Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS FESTIVAL SEPAK BOLA HERA HELUT CUP U-12 SEBAGAI WADAH IDENTIFIKASI DAN PENGEMBANGAN BAKAT ATLETIK USIA DINI DI DAERAH PINGGIRAN Yeremias Mamu Sare; Kristoforus Ado Aran; Antonius Harun Ruron
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cb34a175

Abstract

Daerah pinggiran di Indonesia sering kali memiliki potensi bakat sepak bola usia dini yang melimpah, namun menghadapi kendala sistemik berupa fragmentasi ekosistem pembinaan dan minimnya kompetisi berjenjang yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas festival sepak bola lokal sebagai solusi kontekstual bagi masalah tersebut, dengan mengambil studi kasus pada Festival Sepak Bola Hera Helut Cup U-12 di Desa Sinar Hading, Kabupaten Flores Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 21 informan kunci (penyelenggara, pelatih, pemain, pencari bakat, dan perwakilan pemerintah), serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival berhasil berperan ganda. Pertama, sebagai wahana identifikasi bakat yang efektif melalui mekanisme observasi multi-aktor selama kompetisi, yang berhasil memetakan puluhan pemain potensial dan menyoroti bakat unggul. Kedua, sebagai wahana pengembangan bakat yang holistik, dimana festival menciptakan lingkungan belajar kontekstual untuk mengasah aspek taktis, mental, dan motivasi intrinsik peserta, sekaligus membangun jejaring kolaboratif antar pelatih. Ketiga, festival berfungsi sebagai katalisator kelembagaan yang mempersatukan ekosistem sepak bola yang terfragmentasi dan menarik keterlibatan multi-pihak. Namun, temuan juga mengungkap tantangan keberlanjutan, terutama terkait kerentanan model pendanaan yang bergantung pada sponsor dan belum adanya instrumen asesmen bakat yang terstandar. Disimpulkan bahwa festival sepak bola lokal merupakan strategi grassroots yang efektif dan dapat direplikasi sebagai titik awal (starting point) pembinaan terpadu di daerah pinggiran. Implikasi praktisnya, diperlukan langkah institusionalisasi, diversifikasi sumber pendanaan, dan pengembangan alat asesmen sederhana untuk mentransformasi festival dari event insidental menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Melalui Penerapan Latihan Berpasangan Pada Siswa SMPN 1 Adonara Tengah Maria Laurensia Lelu; Kristoforus Ado Aran; Bonefasius Bugalama Gerin
Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sadewa.v4i3.3026

Abstract

This study is based on the low level of students’ basic volleyball skills, particularly in performing the underhand passing technique, which is an essential component in supporting effective gameplay. The research aims to determine the improvement of underhand passing skills through the application of paired practice among students of SMPN 1 Adonara Tengah. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a one group pre-test and post-test design. The population consisted of all volleyball extracurricular students, with a total sample of 15 students selected using total sampling technique. Data were collected through a practical test instrument measuring underhand passing skills, and analyzed using descriptive statistics and paired sample t-test. The findings indicate that the implementation of paired passing practice has a positive and significant effect on improving students’ underhand passing skills. The mean score increased from 10.6 in the pre-test to 13.8 in the post-test, with an improvement percentage of 30.19%. The result of the paired sample t-test showed a significance value of 0.000, which is lower than 0.05, indicating a statistically significant improvement after the treatment. These results imply that paired practice can be effectively applied as an alternative learning method in physical education to enhance students’ technical skills, cooperation, and active participation in volleyball learning activities.