Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN IMPLEMENTASI SELF-HEALING DIGITAL UNTUK MENGURANGI KECEMASAN REMAJA TERDAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN Nurul Hidayah; Florensa Florensa; Nisma Nisma; Popy Popy; Vina Ayu Suryani; Muhammad Luthfi
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dan rendahnya resiliensi merupakan masalah psikologis yang umum dialami remaja, terutama di wilayah rawan bencana. Intervensi berbasis psikospiritual melalui aplikasi digital menjadi salah satu alternatif yang efektif dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi sekaligus menurunkan kecemasan siswa SMAN 1 Teluk Pakedai melalui implementasi aplikasi Qolbu Care. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan jiwa, praktik relaksasi pernapasan, doa, dan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yang terintegrasi dalam aplikasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan refleksi pengalaman siswa setelah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan positif, berupa penurunan gejala kecemasan ringan hingga sedang serta peningkatan kemampuan adaptasi siswa dalam menghadapi tekanan akademik maupun lingkungan. Dari perspektif neurosains, perubahan ini berkaitan dengan berkurangnya hiperaktivitas amigdala, meningkatnya regulasi pada prefrontal cortex (PFC), serta neuroplastisitas pada jaringan PFC-amigdala-hipokampus yang mendukung peningkatan resiliensi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas intervensi digital berbasis mindfulness dan resiliensi dalam meningkatkan kesehatan mental remaja. Dengan demikian, implementasi aplikasi Qolbu Care terbukti menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif, fleksibel, dan terjangkau untuk menurunkan kecemasan serta meningkatkan resiliensi pada remaja, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses layanan psikologis formal.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang terhadap Perkembangan Anak Usia di Bawah Dua Tahun Meta Aldila Listiya; Nisma Nisma; Popy Popy
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.430

Abstract

Background: Children under two years old are in a golden age, a time of rapid development. Efforts to achieve optimal development must be balanced with optimal growth and developmental stimulation. However, many mothers still do not know how to stimulate growth and development in children. The role of a mother in providing stimulation to children has a significant influence, so it’s very importand to have a good knownledge to encourage children growth optimally. Objective: The purpose of this study was to analyze the relationship between maternal knowledge about growth and development with the developmental status of children under two years old. Method: The study design used a cross-sectional. The study was conducted at the Banjar Serasan Community Health Center with a sample of 77 mothers who had children under two years old selected accidental sampling with the inclusion criteria of this study, namely with the inclusion criteria of mothers who had children aged 0-24 months, mothers who attended posyandu activities and were willing to be respondents, while the exclusion criteria were mothers with children with special needs. Data collection used research instruments consisting of a maternal knowledge questionnaire and KPSP. Result: The results of statistical tests using the Spearman Rank test showed that there was a positive relationship between maternal knowledge about growth and development stimulation and the development of children under two years of age with a p value of 0.010 (p<0.05) and a correlation coefficient (R) of 0.292. Conclusion: There was a significant relationship between maternal knowledge and the development of children under two years old.