Chitra Anggriani Salingkat
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Mutu Kacang Tanah Rendah Lemak yang Diberi Berbagai Variasi Perlakuan Pupuk Kandang dan Mulsa Chitra Anggriani Salingkat; Amalia Noviyanty
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v26i2.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai variasi perlakuan mulsa dan pupuk kandang terhadap mutu kacang tanah rendah lemak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yang terdiri 16 perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah dosis mulsa yaitu 1) tanpa mulsa, 2) mulsa 2,5 ton/ha, 3) mulsa 5 ton/ha dan 4) mulsa 7,5 ton/ha. Sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk kandang yaitu 1) tanpa pupuk kandang, 2) pupuk kandang 5 ton/ha, 3) pupuk kandang 10 ton/ha dan 4) pupuk kandang 15 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan pemberian mulsa dan pupuk kandang dengan dosis berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap mutu rasa, aroma, warna dan kesukaan. Reduksi minyak 93,42 %, kadar air 4,56 %, persentase kulit kacang 23,89% dan persentase biji 76,10 % memberikan hasil terbaik pada perlakuan penggunaan mulsa 7,5 ton/ha dan pupuk kandang 15 ton/ha.
The Effect of Application of Rice Dishwater and Manure as Organic Fertilizer to the Growth of Mustard (Brassica Juncea L.) Amalia Noviyanty; Chitra Anggriani Salingkat
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 5 No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v5i2.321

Abstract

One of the recommended concepts of organic agriculture is the use of organic fertilizers and minimizing the use of inorganic fertilizers in farming activities or crop cultivation. Manure is one of the organic fertilizers that are often used as fertilizer, one of which is goat manure. In addition, there are several types of household waste that can be used as liquid organic fertilizers such as the waste rice washing water that can be applied to plants. The research objective were to determine the effect of giving rice washing water waste and manure to the growth and yield of mustard plants. This research was conducted from February to April 2017. This study used a randomized block design with two factors consisting of 16 treatments and repeated three times. The first factor isto control rice washing waterwith a concentration of 10, 20 and 30 ml/liter of water and the second factor is manure consisting of control, manure 5, 10 and 15 grams. This study uses quantitative data analysis techniques. Analysis of quantitative descriptive data used is plant height and number of leaves.Observation results of plant height showed that the highest average of plant height was experienced by 20 ml/liter rice washing water and 15 goat manure treatment. Likewise, the average number of leaves of mustard plants was not significantly different from the treatment of rice washing water, but the number of leaves in mustard plants was not significant. The results showed there were no significant interactions between the concentration of rice washing water and manure doses on growth and yield of mustard greens The rice washing water did not have a significant effect on plant height and number of leaves. The difference in the results of this study was thought to be caused by differences in the types of rice used.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Kristiani, Dina; Hayati, Nur; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2132

Abstract

Seledri (Apium graveolen L.) merupakan tanaman yang memiliki manfaat bagi kebutuhan makanan, kesehatan dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh konsentrasi pupuk organik cair limbah organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri (Apium graveolens L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2022 sampai bulan September 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu dengan perlakuan konsentrasi pupuk organik cair limbah sayur terdiri dari 6 perlakuan sebagai berikut, kontrol (P0), 2,5 ml POC/liter air (P1), 5 ml POC/liter air (P2), 7,5 ml/liter air (P3), 10 ml/liter air (P4), 12,5 POC/liter air (P5). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Masing-masing satuan percobaan menggunakan 5 polibag dan tiap polibag ditanami satu tanaman sehingga total tanaman seledri yang digunakan yaitu 120 tanaman. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam. Hasil analisis yang menunjukan pengaruh nyata atau sangat nyata akan diuji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ 5%) guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk organik cair limbah organik tidak berpengaruh nyata pada jumlah tangkai daun (helai), jumlah anakan (anakan), panjang akar (cm) dan volume akar (ml) dan kadar klorofil ( ). Konsentrasi pupuk organik cair limbah organik 10 ml POC/liter air (P4) memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik tanaman seledri terhadap tinggi tanaman (cm), bobot segar (g), bobot kering (g) dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI DENGAN BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) SISTEM HIDROPONIK SUMBU Zulfiani, Zulfiani; Nur Hayati, Nur Hayati; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2322

Abstract

Tanaman sawi termasuk salah satu sayuran daun yang memiliki arti penting, karena disamping dapat menambah pendapatan petani juga untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh interaksi terbaik antara pemberian nutrisi dan media tanam dan mengetahui pengaruh dari jenis nutrisi dan media tanam terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 faktor yaitu faktor pertama dengan perlakuan N1 (10 ml AB Mix/L air), N2 (10 ml Biourin/L air), N3 (6 ml AB Mix + 4 ml Biourin/L air), dan N4 (4 ml AB Mix + 6 ml Biourin/L air). Faktor kedua yaitu dengan perlakuan M1 (Rockwoll), M2 (Spons), M3 (Cocopeat) dan M4 (Arang Sekam). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 48 unit percobaan masing-masing unit percobaan menggunakan 2 netpot pada setiap tanaman sehingga terdapat 96 unit tanaman percobaan. Data yang diperoleh dianalisis ragam (ANOVA). Untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian antara pemberian nutrisi 6 ml AB Mix + 4 ml Biourin/ L air dengan media tanam arang sekam berbeda nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, luas daun dan berat segar tanaman. Pemberian nutrisi 10 ml AB Mix/L air nyata terhadap kadar klorofil, volume akar dan berat kering. Penggunaan media tanam arang sekam nyata terhadap jumlah daun dan kadar klorofil.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA SISTEM HIDROPONIK Asmira, Adhe; Muhardi, Muhardi; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i3.2591

Abstract

Dalam proses budidaya tanaman selada ada berbagai macam metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil panen yang baik, salah satunya ialah budidaya tanaman selada dengan sistem hidroponik. Hidroponik adalah budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah namun menggunakan nutrisi sebagai sumber makanan bagi tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi AB mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada sistem hidroponik Deep Flow Technique (DFT). Penelitian dilaksanakan di PT. Nina Agrojaya Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang berlangsung pada bulan Januari sampai Maret 2024. Penelitian disusun menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan konsentrasi AB mix yang terdiri dari 5 taraf yaitu P1 (800 ppm), P2 (1000 ppm), P3 (1200 ppm), P4 (1400 ppm), dan P5 (1600 ppm). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis of variant, apabila perlakuan yang telah dibuat memberikan pengaruh nyata atau sangat nyata, maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) 5%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi AB mix 1.400 ppm berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (28,48 cm), jumlah daun (22,48 helai), luas daun (123,38 cm2), volume akar (41,60 cm3) berat segar (126,46 g) dan berat kering (7,51 g).
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA MEDIA BAGLOG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus L.) Difa, Difa; Anshar, Muhammad; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2676

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan tanaman yang tidak memiliki klorofil, sehingga tidak dapat melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. Jamur hidup dengan cara zat-zat makanan, seperti selulosa, glukosa, liginin, protein dan senyawa organisme lainnya. Serbuk gergaji yang baik digunakan sebagai media tanam dari jenis kayu yang keras, sebab banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak. Penambahan dedak untuk meningkatkan nutrisi media tanam dan sebagai sumber karbohidrat, karbon (C), dan nitrogen (N). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi EM4 pada media baglog serbuk kayu gergaji terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jamur tiram. Untuk mendapatkan hasil yang baik pada budidaya jamur tiram putih maka kita dapat penambahan bakteri atau sering disebut dengan efektif mikroorganisme (EM4), EM4 mengandung bakteri pengurai selulosa yang mampu memfermantasikan bahan organik menjadi senyawa anorganik yang mudah diserap oleh tanaman. Penelitian ini dilaksanakan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu. Waktu penelitian dimulai pada Februari 2024 sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan kosentrasi EM4 sebagai berikut : A0 = tanpa EM4 ,A1 = 5 ml/liter air, A2 = 10 ml/liter air, A3 = 15 ml/liter air dan A4 = 20 ml/liter air. Dengan demikian terdapat 5 perlakuan,setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri 5 baglog, sehingga diperlukan 100 baglog. Hasil penelitian menunjukkan berbagai konsentrasi EM4 A1 terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap panjang miselium dan persentase baglog dipenuhi miselium, dan konsentrasi A1 (+ 12kg serbuk gergaji + 4kg dedak padi + 600 gram kapur dolomit) terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap lebar tudung, jumlah tudung dan berat segar.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) DENGAN BERBAGAI DOSIS PUPUK GUANO WALET Palitta, Yeni B; Syakur, Abdul; Salingkat, Chitra Anggriani; Mas'ud, Hidayati
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 6 (2023): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i6.1998

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman seledri pada pemberian berbagai dosis pupuk guano walet. Penelitian bertempat di Screen House, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai pada bulan Februari sampai Mei 2022. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan perlakuan dosis pupuk guano walet yaitu W0 = Tanpa pupuk guano walet (kontrol), W1 = Pupuk guano walet 250 g/ polibag, W2 = Pupuk guano walet 500 g/ polybag, W3 = Pupuk guano walet 750 g/ polibag, W4 = Pupuk guano walet 1000 g/ polibag, W5 = Pupuk guano walet 1250 g/ polibag. Secara keseluruhan terdapat enam perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 54 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar dan volume akar. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan menggunakan uji lanjut BNJ (Beda Nyata Jujur) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk guano walet memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar dan volume akar tanaman seledri, dimana perlauan W1 dan W2 memberikan hasil terbaik.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH VARIETAS BIMA (Allium ascalonicum L.) DENGAN BERBAGAI JENISDAN KONSENTRASI AB-MIX Ni Luh Ekawati; Ramli; Chitra Anggriani Salingkat
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/cyx5xv43

Abstract

Bawang Merah merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang berpotensi untuk dibudidayakan di wilayah tropis, selain umurnya yang pendek (60 hari), dan bawang merah juga memiliki harga yang tinggi di pasaran. Selain itu, bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang termasuk dalam kelompok rempah yang digunakan sebagai bumbu penyedap makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kombinasi jenis dan konsentrasi AB-Mix terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di PT. Nina Agro Jaya. Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan ketinggian tempat 33 mdpl. Penelitian dimulai dari bulan Juli sampai Oktober 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dikelompokan berdasarkan diameter umbi (kecil, sedang dan besar) dengan 6 kombinasi perlakuan jenis dan konsentrasi AB-Mix yaitu: P1: 800 ppm AB-Mix Agrifam, P2: 800 ppm AB-Mix Minifam, P3: 1000 ppm AB-Mix Agrifam, P4: 1000 ppm AB-Mix Minifam, P5: 1200 ppm AB-Mix Agrifam dan P6: 1200 ppm AB-Mix Minifam, yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 Unit percobaan. Setiap unit percobaan akan diwakili oleh 3 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada pemberian berbagai konsentrasi AB-Mix menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, diameter umbi, berat segar umbi dan berat kering umbi. Pada pemberian nutrisi dengan jenis AB-Mix Agrifam dan Minifam dengan konsentrasi 1000 ppm hingga 1200 ppm memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan konsentrasi 800 ppm.