Gusti Ngurah Arya Yudaparmita
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Fostering literary creativity through emotional experience: a systematic review of poetry writing instruction in elementary education I Gede Dodik Sanjiartha; Ni Nyoman Lisna Handayani; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1203600

Abstract

Poetry writing instruction in Indonesian elementary schools has often emphasized technical mastery while neglecting students' emotional engagement, resulting in formulaic compositions lacking authentic expression. This systematic literature review examined empirical evidence on how emotional experience-based approaches influence elementary students' literary creativity in poetry writing, with a focus on Indonesian contexts while drawing on international evidence. Following PRISMA 2020 guidelines, 38 empirical studies (qualitative, quantitative, and mixed-methods) published between 2018 and 2025 were synthesized from Scopus, ERIC, Google Scholar, Garuda, and SINTA databases. Analysis revealed three key mechanisms through which emotional experience enhanced literary creativity: (1) emotional scaffolding that activated personal memories as creative resources, evidenced by significantly higher originality scores across multiple studies; (2) dialogic reflection processes that transformed raw emotions into poetic language through social mediation; and (3) safe expressive spaces that reduced writing anxiety and encouraged linguistic risk-taking, correlating with greater emotional depth in student poetry. Implementation challenges included teachers' limited training in affective pedagogy and assessment systems prioritizing technical correctness. The findings synthesize existing theoretical and empirical grounding for developing emotionally-responsive poetry writing modules and highlight the need for context-sensitive teacher professional development.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS Gusti Ketut Taman Arini; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; Komang Surya Adnyana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media mind mapping, dengan kelas yang pembelajarannya menerapkan model konvensional pada mata pelajaran IPAS terhadap siswa kelas IV SDN Gugus IV Kecamatan Sukasada. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperiment atau Eksperimen Semu dengan rancangan Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Gugus IV Kecamatan Sukasada sebanyak 162 peserta didik. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Ambengan dengan jumlah 34 siswa dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Ambengan dengan jumlah 27 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, serta dokumentasi. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji inferensial N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Diketahui rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 58,17 dan rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 84,94. Nilai rata-rata pre-test kelas kontrol sebesar 57,81 dan rata-rata nilai post-test kelas kontrol sebesar 68,88. Sehingga rata-rata pre-test dan post-test hasil belajar IPAS kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan rata-rata pre-test dan post-test hasil belajar IPAS kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPAS siswa Kelas IV dengan nilai p-value 0,001 < 0,05. Oleh sebab itu, metode intervensi yang diterapkan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA MULTYPLY CARDS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI MATEMATIKA Luh Puspayani; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; I Ketut Ngurah Ardiawan
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 1 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi antara siswa kelas IV yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan bantuan Media Multyply Cards, dibandingkan dengan siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan dengan total 236 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Kemampuan literasi numerasi matematika pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berada dalam kondisi normal dan varians kedua kelompok homogen. Uji hipotesis (Ha) dan (H1) dengan uji-t independent menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 11.540 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1.669, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Ini berarti nilai Sig. (2-tailed) < α (α=0.05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, Model Pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan bantuan Media Multyply Cards berpengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi matematika siswa kelas IV di SDN Gugus II Kecamatan Kubutambahan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS PERMAINAN ENGKLEK UNTUK MATERI NORMA DALAM ADAT ISTIADAT DAERAHKU PADA MAPEL IPAS KELAS IV SD Komang Diah Cahyani; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; Komang Surya Adnyana
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah media pembelajaran yang interaktif berupa video animasi berbasis permainan engklek untuk materi norma dalam adat istiadat daerahku pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 2 Petandakan yang valid dan praktis. Metode dalam penelitian ini adalah Reseach and Development dengan model ADDIE. Penelitian ini menggunakan angket untuk mendaptkan data terkait dengan tingkat validitas media pembelajaran. Angket ini divalidasi oleh tiga orang ahli yag terdiri dari ahli media, bahasa dan materi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pembuatan media pembelajaran video animasi berbasis permainan engklek terdiri dari pembukaan, penjelasan cara bermain engklek disertai dengan menjelaskan konsep materi dan salam penutup. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh hasil 0,975, ahli materi memperoleh hasil 0,95 dan ahli bahasa memperoleh hasil keseluruhan 0,925. Sedangkan hasil keseluruhan uji kepraktisan praktisi atau guru di kelas IV SD Negeri 2 Petandakan memperoleh presentase 98% dan hasil keseluruhan uji kepraktisan peserta didik di SD Negeri 2 Petandakan memperoleh presentase 98,8%. Dapat disimpulkan, media pembelajaran video animasi berbasis permainan engklek dikatakan sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.