Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Organisasi Siswa Dalam Membentuk Karakter Dan Kepemimpinan Di MTSN 2 Kota Banjarmasin Anisha Shahara; Maya Ramadhani; Merry Andini; Suhaimi
An-Nashr : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - Desember : An-Nashr Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Yayasan Asy-Syifa Amuntai Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65317/an-nashr.v3i2.96

Abstract

Organisasi siswa di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kepemimpinan, dan melatih tanggung jawab sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana sistem organisasi siswa, khususnya Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK), berkontribusi terhadap pengembangan karakter dan kepemimpinan di MTsN 2 Kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan empat informan utama, yaitu Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Pembina OSIM, Ketua OSIM, dan Ketua MPK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSIM dan MPK berfungsi sebagai wadah pembelajaran sosial dan kepemimpinan yang efektif, di mana siswa dilatih untuk bertanggung jawab, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam kegiatan organisasi. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pemerataan partisipasi antaranggota dan keterbatasan komunikasi lintas bidang. Namun, evaluasi rutin dan pembinaan berkelanjutan mampu memperkuat efektivitas kegiatan organisasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa organisasi siswa di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kegiatan akademik, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pendidikan karakter dan demokrasi sekolah.
Pengembangan Kompetensi Digital Guru PPKn melalui Pelatihan Berbasis Praktik Pengembangan Media Pembelajaran di MGMP Kabupaten Banjar Nurul Huda; Mariatul Kiptiah; Alex Alex; Anisha Shahara; Muhammad Ridho Afreza
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1523

Abstract

Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran menjadi kebutuhan penting bagi guru untuk mendukung pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Namun, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Banjar masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan dan pengembangan media digital secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi digital guru melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan media pembelajaran digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, penerapan media digital, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 37 guru PPKn yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Banjar. Evaluasi dilakukan melalui instrumen respons peserta yang mencakup aspek pelaksanaan pelatihan, peningkatan kompetensi digital, persepsi manfaat media digital, dan rencana penerapannya dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap kualitas materi, narasumber, metode pelatihan, serta manfaat media digital dalam mendukung pembelajaran. Namun, aspek kompetensi digital peserta memperoleh skor relatif lebih rendah dibandingkan kualitas pelatihan dan persepsi terhadap manfaat media digital. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik telah memberikan kontribusi terhadap penguatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan media digital, tetapi masih diperlukan pendampingan lanjutan agar kompetensi digital dapat berkembang secara lebih optimal dan berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik yang disertai pendampingan merupakan strategi yang relevan untuk memperkuat kompetensi digital guru dan mendorong pemanfaatan media digital secara sistematis dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
LANGKAH KECIL, DAMPAK BESAR: MEMBANGUN SOLIDARITAS MELAWAN BULLYING DALAM PERSPEKTIF ISLAM Anisha Shahara; Desi; Merry Andini
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.181

Abstract

Bullying is a social problem that continues to be of concern in various circles. Bullying, which usually occurs on campuses and schools, is carried out repeatedly because of an imbalance. power and intentionally hurting other people either verbally, physically, socially or cyber bullying. This article will discuss in more depth the phenomenon of bullying, the impact it has from an Islamic perspective, as well as steps that can be taken to prevent and overcome bullying, especially among school and university students. Especially for us as Muslims, the Koran provides a strong moral foundation for dealing with bullying. Then the law that applies in Indonesia. which in this case is a source in establishing law. So the author is interested in exploring how our solidarity as lecturers and students work together to fight bullying from an Islamic perspective. This research is included in qualitative research, the researcher chose this approach to describe phenomena according to the circumstances experienced by the subject.