Latar Belakang : Remaja adalah individu yang sedang mengalami pubertas, yaitu proses peralihan dari masa kanak-kanak ke dewasa. Salah satu tanda pubertas pada wanita ialah terjadinya menstruasi. siklus menstruasi yang tidak teratur dapat menyebabkan anemia dan jantung koroner. Salah satu penyebab tidak teraturan menstruasi ialah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang aman dilakukan untuk memicu siklus menstruasi mejadi teratur yaitu olahraga seperti jalan kaki, bersepeda, jogging, dan membersihkan rumah, aktivitas tersebut akan memperlancar aliran darah dan dapat memperlancar haid. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMK Kesehatan Samarinda tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini ialah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling bisa dilakukan dengan memastikan bahwa setiap individu yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam populasi memiliki peluang yang setara untuk dipilih sebagai sampel. Total sampel pada penelitian ini sebanyak 57 Siswi SMK Kesehatan Samarinda. Hasil : Uji statistik penelitan ini menggunakan Spearman rho dan mendapatkan hasil p-value = 0,630 (p>0,05) degan nilai kekuatan 0,650 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Kesehatan Samarinda. Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistika menggunakan spearman rho mendapatkan hasil bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada remaja putri SMK Kesehatan Samarinda khususnya kelas. Kata kunci : Remaja, Aktivitas Fisik, Siklus Menstruasi