Abdul Azis
UIN Palangka Raya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGGUNAAN POSTER EDUKATIF SEBAGAI ALAT PEMBINAAN HIDUP BERSIH PADA KELAS IX MTS DARUL AMIN PALANGKA RAYA Ahmad Khairi; Abdul Azis; Syarifudin Syarifudin
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa kelas IX MTs Darul Amin Palangka Raya tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan melalui penggunaan poster edukatif sebagai media pembelajaran visual yang menarik dan mudah dipahami oleh para siswa. Metode yang diterapkan adalah service learning, di mana mahasiswa berperan aktif dalam proses pembelajaran melalui tahapan penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan poster edukatif mampu menarik perhatian siswa, menjadikan pembelajaran lebih interaktif, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Selain itu, guru menilai bahwa kegiatan ini memberikan inovasi baru dalam proses pembelajaran karena menggabungkan unsur edukatif dan visual yang menarik, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh penerapan media pembelajaran kreatif yang mampu memperkuat nilai-nilai kebersihan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian di lingkungan Pendidikan.
Transformasi Manajemen Sistem Informasi di Lembaga Pendidikan Islam: Analisis Penerapan, Tantangan, dan Solusi Abdul Azis
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5525

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mengadopsi sistem informasi sebagai instrumen utama dalam manajemen dan tata kelola. Sistem Informasi Pendidikan (SIP) atau Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM) tidak hanya mendukung administrasi dan akademik, tetapi juga meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional. Artikel ini menganalisis bagaimana transformasi manajemen sistem informasi dilakukan di lembaga pendidikan Islam, mendeskripsikan bentuk penerapan, tantangan utama, serta strategi solusi berdasarkan literatur nasional terkini. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan sintesis dari jurnal-jurnal nasional 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa SIM/SIP menjadi kebutuhan strategis, terutama dalam pengelolaan data siswa, keuangan, administrasi, dan pelaporan. Namun, implementasinya menemui kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan SDM, resistensi perubahan, serta isu keamanan data. Sebagai solusi, diperlukan peningkatan literasi digital, pelatihan SDM, perencanaan infrastruktur TI berkelanjutan, dan sistem keamanan data yang andal. Transformasi digital di lembaga pendidikan Islam hendaknya dilakukan secara sistematis agar manajemen pendidikan lebih efektif, efisien, akuntabel, dan adaptif terhadap tuntutan zaman. Kata kunci: sistem informasi pendidikan, digitalisasi sekolah, pengelolaan administrasi
MODEL MANAJEMEN SUMBER DAYA PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS NILAI DAN TRANSFORMASI DIGITAL: TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI Abdul Azis; Sardimi Sardimi; Asmawati Asmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.42582

Abstract

Digital transformation in education requires Islamic educational institutions to adapt their managerial systems without neglecting Islamic values as their foundational principles. However, previous studies tend to examine Islamic educational resource management and digital transformation separately, resulting in the absence of a systematic integrative model. This article aims to formulate a value-based and digitally integrated model of Islamic educational resource management as a strategic framework to enhance institutional effectiveness and sustainability. This study employs a qualitative approach using library research through thematic analysis of recent literature on Islamic education management and digital transformation. The findings reveal that the proposed integrative model consists of four main dimensions: value dimension (trustworthiness, integrity, and professionalism), strategic managerial dimension (planning, recruitment, development, and evaluation), digital transformation dimension (digital governance and digital literacy), and sustainability and quality dimension. The integration of these dimensions forms an adaptive, value-oriented, and competitive management framework for Islamic educational institutions in the digital era. This model contributes conceptually to the systematic development of Islamic education management aligned with contemporary challenges.
Implementation of a QR Code-Based Attendance System for Congregational Prayer in Fostering a Culture of Discipline Among Students Abdul Azis; Jasiah Jasiah; Atin Supriatin
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 15 No. 2 (2026): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v15i2.3136

Abstract

This study aims to examine the implementation of a QR Code-based attendance system for congregational prayers in fostering a culture of discipline among students at a high school in West Kotawaringin Regency. The study employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the principal, the vice principal for student affairs, Islamic Religious Education teachers, and students, and were supported by observations and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the QR Code-based attendance system is capable of improving the effectiveness of student attendance tracking in a more accurate, transparent, and real-time manner. In addition to serving as an administrative tool, this system also contributes to enhancing student discipline, particularly in terms of punctuality, adherence to rules, and the development of a sense of responsibility. In the initial stages, student discipline was primarily influenced by digital monitoring, but it gradually evolved into a habit ingrained in daily life. The success of the program’s implementation is supported by the commitment of school leadership, teacher involvement in monitoring, and periodic evaluation of attendance data. The use of digital technology in school religious activities serves as an innovative strategy to strengthen school management and foster students’ disciplined character on an ongoing basis
Problematika Mutu Madrasah dan Implementasi Total Quality Management dalam Pendidikan Islam: Studi Pustaka Abdul Azis; Dakir Dakir; Triwid Syafarotun Najah
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 1 (2026): DESEMBER 2025 - MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/njtsdg32

Abstract

Mutu pendidikan madrasah masih menghadapi tantangan yang bersifat multidimensional, meliputi aspek pengelolaan lembaga, kompetensi sumber daya manusia, budaya mutu, serta kualitas layanan pendidikan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan manajemen yang sistematis dan berkelanjutan. Total Quality Management (TQM) dipandang sebagai salah satu konsep yang relevan karena menekankan perbaikan mutu secara menyeluruh dan berkesinambungan dalam seluruh komponen organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problematika mutu madrasah serta menganalisis relevansi penerapan TQM dalam konteks pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan mutu pendidikan dan manajemen kualitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa persoalan mutu madrasah umumnya berkaitan dengan perencanaan yang belum optimal, peningkatan kompetensi pendidik yang masih diperlukan, keterbatasan sarana prasarana, serta belum kuatnya budaya mutu. Implementasi prinsip TQM melalui perbaikan berkelanjutan, kepemimpinan visioner, partisipasi seluruh warga madrasah, dan orientasi pada kepuasan pemangku kepentingan berpotensi menjadi strategi konseptual dalam meningkatkan mutu madrasah secara terarah dan selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam