Luh Gde Evayanti
Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyuluhan Skrining Calon Pengantin dalam Mencegah Stunting Luh Gde Evayanti; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Putu Austin Widyasari Wijaya; Ni Wayan Sri Ekayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.2.2025.101-104

Abstract

Pengetahuan terkait skrining calon pengantin di Desa Batur Tengah masih terbatas. Faktor yang ini mempengaruhi kesiapan untuk hamil dan peningkatan kasus stunting. Mitra kurang memahami bahwa calon pengantin atau pasangan usia subur yang tidak memenuhi prasyarat untuk hamil dapat meningkatkan kasus stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait skrining calon pengantin untuk mencegah stunting sejak dini. Metode yang digunakan berupa pembinaan dan simulasi skrining calon pengantin. Kegiatan dilakukan bersama dengan follow up dan evaluasi kepada mitra. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, diketahui didapatkan peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,120).
Optimalisasi UKS dan Edukasi Kesehatan Kulit serta Penyuluhan Literasi Keuangan Di SMP Negeri Payangan Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Gde Hari Wangsa; Ida Ayu Santi Purnamawati; Putu Austin Widyasari Wijaya; Luh Gde Evayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.221-225

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan unit yang memiliki peran strategis di sekolah guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi dan tenaga pendidik. Setiap sekolah diwajibkan memiliki UKS dan fungsinya agar tetap dapat berjalan secara optimal. Peran kader dari kalangan siswa sangat penting untuk menjaga kelangsungan kegiatan UKS. Namun di SMP Negeri Hindu 2 Payangan fungsi tersebut belum berjalan secara optimal. Permasalahan prioritas yang ditangani dalam kegiatan ini adalah belum optimalnya fungsi UKS, permasalahan kesehatan terkait kulit dan organ reproduksi serta pengelolaan keuangan jangka panjang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk optimalisasi peran UKS dan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi serta peningkatan pengetahuan guru tentang literasi keuangan jangka panjang. Metode yang digunakan meliputi tiga pilar utama, pertama penyuluhan interaktif mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi yang sering dialami remaja; kedua,pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang praktis dan relevan dengan kondisi sekolah; ketiga, penyuluhan literasi keuangan jangka panjang. Solusi yang diberikan dengan membentuk kader dan memberi pelatihan P3K, penyuluhan kesehatan kulit dan organ reproduksi serta penyuluhan literasi keuangan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP anggota PMR serta guru di SMP Negeri Hindu 2 Payangan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan dan pengetahuan siswa sebesar 32% setelah mendapat pelatihan dan penyuluhan. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam mencapai tujuan.
Pendampingan Ibu Hamil Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, Kintamani dalam Gerakan Peduli Stunting Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; A.A.Made Semariyani; Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; A A Ayu Asri Prima Dewi; Luh Gde Evayanti; Ida Kurniawati; Komang Trisna Sumadewi
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.194-199

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, Kabupaten Bangli memiliki angka stunting tertinggi di Provinsi Bali, yaitu sebesar 43,2%. Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, termasuk di antara lokasi yang terdampak. Kondisi ekonomi keluarga yang buruk dan kurangnya pemahaman ibu sangat erat kaitannya dengan stunting. Melalui pelatihan pembuatan minuman herbal kunyit tradisional (loloh kunyit), pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu hamil secara ekonomi dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pencegahan stunting dengan menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Strategi yang diterapkan meliputi pendidikan kesehatan, pengembangan keterampilan, dukungan berkelanjutan, serta pemantauan dan penilaian bulanan. Sembilan ibu hamil berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rata-rata skor pretest meningkat dari 5,4 menjadi 7,1 pada posttest, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan. Berdasarkan hasil ini, pelatihan dan edukasi yang diberikan kepada para ibu meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara mencegah stunting dan memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pembuatan produk herbal.
Remaja Peduli Payudara: Sadari Berjalan di Banjar Tengah, Blahbatuh Ni Putu Diah Witari; Ni Luh Putu Putri Setianingsih; Luh Gde Evayanti; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Komang Trisna Sumadewi; A A Ayu Asri Prima Dewi; Ida Kurniawati
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.211-215

Abstract

Program Deteksi Dini Kanker Payudara berbasis remaja (SADARI) yang diterapkan di Posyandu Remaja Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, Gianyar, berhasil meningkatkan pengetahuan dan kompetensi praktik pada 10 kader remaja secara signifikan. Pendekatan partisipatif berbasis komunitas (Community-Based Participatory Research) diintegrasikan melalui edukasi interaktif, simulasi menggunakan model tiruan, dan pendampingan langsung oleh tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan tentang kanker payudara dari 55% menjadi 95%. Pemantauan jangka panjang selama 12 bulan mengungkapkan bahwa 85% peserta menerapkan SADARI secara rutin dan 80% mampu mengidentifikasi tanda abnormal payudara. Intervensi yang melibatkan kader remaja sebagai agen perubahan tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan komunitas dan berpotensi mempercepat deteksi dini kanker payudara pada populasi remaja perempuan. Studi ini memberikan bukti empiris bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas yang dimotori oleh pemuda adalah strategi yang efektif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.
PKM pada Ibu Hamil Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, Kintamani dalam Gerakan Peduli Stunting Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit; Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Luh Gde Evayanti; Ida Kurniawati; Komang Trisna Sumadewi
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.1.2026.31-36

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, Kabupaten Bangli memiliki angka stunting tertinggi di Provinsi Bali, yaitu sebesar 43,2%. Banjar Tandang Tri Buana, Desa Batur Tengah, termasuk di antara lokasi yang terdampak. Kondisi ekonomi keluarga yang buruk dan kurangnya pemahaman ibu sangat erat kaitannya dengan stunting. Melalui pelatihan pembuatan minuman herbal kunyit tradisional (loloh kunyit), pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu hamil secara ekonomi dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pencegahan stunting dengan menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Strategi yang diterapkan meliputi pendidikan kesehatan, pengembangan keterampilan, dukungan berkelanjutan, serta pemantauan dan penilaian bulanan. Sembilan ibu hamil berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rata-rata skor pretest meningkat dari 5,4 menjadi 7,1 pada posttest, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan. Berdasarkan hasil ini, pelatihan dan edukasi yang diberikan kepada para ibu meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara mencegah stunting dan memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pembuatan produk herbal.