Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN KULIT IKAN KAKATUA (Scarus sp ) SEBAGAI BAHAN GELATIN INTAN, INTAN NUR YANTI; Okmawaty Anwar, Lely; Rosmawati , Rosmawati; Tamtama , Ary; Nurdiyanti Nurdin, Iin
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/y0248q65

Abstract

Kegiatan penangkapan dan pengolahan ikan kakatua di wilayah Sulawesi menghasilkan limbah padat, terutama bagian kulit, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kulit ikan kakatua mengandung kolagen dalam jumlah tinggi dan berpotensi diolah menjadi gelatin alami. Gelatin merupakan polipeptida hasil hidrolisis kolagen yang banyak digunakan dalam industri pangan, farmasi, kosmetik, dan fotografi. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa kulit ikan kakatua mengandung kadar air 79,81 ± 3,57%, abu 0,60 ± 0,02%, lemak 0,65 ± 0,03%, dan protein 10,29 ± 0,99%. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisikokimia gelatin yang diekstraksi dari kulit ikan kakatua. Analisis proksimat, proses ekstraksi, dan karakterisasi gelatin dilakukan di Laboratorium Dasar Universitas Muhammadiyah Kendari. Hasil menunjukkan bahwa gelatin yang dihasilkan memiliki rendemen 10,20 ± 1,04%, viskositas 12 ± 1 cP, kekuatan gel 141,1 ± 36,33 Bloom, dan pH 7,97 ± 0,01. Parameter tersebut memenuhi standar SNI 06-3735-1995 dan GMIA (2019). Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus fungsi khas gelatin. Kulit ikan kakatua berpotensi sebagai sumber gelatin alternatif.  
IDENTIFIKASI LIMBAH SISIK IKAN KAKATUA (Scarus sp) SEBAGAI SUMBER GELATIN HALAL Rohani, Rohani; Rosmawati , Rosmawati; Tamtama, Ary; Anwar, Lely Okmawaty; Said, Anwar
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/1d02zx72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi komposisi kimia sisik ikan kakatua (Scarus sp.) serta mengevaluasi potensinya sebagai sumber gelatin halal. Analisis proksimat dilakukan untuk menentukan kadar air, abu, protein, dan lemak. Proses ekstraksi meliputi pretreatment alkali menggunakan NaOH 0,05 M, dilanjutkan dengan proses pengembangan (swelling) menggunakan asam asetat 0,1%. Ekstraksi gelatin dilakukan dalam water bath pada suhu 60°C selama 12 jam, kemudian filtrat disaring dan dikeringkan hingga diperoleh gelatin dalam bentuk lembaran. Karakteristik fisikokimia yang dianalisis meliputi rendemen, pH, viskositas, dan kekuatan gel, sedangkan struktur protein dianalisis menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Hasil analisis proksimat menunjukkan kadar air 38,55±2,38%, abu 20,74±0,44%, protein 17,15±0,99%, dan lemak 0,60±0,02%, yang menunjukkan potensi sisik sebagai sumber kolagen. Rendemen gelatin yang dihasilkan sebesar 9,47±0,72%. Nilai kekuatan gel sebesar 187,1±35,49 g telah memenuhi standar Indonesian National Standard (SNI) dan Gelatin Manufacturers Institute of America (GMIA). Nilai pH sebesar 7,98±0,0021 dan viskositas sebesar 12±1 cP belum memenuhi standar yang direkomendasikan. Analisis FTIR menunjukkan pita serapan amida A, B, I, II, dan III yang mengindikasikan konversi kolagen menjadi gelatin. Penelitian ini menunjukkan bahwa sisik ikan kakatua berpotensi sebagai sumber alternatif gelatin halal, meskipun diperlukan optimasi proses untuk meningkatkan kualitas fisikokimia gelatin.