I Made Gde Adisatya Ardikabawa
Program Studi Arsitektur, Universitas Warmadewa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN FASILITAS PENUNJANG LITERASI DAN KOMUNITAS PELAJAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN DI DESA PED, NUSA PENIDA: Bahasa Indonesia I Made Gde Adisatya Ardikabawa; Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri; I Wayan Parwata; Nyoman Ratih Prabandari
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12126.183-192

Abstract

Kemampuan literasi menjadi keterampilan penting di era digital, namun Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait rendahnya minat baca. Menurut UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%, dan skor literasi membaca PISA 2022 Indonesia berada di bawah rata-rata internasional. Tantangan ini juga terlihat di Nusa Penida, bagian dari Kabupaten Klungkung, Bali, yang meskipun berkembang sebagai destinasi wisata, masih kekurangan fasilitas pendidikan, termasuk perpustakaan. Dengan pertumbuhan pariwisata yang pesat, pembangunan di Nusa Penida cenderung berfokus pada sektor pariwisata, mengesampingkan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan literasi.Penelitian ini bertujuan merancang perpustakaan umum di Nusa Penida yang tidak hanya menyediakan koleksi bahan bacaan tetapi juga dirancang sebagai ruang edukasi interaktif. Perpustakaan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat, menyediakan pelatihan literasi digital, dan menjadi pusat kolaborasi komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur untuk memahami pentingnya literasi dan survei lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan lokal. Hasil penelitian diharapkan memberikan solusi strategis dalam meningkatkan minat baca dan daya saing masyarakat Nusa Penida secara global. Dengan desain yang tepat, perpustakaan ini tidak hanya meningkatkan literasi tetapi juga menjadi katalisator pengembangan komunitas yang lebih berdaya dan inovatif.