraksi klorofilid dilakukan menggunakan cara maserasi yaitu merendam daun suji dalam campuran pelarut aseton 80% dan polioksietilen sorbitan monoleat 1% pada temperatur 40°C selama 2 jam. Karakterisasi ekstrak klorofilid menggunakan spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis) dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Uji aktivitas fotosensitizer klorofilid terhadap fotoreduksi Fe(III) dilakukan dengan mengomplekskan sampel menjadi [Fe(C10H8N2)3]2+ yang berwarna jingga. Hasil penelitian diperoleh kadar klorofilid yang terbentuk dari ekstrak daun suji sebesar 60,86 ppm yang diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil aktivitas fotoreduksi ion Fe(III) menunjukkan bahwa klorofilid bersifat reduktor dan  mencapai maksimal pada pH 6 selama 10 menit dengan penambahan 0,2 mL klorofilid. Persentase ion Fe(III) tereduksi sebesar 57,56%.
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN BINAHONG SERTA APLIKASINYA SEBAGAI HAND SANITIZER Veronita, Fanna; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12142

Abstract

Daun Binahong merupakan salah satu tanaman obat tradisional, karena memiliki kandungan senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya senyawa flavonoid dan daya antibakteri ekstrak daun binahong terhadap bakteri Escherichia coli dan bakteri Staphylococcus aureus serta memformulasi menjadi sediaan hand sanitizer. Metode penelitian dimulai dengan maserasi sampel menggunakan pelarut n-heksana dan etanol, kemudian isolasi menggunakan pelarut etil asetat dan air. Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer Forier Transform Infrared (FT-IR) dan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak hasil isolasi daun binahong diduga merupakan senyawa flavonoid golongan auron. Esktrak daun binahong memiliki daya hambat terhadap bakteri E.coli dan S.aureus. Sedangkan hand sanitizer daun binahong memiliki aktivitas antibakteri terhadap E.coli dan tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri S.aureus.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU LAYANG TERMODIFIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK MEMBRAN ELEKTROLIT BERBAHAN DASAR KITOSAN Wulandari, Ari Vitri; Kusumastuti, Ella; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12233

Abstract

Penelitian mengenai sintesis membran sel bahan bakar berbahan kitosan dan abu layang batubara yang dimodifikasi dengan CTAB (Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lamanya waktu pengadukan dan penambahan silika termodifikasi CTAB dalam sintesis membran. Metode yang digunakan adalah inversi fasa dengan variasi waktu pengadukan selama 2, 4, dan 8 jam dan variasi jumlah silika yaitu 0; 0,5; 1; 2; dan 5% b/b kitosan. Hasil penelitian menunjukkan waktu pengadukan optimum adalah 4 jam. Membran dengan performa terbaik adalah membran 5% dengan kuat tarik 19,3 N/mm2, Modulus Young 1092,5 N/m2, konduktivitas proton 1,4634 x 10-4 S/cm, permeabilitas metanol 9,0893 x 10-8 cm2/s dan selektivitas 1,6100 x 104 S s/cm3. Hasil uji FT-IR (Fourier Transform Infrared) menunjukkan bahwa hanya terjadi interaksi fisik antara kitosan dengan silika. Berdasarkan hasil analisis SEM (Scanning Electron Microscope) disimpulkan bahwa membran memiliki morfologi antarmuka cukup baik antara matriks kitosan dengan silika.
Lotion Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antibakteri Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah; Supartono, Supartono; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.12234

Abstract

Daun sirsak dapat digunakan sebagai zat antibakteri. Salah satunya menghambat bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli serta penerapannya padalotion. Karakteristik ekstrak menggunakan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis), Forier Transform Infrared (FT-IR), dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanol daun sirsak menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dengan konsentrasi 25, 50, 100% sebesar 2,3; 3;3,9 mm dan kontrol negatif 2 mm, selain itu dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebesar 3,3; 3,3; 3,1 mm dan kontrol negatif 2 mm. Penambahan ekstrak pada lotion sebanyak 1% menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli sebesar 0,7 dan 0,8 mm. Hasil UV-Vis serapan paling tinggi pada 292 nm, hasil FT-IR mengandung gugus OH, C-H alifatik, C=C aromatik, C-O alkohol, dan C-H aromatik yang diduga senyawa dihidroflavanol, dan hasil HPLC diduga adanya quercetin.