I Ketut Ngurah Ardiawan
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA MULTYPLY CARDS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI MATEMATIKA Luh Puspayani; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; I Ketut Ngurah Ardiawan
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi antara siswa kelas IV yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan bantuan Media Multyply Cards, dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan dengan total 236 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Kemampuan literasi numerasi matematika pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berada dalam kondisi normal dan varians kedua kelompok homogen. Uji hipotesis (Ha) dan (H1) dengan uji-t independent menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 11.540 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1.669, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Ini berarti nilai Sig. (2-tailed) < α (α=0.05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, Model Pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan bantuan Media Multyply Cards berpengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas IV di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATERI TUMBUHAN SUMBER KEHIDUPAN DI BUMI PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASASR Made Dhiana Puspa Yoga; Kadek Hengki Primayana; I Ketut Ngurah Ardiawan
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD berbasis problem based learning materi tumbuhan sumber kehidupan di bumi pada pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Latar belakang pengembangan ini didasarkan pada rendahnya motivasi dan minat belajar peserta didik yang disebabkan penggunaan bahan ajar yang monoton dan kurang interaktif. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluasi). Namun, penelitian ini dibatasi sampai tahap implementasi dikarenakan keterbatasan waktu, dan biaya. Produk e-LKPD yang dikembangkan menggunakan platform google sites yang memuat video pembelajaran, bahan bacaan, lembar kerja interaktif melalui canva, serta latihan soal berbbentuk game edukatif. Penelitian ini juga melalui tahap uji validitas produk dengan tiga orang ahli masing-masing ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta uji kepraktisan dengan dua orang guru kelas dan enam orang peserta didik kelas IV SD. Hasil validasi memperoleh skor validasi materi sebesar 0,90, media 0,93, dan bahasa 0,94 yang menunjukan tingkat kelayakan sangat tinggi, dan hasil uji kepraktisan memproleh hasil penilaian masing-masing sebesar 93,7% dan 83,6%, keduanya masuk kategori sangat praktis. Fitur-fitur dalam e-LKPD ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penggunaan e-LKPD berbasis problem based learning berpotensi menjadi alternatif dan inovatif dalam pembelajaran IPAS yang sesuai dengan tuntunan pembelajaran abad 21.