Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bridging Knowledge and Readiness: The Relationship Between Menstrual Awareness and Menarche Preparedness Among Elementary School Girls in Badung, Bali Hesteria Friska Armynia Subratha; Nabila Amelia Hanisyah Putri; Nis'atul Khoiroh; Made Suadnyani Pasek; Ida Ayu Diah Purnama Sari; Luh Ita Mahendrayani
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 10 No 2 (2025): November
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.10.2.13646.101-109

Abstract

Menarche represents a key developmental transition in early adolescence, making it essential to understand how menstrual knowledge shapes girls’ preparedness for this event. This cross-sectional study examined the relationship between menstrual knowledge and menarche preparedness among elementary school girls in Badung, Bali. A total of 150 students in grades 4–6 from five public schools, purposively selected due to low literacy and numeracy indicators, participated in the study. Data were collected using validated, self-administered questionnaires assessing menstrual knowledge and preparedness. Chi-square analysis with Odds Ratio (OR) estimation was employed. Most participants demonstrated good menstrual knowledge (60.0%) and were categorized as prepared for menarche (63.3%). A significant association was observed between menstrual knowledge and preparedness (p < 0.001; OR = 5.50; 95% CI: 2.65–11.41), indicating that students with higher knowledge levels were substantially more likely to be well prepared. Parental support and exposure to information from schools or health professionals also appeared to contribute to improved preparedness. These findings underscore the importance of strengthening school-based reproductive health education, complemented by active family engagement and culturally appropriate learning materials, to enhance early menarche readiness among young girls.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa FOK Undiksha tentang Pencegahan dan Perawatan Cedera Olahraga Luh Ita Mahendrayani; Hesteria Friska Armynia Subratha
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.9117

Abstract

Potensi terjadinya cedera merupakan hal yang tak terhindarkan dalam setiap aktivitas fisik, terutama olahraga, baik dalam lingkup pendidikan, latihan, maupun kebugaran. Cedera ini dapat berujung pada terganggunya aktivitas fisik, kondisi mental, dan performa. Bagi peserta didik dan masyarakat, cedera olahraga dapat menyebabkan trauma jika mengganggu rutinitas harian. Oleh karena itu, penanganan dan pengobatan sesegera mungkin terhadap cedera sangat krusial agar para olahragawan terhindar dari rasa sakit yang lebih parah sehingga mereka dapat segera melanjutkan aktivitas fisik, latihan, dan pertandingan. Sebagai bagian dari Undiksha, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) memiliki harapan untuk melahirkan praktisi olahraga yang ahli, misalnya sebagai pendidik jasmani, pelatih, atau instruktur. Oleh karena itu, setiap jurusan di FOK bertanggung jawab mempersiapkan mahasiswa dengan landasan ilmu dan keterampilan yang relevan dengan dunia olahraga, termasuk pengetahuan mengenai cedera olahraga serta cara menanganinya dan mencegahnya. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa FOK Undiksha tentang pencegahan dan perawatan cedera olahraga di lapangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat pengetahuan pencegahan dan perawatan cedera olahraga mahasiswa FOK dengan kategori sangat baik sebesar 86% dan kategori baik 14%. Keyword: cedera olahraga, tingkat pengetahuan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PRICE DENGAN PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA AKUT PADA MAHASISWA JURUSAN ILMU OLAHRAGA DAN KESEHATAN (IOK) UNDIKSHA Mei Lanita Dwi Suhardika; I Ketut Yoda; Luh Ita Mahendrayani
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6715

Abstract

Cedera olahraga akut merupakan salah satu risiko yang sering terjadi pada mahasiswa yang aktif melakukan aktivitas olahraga. Kurangnya pengetahuan mengenai metode penanganan cedera yang tepat dapat menyebabkan kesalahan dalam pemberian pertolongan pertama sehingga memperparah kondisi cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan metode PRICE dengan penanganan cedera olahraga akut pada mahasiswa Jurusan Ilmu Olahraga dan Kesehatan (IOK) Undiksha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 110 mahasiswa Jurusan IOK Undiksha angkatan 2022–2025 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan simulasi praktik penanganan cedera olahraga akut. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, uji t parsial, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan metode PRICE dengan penanganan cedera olahraga akut pada mahasiswa Jurusan IOK Undiksha. Semakin tinggi tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai metode PRICE, maka semakin baik kemampuan mahasiswa dalam melakukan penanganan cedera olahraga akut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan metode PRICE berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penanganan awal cedera olahraga akut.