cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies
ISSN : 22526447     EISSN : 25274597     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies (IJCETS) publish two major themes on educational technology and curriculum studies
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2016): April 2016" : 12 Documents clear
Pengelolaan Kurikulum Sekolah Alam di TK Alam Al Biruni Cirebon Hidayati, Ilma Fitriya; Prihatin, Titi
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14275

Abstract

Tujuan penelitian ini adalahmendeskripsikan dan menganalisis: konsep, perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum sekolah alam di TK Alam Al Biruni Cirebon.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap direktur pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Sedangkan analisis data menggunakan prosedur: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kurikulum yang diterapkan merupakan perpaduan dari kurikulum nasional dan khas sekolah alam berbasis multiple intellegence berpilar pada akhlak serta terintegrasi menggunakan metode spider web, (2) perencanaan kurikulumdiwujudkan dalam bentuk silabus dan Rencana Kerja Harian; (3) pelaksanaan kurikulummenitik beratkan kepada pembentukan karakter dan akhlak; (4) evaluasi dilaksanakan berupa evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan. The purpose of the research were describe and analyze: concept, planning, implementation, and evaluation of nature school curriculum Al Biruni Cirebon nature kindergarten. The method used in this research is qualitative descriptive method by case study approach. Data collection techniques were used: interviews, observation, and study the document to Director of educatin, principal, teacher, and parents. While the analysis of the data using the procedure: data collection, data reduction, data presentation, and data verification.The results showed: (1) curriculum applied a blend of national curriculum and school-based natural typical multiple Intellegence pillared on moral as well as integrated using web spider, (2) curriculum planning relevant with the form of syllabus and Work Plan Daily; (3) the implementation of the curriculum emphasize the formation of character and good morals; (4) evaluation consist of weekly, monthly, and yearly.
Kendala Guru Sekolah Dasar dalam Memahami Kurikulum 2013 Melati, Ema Rahma; Utanto, Yuli
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan hambatan yang dihadapi serta solusi untuk mengatasi hambatan oleh guru sekolah dasar terhadapKurikulum 2013 yang dilakukan di SD Muhammadiyah 11 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru yang melaksanakan Kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi. Langkah-langkah analisis data adalah pencatatan dan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifkasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar guru belum memiliki pengetahuan cukup untuk memahami Kurikulum 2013 secara utuh dan belum siap melaksanakannya, (2) hambatan guru adalah pelatihan yang didapat belum memadai dan guru belum mampu melaksanakan pembelajaran sesuai Kurikulum 2013, (3) upaya guru dalam mengatasi hambatan adalah mengikuti pelatihan, belajar dan menggali informasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru SD Muhammadiyah 11 Semarang belum memahami Kurikulum 2013. Guru mengalami kendala dalam memahami Kurikulum 2013 secara teoritis dan praktis. Solusi untuk mengatasi hambatan guru dalam memahami Kurikulum 2013 yaitu mengembangkan kompetensi diri guru. This study aims to determine the understanding and the obstacles faced and the solutions to overcome the obstacles by elementary school teachers to Curriculum 2013 in SD Muhammadiyah 11 Semarang. This study used qualitative research methods. Subjects were teachers who implement Curriculum 2013. The data collection technique using interviews, observation, and documentation.The data validity checking technique istriangulation. Data analysis steps is recording and collection, reduction, presentation, and verifcation.The results showed that: (1) the majority of teachers do not have enough knowledge to understand Curriculum 2013 as a whole and yet ready to implement Curriculum 2013, (2) the teacher obstacles was the training obtained is not sufciently and the obstacles in implement learningbased Curriculum 2013, (3) the teachers efforts to overcome the obtacles is training, learning and gather information. Based on the results of this study concluded that SD Muhammadiyah 11 Semarang teachers do not understand Curriculum 2013. Teachers experienced problems in understanding Curriculum 2013 theoretically and practically. The solutions to overcome the obstacles in understanding Curriculum 2013 is to develop teacher self-competence.
Implementasi Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor di Sekolah Menengah Pertama Safitri, Damyke Selviyana; Prihatin, Titi
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14278

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan supervisi akademik, pelaksanaan supervisi akademik, dan tindak lanjut serta evaluasi yang dilakukan kepala sekolah sebagai seorang supervisor di SMP Negeri 6 Cirebon. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian peran kepala sekolah sebagai seorang supervisor di SMP Negeri 6 Cirebon yaitu (1) Kepala sekolah membagi perannya sebagai seorang supervisor dengan tim PKG dan tim pendamping atau guru koordinator dan tetap memantau kinerja guru koordinator; (2) Perencanaan supervisi akademik diawali dengan pembuatan program supervisi guru yang disusun pada awal semester untuk satu tahun ajaran; (3) Pelaksanaan supervisi akademik dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama ialah supervisi perencanaan pembelajaran di mana seluruh administrasi pembelajaran dianalisis dan dinilai, tahap kedua ialah supervisi kegiatan pembelajaran; (4) Tindak lanjut berupa bimbingan serta penguatan dan evaluasi keseluruhan program dilakukan pada rapat besar akhir semester. The purpose of this study is to analyze and describe the planning, implementation, follow-up and evaluation from academic supervision by the principals as supervisor of SMP Negeri 6 Cirebon. This study used qualitatif research with case study approach. This results of the principal role as a supervisor in SMP Negeri 6 Cirebon are (1) the principal divide his role as a supervisor with PKG tean and companion team or coordinator teachers but still monitoring the performance of coordinator teachers; (2) the planning of academic supervision starts with arranged teachers supervision program that compiled at the beginning of new singular semester for one year school learning; (3) implementation of academic supervision divided into two phases, the first phase is supervised learning plan which the entire administration learning is analyzed and assessed, second phase is learning activities; (4) the follow-up is guidence and strengthening and entire evaluation of the program performed at the end of the semester in the meeting.
Problem Implementasi Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Jenjang Sekolah Menengah Pertama Siambaton, Hetty Rufaidah; Erlinawati, Erlinawati; Haryanto, Haryanto
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14269

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui proses implementasi Kurikulum 2013 mata pelajaran IPS kelas VII SMP N 6 Magelang dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hasil belajar, kendala yang dihadapi guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru belum menyiapkan RPP Kurikulum 2013 tahun ajaran 2015/2016, namun dalam pelaksanaan pembelajaran guru mengajar dengan baik, siswa menerima dengan baik materi yang disampaikan guru, (2) pelaksanaan pembelajaran sudah menggunakan pendekatan saintifik, (3) guru mampu merancang rambu-rambu penilaian untuk menilai hasil belajar siswa dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilan. (4) kendala yakni waktu dan kemauan guru yang masih kurang dalam menyusun RPP, media pembelajaran belum memadai, guru masih belum paham penilaian berbasis Kurikulum 2013. Saran yang diajukan yakni guru perlu menyusun RPP Kurikulum 2013 tepat waktu, pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi penilaian Kurikulum 2013, buku guru dan siswa segera didistribusikan agar pembelajaran berjalan lancar. The goal of this research was to describe the process of the implementation of Curriculum 2013 social studies class VII SMP N 6 Magelang from the process of planning, implementation, evaluation of learning outcomes, obstacles faced by teachers. This research uses qualitative descriptive method. Collecting data using interviews, observation, documentation. Data analysis using reduction, data presentation, conclusion and verification. The results showed that (1) the teachers not ready the lesson plan document but the lesson procces was good enought prepared a curriculum RPP 2013 school year 2015/2016, but in the implementation of learning with good teachers teach, students receive both material submitted by teachers, (2) the teachers already implementation scientific approach, (3) teachers are able to design assessment guidelines for assessing student learning outcomes in terms of attitudes, knowledge and skills. (4) teachers facing the lack of that willingness to prepare lesson plans, instructional media is not adequate, the teachers still do not understand curriculum-based assessment, 2013. This reserve suggest that the teacher needs to prepare a lesson plan curriculum in 2013 on time, the government needs to increase socialization curriculum assessment in 2013, the book teachers and students immediately distributed so that the learning goes smoothly.
Analisis Kualitas Buku Siswa Kurikulum 2013 Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Ayuningtyas, Riza; Budiyono, Budiyono
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas buku siswa kurikulum 2013, yaitu mengetahui kualitas buku siswa untuk SMP kelas VII. Fokus penelitian ini pada kelayakan materi/isi, kesesuaian bahasa, kelayakan penyajian, kesesuaian grafika. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa SMP Negeri 01 Wonopringgo, Populasi dalam penelitian ini yaitu guru mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa inggris, IPA, dan siswa kelas VII. Sampel dari penelitian ini meliputi 4 orang guru dan 10 siswa pada setiap kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang didapat adalah (1)kelayakan materi/isi pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Siswa hasil tertinggi yaitu 82.8%, untuk guru 81%,(2) kelayakan penyajian pada mata pelajaran bahasa indonesia, untuk siswa hasil tertinggi yaitu 84.1%, untuk guru 80%, (3) kesesuaian bahasa pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Siswa hasil tertinggi yaitu 82.7% untuk guru 80%, (4) kesesuaian grafika pada mata pelajaran bahasa indonesia, siswa hasil tertinggi yaitu 85% untuk guru 81%. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata perolehan nilai yang diperoleh dari semua kriteria penilaian buku sudah baik dan layak untuk digunakan siswa dalam belajar. This research aims to identified the quality of the student books in 2013 curiculum, Focusing of its content, language suitability, feasibility presentation, and graphics suitability. The subject of this research are teachers and students of SMP N 1 Wonopringgo. Population in this reseach uses teachers eho teach indonesian language, match, English, science and 10 student grade VII. The research results obtained are (1) the feasibility of the content on the subjects showed Indonesian, student results are 82.8% higher, for teachers 81%, (2) feasibility presentation on Indonesian subjects, for students the highest yield that is 84.1%, for 80% teachers, (3) the suitability of the language on the subjects of Indonesian, student highest yield that is 82.7% to 80% of teachers, (4) suitability graphics on Indonesian subjects, students are the highest yields of 85% to 81% of teachers. According to the finding, it can be concluded that the average score the results on all assesment of the books have been good and fit to use students to learn.
Pemahaman dan Peran Guru TIK dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas Subekti, Agung; Yudha, Septiawan Sukma; Luqman BS, Heri Tri
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati, mendeskripsikan dan menganalisis mengenai (1) kondisi guru TIK di SMA Negeri 4 Tegal, (2) pemahaman guru TIK SMA Negeri 4 Tegal tentang Kurikulum 2013, (3) peran guru TIK dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 4 Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Guru TIK di SMA Negeri 4 yang berjumlah 2 orang dalam implementasi kurikulum 2013 yang mana kualifikasinya telah terlatih dengan mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 namun dalam kenyataanya pemahaman mengenai kurikulum 2013 masih belum memadai dan dalam pelaksanaan peranan barunya sesuai Permendikbud No.68 Tahun 2014 belum terlaksana dengan baik karena baru berjalan beberapa aspek saja. This study aims to observe, describe and analyze (1) ICT teacher conditions at SMAN 4 Tegal, (2) Teh extend to wich teachers understanding of ICT SMAN 4 Tegal on Curriculum 2013, (3) their understanding a role as ICT teacher at school on the omplementation Curriculum, 2013 . This study used a qualitative approach case study. Data were collected through in-depth interviews, documentary study and observation. ICT teacher at SMAN 4, amounting to 2 people in the implementation of the curriculum in 2013 in which his qualifications had been trained by the training curriculum in 2013, but in fact the teachers already meet the academic qualification but still lack of understanding about curriculum 2013 including their practice in the class.
Kendala Guru Sekolah Dasar dalam Memahami Kurikulum 2013 Melati, Ema Rahma; Utanto, Yuli
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan hambatan yang dihadapi serta solusi untuk mengatasi hambatan oleh guru sekolah dasar terhadapKurikulum 2013 yang dilakukan di SD Muhammadiyah 11 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru yang melaksanakan Kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi. Langkah-langkah analisis data adalah pencatatan dan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifkasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar guru belum memiliki pengetahuan cukup untuk memahami Kurikulum 2013 secara utuh dan belum siap melaksanakannya, (2) hambatan guru adalah pelatihan yang didapat belum memadai dan guru belum mampu melaksanakan pembelajaran sesuai Kurikulum 2013, (3) upaya guru dalam mengatasi hambatan adalah mengikuti pelatihan, belajar dan menggali informasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru SD Muhammadiyah 11 Semarang belum memahami Kurikulum 2013. Guru mengalami kendala dalam memahami Kurikulum 2013 secara teoritis dan praktis. Solusi untuk mengatasi hambatan guru dalam memahami Kurikulum 2013 yaitu mengembangkan kompetensi diri guru. This study aims to determine the understanding and the obstacles faced and the solutions to overcome the obstacles by elementary school teachers to Curriculum 2013 in SD Muhammadiyah 11 Semarang. This study used qualitative research methods. Subjects were teachers who implement Curriculum 2013. The data collection technique using interviews, observation, and documentation.The data validity checking technique istriangulation. Data analysis steps is recording and collection, reduction, presentation, and verifcation.The results showed that: (1) the majority of teachers do not have enough knowledge to understand Curriculum 2013 as a whole and yet ready to implement Curriculum 2013, (2) the teacher obstacles was the training obtained is not sufciently and the obstacles in implement learningbased Curriculum 2013, (3) the teachers efforts to overcome the obtacles is training, learning and gather information. Based on the results of this study concluded that SD Muhammadiyah 11 Semarang teachers do not understand Curriculum 2013. Teachers experienced problems in understanding Curriculum 2013 theoretically and practically. The solutions to overcome the obstacles in understanding Curriculum 2013 is to develop teacher self-competence.
Problem Implementasi Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Jenjang Sekolah Menengah Pertama Siambaton, Hetty Rufaidah; Erlinawati, Erlinawati; Haryanto, Haryanto
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14269

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui proses implementasi Kurikulum 2013 mata pelajaran IPS kelas VII SMP N 6 Magelang dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hasil belajar, kendala yang dihadapi guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru belum menyiapkan RPP Kurikulum 2013 tahun ajaran 2015/2016, namun dalam pelaksanaan pembelajaran guru mengajar dengan baik, siswa menerima dengan baik materi yang disampaikan guru, (2) pelaksanaan pembelajaran sudah menggunakan pendekatan saintifik, (3) guru mampu merancang rambu-rambu penilaian untuk menilai hasil belajar siswa dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilan. (4) kendala yakni waktu dan kemauan guru yang masih kurang dalam menyusun RPP, media pembelajaran belum memadai, guru masih belum paham penilaian berbasis Kurikulum 2013. Saran yang diajukan yakni guru perlu menyusun RPP Kurikulum 2013 tepat waktu, pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi penilaian Kurikulum 2013, buku guru dan siswa segera didistribusikan agar pembelajaran berjalan lancar. The goal of this research was to describe the process of the implementation of Curriculum 2013 social studies class VII SMP N 6 Magelang from the process of planning, implementation, evaluation of learning outcomes, obstacles faced by teachers. This research uses qualitative descriptive method. Collecting data using interviews, observation, documentation. Data analysis using reduction, data presentation, conclusion and verification. The results showed that (1) the teachers not ready the lesson plan document but the lesson procces was good enought prepared a curriculum RPP 2013 school year 2015/2016, but in the implementation of learning with good teachers teach, students receive both material submitted by teachers, (2) the teachers already implementation scientific approach, (3) teachers are able to design assessment guidelines for assessing student learning outcomes in terms of attitudes, knowledge and skills. (4) teachers facing the lack of that willingness to prepare lesson plans, instructional media is not adequate, the teachers still do not understand curriculum-based assessment, 2013. This reserve suggest that the teacher needs to prepare a lesson plan curriculum in 2013 on time, the government needs to increase socialization curriculum assessment in 2013, the book teachers and students immediately distributed so that the learning goes smoothly.
Analisis Kualitas Buku Siswa Kurikulum 2013 Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Ayuningtyas, Riza; Budiyono, Budiyono
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas buku siswa kurikulum 2013, yaitu mengetahui kualitas buku siswa untuk SMP kelas VII. Fokus penelitian ini pada kelayakan materi/isi, kesesuaian bahasa, kelayakan penyajian, kesesuaian grafika. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa SMP Negeri 01 Wonopringgo, Populasi dalam penelitian ini yaitu guru mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa inggris, IPA, dan siswa kelas VII. Sampel dari penelitian ini meliputi 4 orang guru dan 10 siswa pada setiap kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang didapat adalah (1)kelayakan materi/isi pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Siswa hasil tertinggi yaitu 82.8%, untuk guru 81%,(2) kelayakan penyajian pada mata pelajaran bahasa indonesia, untuk siswa hasil tertinggi yaitu 84.1%, untuk guru 80%, (3) kesesuaian bahasa pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Siswa hasil tertinggi yaitu 82.7% untuk guru 80%, (4) kesesuaian grafika pada mata pelajaran bahasa indonesia, siswa hasil tertinggi yaitu 85% untuk guru 81%. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata perolehan nilai yang diperoleh dari semua kriteria penilaian buku sudah baik dan layak untuk digunakan siswa dalam belajar. This research aims to identified the quality of the student books in 2013 curiculum, Focusing of its content, language suitability, feasibility presentation, and graphics suitability. The subject of this research are teachers and students of SMP N 1 Wonopringgo. Population in this reseach uses teachers eho teach indonesian language, match, English, science and 10 student grade VII. The research results obtained are (1) the feasibility of the content on the subjects showed Indonesian, student results are 82.8% higher, for teachers 81%, (2) feasibility presentation on Indonesian subjects, for students the highest yield that is 84.1%, for 80% teachers, (3) the suitability of the language on the subjects of Indonesian, student highest yield that is 82.7% to 80% of teachers, (4) suitability graphics on Indonesian subjects, students are the highest yields of 85% to 81% of teachers. According to the finding, it can be concluded that the average score the results on all assesment of the books have been good and fit to use students to learn.
Pemahaman dan Peran Guru TIK dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas Subekti, Agung; Yudha, Septiawan Sukma; Luqman BS, Heri Tri
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati, mendeskripsikan dan menganalisis mengenai (1) kondisi guru TIK di SMA Negeri 4 Tegal, (2) pemahaman guru TIK SMA Negeri 4 Tegal tentang Kurikulum 2013, (3) peran guru TIK dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 4 Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Guru TIK di SMA Negeri 4 yang berjumlah 2 orang dalam implementasi kurikulum 2013 yang mana kualifikasinya telah terlatih dengan mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 namun dalam kenyataanya pemahaman mengenai kurikulum 2013 masih belum memadai dan dalam pelaksanaan peranan barunya sesuai Permendikbud No.68 Tahun 2014 belum terlaksana dengan baik karena baru berjalan beberapa aspek saja. This study aims to observe, describe and analyze (1) ICT teacher conditions at SMAN 4 Tegal, (2) Teh extend to wich teachers understanding of ICT SMAN 4 Tegal on Curriculum 2013, (3) their understanding a role as ICT teacher at school on the omplementation Curriculum, 2013 . This study used a qualitative approach case study. Data were collected through in-depth interviews, documentary study and observation. ICT teacher at SMAN 4, amounting to 2 people in the implementation of the curriculum in 2013 in which his qualifications had been trained by the training curriculum in 2013, but in fact the teachers already meet the academic qualification but still lack of understanding about curriculum 2013 including their practice in the class.

Page 1 of 2 | Total Record : 12