Sumadi
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Seni Makrame Bagi Pengrajin Perempuan Di Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri (PMKM)Kota Padangpanjang Asmidar; Ranelis; Desi Trisnawati; Heruningrum; Wisnu Prastawa; Purwo Prihatin; Rahmad Washinton; Sri Sundari; Sumadi
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan pengrajin perempuan di Kota Padangpanjang dan diselenggarakan oleh Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri (PMKM) dengan dukungan Bantuan Pemerintah Fasilitasi Bidang Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan keterampilan makrame guna meningkatkan kreativitas dan produktivitas dalam menciptakan produk bernilai ekonomi. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan penguatan keterampilan bagi perempuan dalam rangka memperkokoh kemandirian dan meningkatkan kontribusi sosial ekonomi di masyarakat. Pelatihan difokuskan pada pengembangan keterampilan seni makrame sebagai media untuk menumbuhkan minat dan bakat seni di kalangan perempuan Kota Padangpanjang. Seni makrame dipilih karena merupakan bentuk kerajinan tangan yang relatif mudah dipelajari, dikembangkan, dan diterapkan oleh perempuan. Metode yang diterapkan dalam pelatihan seni makrame bagi pengrajin perempuan di Kota Padangpanjang menggunakan pendekatan partisipatif  berbasis praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam menguasai pembuatan produk makrame, seperti tas, tempat tisu, tempat air, ikat pinggang, hiasan dinding dan berbagai aksesori rumah tangga lainnya. Kesimpulannya, pelatihan seni makrame ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian pengrajin perempuan, serta memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi kreatif berbasis keterampilan di Kota Padangpanjang.
Perancangan Media Informasi Berbasis Website Tentang Wisata Sejarah Dan Budaya Kota Padang Panjang Raghel Yandika Putra; Roza Muliati; Sumadi; Well Victory
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1456

Abstract

Padang Panjang merupakan salah satu kota di Sumatera Barat yang memiliki kekayaan wisata sejarah dan budaya, di antaranya Thawalib Putra, Diniyyah Puteri, Masjid Asasi, Masjid Zu'ama Jembes, PDIKM, dan Pasar Kuliner. Namun, potensi tersebut belum terdokumentasikan secara optimal dalam media digital yang terintegrasi dan mudah diakses publik. Website resmi pemerintah kota yang ada masih memiliki keterbatasan teknis maupun konten, sehingga informasi wisata sejarah dan budaya Kota Padang Panjang kurang terekspos secara digital.Perancangan ini bertujuan merancang media informasi berbasis website yang menyajikan informasi wisata sejarah dan budaya Kota Padang Panjang secara terstruktur, informatif, dan menarik melalui pendekatan desain komunikasi visual. Metode penciptaan yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan kuesioner sebagai dasar pengumpulan data, serta analisis SWOT dan segmentasi audiens sebagai landasan strategi perancangan.Hasil perancangan berupa website "Padang Panjang Heritage" yang mengusung konsep heritage dengan palet warna hangat bernuansa budaya Minangkabau, tipografi perpaduan Playfair Display dan Anek Gurmukhi, serta tata letak responsif yang dapat diakses melalui perangkat desktop maupun mobile. Website ini memuat halaman destinasi wisata, timeline sejarah, atraksi budaya, kuliner, galeri, dan berita. Selain media utama, perancangan ini juga menghasilkan media pendukung berupa poster, x-banner, dan merchandise. Melalui perancangan ini diharapkan wisata sejarah dan budaya Kota Padang Panjang dapat lebih dikenal luas, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.