Nabila Rahmadayanti
Universitas Pembangunan Panca Budi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Auditor Forensik dalam Pendeteksian, Pencegahan dan Pengungkapan Fraud: Studi Literatur terhadap Kasus Fraud di Indonesia (2021-2025) Nabila Yolanda; Dina Izzati; Vista Alisha Zahrani; Maisya Delani; Nabila Rahmadayanti; An Suci Azzahra
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 2 No. 2 (2025): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v2i2.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran auditor forensik dalam pendeteksian, pencegahan, dan pengungkapan fraud di Indonesia selama periode 2021–2025 melalui pendekatan studi literatur. Fraud merupakan kejahatan yang bersifat kompleks dan tersembunyi, sehingga memerlukan pendekatan investigatif dan multidisipliner dalam penanganannya. Auditor forensik memiliki peran sentral dalam menemukan indikasi penipuan melalui audit investigatif, menganalisis transaksi keuangan yang mencurigakan, serta menyusun bukti yang valid dan sah secara hukum. Studi ini menganalisis sepuluh kasus fraud yang terjadi di sektor publik dan swasta, mulai dari korupsi pengelolaan dana hingga manipulasi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa auditor forensik tidak hanya berperan dalam tahap deteksi awal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam perbaikan sistem pengendalian internal dan memberikan rekomendasi pencegahan secara berkelanjutan. Selain itu, dalam tahap pengungkapan, auditor forensik bekerja sama dengan penegak hukum untuk menyusun laporan audit yang dapat digunakan sebagai dasar dalam proses hukum. Keberhasilan peran auditor forensik ditentukan oleh kompetensinya dalam teknologi audit, pemahaman regulasi hukum, serta integritas dan independensi dalam menjalankan tugas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sertifikasi profesional, pemanfaatan teknologi digital forensik, serta perlindungan terhadap whistleblower sebagai langkah strategis memperkuat fungsi auditor forensik di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dan peneliti selanjutnya dalam memperkuat pemberantasan fraud di berbagai sektor.
Analisis Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Tahun 2021-2023) Nabila Yolanda; Dina Izzati; Vista Alisha Zahrani; Nabila Rahmadayanti; An Suci Azzahra
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 2 No. 3 (2025): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v2i3.269

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis efek dari mekanisme Good Corporate Governance (GCG), yang meliputi independensi komisaris, jumlah anggota dewan direksi, serta ukuran komite audit, terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor barang konsumsi non-siklikal yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021–2023. Kinerja finansial diukur menggunakan indikator Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear ganda. Populasi terdiri dari xx dan sampel yang diambil berjumlah 33 perusahaan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga total observasi mencapai 99 data, di mana terdapat 7 data outlier, sehingga jumlah observasi data menjadi 92 observasi. Uji menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Namun, hanya ukuran dewan direksi yang terbukti secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Sebaliknya, independensi komisaris dan komite audit tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap ROA. Hasil ini didukung oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,190, yang menandakan bahwa 19% variasi dalam kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel GCG tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model yang ada.
Pengaruh Kombinasi Bisnis terhadap Transparansi Laporan Keuangan: Studi kasus pada Perusahaan Manufaktur Maisya Delani; Nabila Rahmadayanti; Marcella Chintya Manao; Putri Utami Permata Sari; Bana Ahmad Gautama
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 2 No. 2 (2025): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v2i2.281

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kombinasi bisnis terhadap tingkat transparansi laporan keuangan di perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur, penelitian ini mengkaji hasil dari berbagai publikasi akademis yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020–2025) yang membahas isu-isu terkait merger, akuisisi, dan pelaporan keuangan. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa dampak kombinasi bisnis terhadap transparansi informasi keuangan dapat bervariasi, tergantung pada beberapa faktor, termasuk kualitas tata kelola perusahaan, penerapan standar akuntansi seperti PSAK 22, serta peran auditor independen. Pada fase awal setelah kombinasi, tingkat transparansi cenderung mengalami penurunan akibat kompleksitas proses integrasi. Namun, seiring berjalannya waktu, perusahaan yang berhasil beradaptasi dengan perubahan menunjukkan peningkatan dalam kualitas pelaporan keuangan. Penelitian ini menekankan bahwa kombinasi bisnis tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya faktor yang mempengaruhi transparansi, melainkan dipengaruhi oleh berbagai elemen internal dan eksternal yang ada di dalam perusahaan. Oleh karena itu, pelaksanaan integrasi yang dilakukan secara transparan dan sesuai dengan standar yang berlaku menjadi sangat penting untuk menjaga kredibilitas laporan keuangan.