Khuriyatul Mutrofin
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ASAS, PRINSIP, DAN PERMASALAHAN ETIKA DALAM BISNIS Sudiah Hestianah; Khuriyatul Mutrofin; Fatimah Azzahra
Dar El-Falah Vol 2 No 2 (2023): VOL 2 NO 2 (2023) : JULI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The basic principles in doing business are: like and don't harm other people.Meanwhile, business principles in practice include: the principle of autonomyin business ethics, honesty in business, fairness in business, honesty inbusiness. There are three factors that generally cause business ethics problemsin companies, namely: Pursuit of profit and personal interests, competitivepressure on company profits, and conflict between company and individualvalues. Business ethics are rules that must be fulfilled by all business people.Business ethics has a wider reach compared to written rules. By implementingbusiness ethics, the sustainability of a business will be guaranteed because anethical business has a good image in front of many people, in this casecustomers are the priority.
PERAN UMKM DALAM MEMPERTAHANKAN EKONOMI JAWA TIMUR SELAMA PANDEMIC COVID – 19 Khuriyatul Mutrofin; Adam Nur Muhammad; Mahmud
El-Idaarah Vol 1 No 2 (2021): VOL 1 NO 2 (2021) : NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises are productive businesses owned and managedby individuals and business entities that have met the criteria as micro enterprises. Thepurpose of this paper is to see how far the potential of East Java MSMEs is able tosurvive in the midst of the onslaught of the Covid 19 pandemic that has occurred sincethe beginning of 2020. This research method is descriptive qualitative using secondarydata from research results, references and online news related to this research.According to Law no. 20 of 2008, the definition of MSME is a trading business managedby individuals or business entities that refers to productive economic businesses with the criteria stipulated by Law Number 20 of 2008. As regulated in legislation no. 20 of2008, according to the definition of MSMEs, the criteria for MSMEs are distinguished,respectively, including micro, small and medium enterprises. According to data releasedby Bank Indonesia (BI), the number of MSME actors in Indonesia currently reaches56.54 million units or 99.99% of the total business actors. In other words, Micro, Smalland Medium Enterprises (MSMEs) are the largest business group in Indonesia. Fromthis data, we can understand that Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) havea very important role for the economy in Indonesia. In addition, this business group hasalso been able to survive the various economic turmoil that has been experienced byIndonesia so far, including the slump in the Indonesian economy in the last year due tothe onslaught of the Covid-19 pandemic.
PENGARUH BUDAYA KERJA, KOMPENSASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA DI BANK BSI KCP MOJOKERTO Herman; Dian Mafulla; Dedeh Imam Fatmasari; Khuriyatul Mutrofin
El-Idaarah Vol 5 No 2 (2025): VOL 5 NO 2 (2025) : NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan semakin ketat seiring dengan meningkatnya jumlah lembaga keuangan, khususnya bank, yang beroperasi di Kota Mojokerto. Akibatnya, Bank Syariah Indonesia perlu melengkapi tenaga kerjanya untuk melaksanakan tugas dengan sukses dan efisien. Meningkatkan produktivitas dan efektivitas operasional bank adalah tujuan dari persiapan ini. Perhatian utama penulis adalah "Pengaruh budaya kerja, kompensasi, dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja."Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan analisis regresi linier berganda. Informasi dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel, yang terdiri dari seluruh 45 karyawan Bank BSI KCP Mojokerto, dikumpulkan menggunakan metode sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "terdapat pengaruh positif dan signifikan dari budaya kerja, kompensasi, dan gaya kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja karyawan," dengan nilai F sebesar 20,350 dan tingkat signifikansi 0,000. Setiap variabel juga secara signifikan dan menguntungkan mempengaruhi kepuasan kerja ketika dianalisis secara terpisah, dengan nilai t sebesar 5,401 dibandingkan dengan nilai kritis 1,679. Di Bank BSI KCP Mojokerto, "variabel budaya kerja merupakan variabel dominan yang mempengaruhi kepuasan kerja" (40,19%).Oleh karena itu, disarankan agar bank menciptakan dan memperkuat budaya organisasi yang mendorong disiplin karyawan. Selain itu, persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan harus berdampak positif pada kinerja mereka, dan gaji harus sesuai dengan jumlah pekerjaan yang mereka selesaikan. Diharapkan tindakan-tindakan ini akan meningkatkan disiplin kerja dan memberikan nilai tambah bagi personel bank, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja di Bank BSI KCP Mojokerto.Parafrasa ini memastikan keunikan dan kejelasan dengan merumuskan kembali terminologi dan struktur sambil mempertahankan pemikiran aslinya. Jika Anda ingin agar lebih disempurnakan atau terstruktur, beri tahu saya.
Pelatihan Pembentukan Business Plan Untuk Meningkatkan Minat Kewirausahaan Dalam Membentuk Kemandirian Terhadap Siswa – Siswi Smk Raden Patah Mojosari Kabupaten Mojokerto Dedeh Imam Fatmasari; Evi Yuli Susanti; Khuriyatul Mutrofin; Adam Nur Muhammad
Jurnal Khidmatuna Vol 4 No 1 (2024): VOL 4 NO 1 (2024) : MARET
Publisher : Jurnal Khidmatuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percobaan jenis ini disebut percobaan kualitatif rinci. Untuk berdasarkan data di lapangan dan observasi penelitian terhadap subyek dan objek studi. Karena mereka terlibat secara langsung dalam penelitian, peneliti melakukan observasi langsung. Sementara Wawancara dijalankan dengan sejumlah sumber dan, kuesioner didistribusikan ke arah setiap sekolah, masyarakat SMK Raden Patah Mojosari.  Data diperiksa dengan cara kualitatif. Berdasarkan dari hasil penelitian tentang Pelatihan Pembentukan Business Plan Untuk Meningkatkan Minat Kewirausahaan Dalam Membentuk Kemandirian Terhadap Siswa-Siswi Smk Raden Patah Mojosari. Kabupaten Mojokerto akan terlihat Pembentukan Business Plan dalam meningkatkan Minat Kemandirian yang diminati Siswa-Siswi Smk Raden Patah Mojosari. 
OPTIMALISASI PROSES PRODUKSI TERHADAP PERMINTAAN PASAR KRUPUK TENGIRI DI DUSUN BELAHAN DESA GEDANGAN Setya Chendra Wibawa; nur'aini; Didik Hidayat; Khuriyatul Mutrofin
Jurnal Khidmatuna Vol 5 No 2 (2025): VOL 5 NO 2 (2025) : OKTOBER
Publisher : Jurnal Khidmatuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui optimalisasi proses produksi untuk dapat memenuhi permintaan pasar. Kegiatan penelitian didasarkan pada fenomena yang berkembang dimana tingginya permintaan Krupuk Tengiri di daerah tersebut tetapi masih terdapat tantangan yang dihadapi pelaku bisnis tersebut dalam proses produksinya, antara lain masalah yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas produk. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Dengan optimalisasi proses produksi diharapkan dapat meningkatkan perkembangan dan keuntungan dalam pengelolaan UMKM. Optimalisasi tersebut antara lain dapat berupa peningkatan ketrampilan tenaga kerja, penggunaan dan pengontrolan bahan baku berkualitas serta pemanfaatan teknologi yang lebih efisien. Adanya kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah setempat dalam bentuk pengelolaan BUMDES, workshop, pelatihan dan penyuluhan merupakan hal lain yang juga penting untuk meningkatkan kapasitas produksi. Melalui optimalisasi proses produksi, maka pengelola UMKM tidak hanya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk Krupuk Tengiri di pasar untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal tetapi selain itu dapat bersaing di pasar dengan produk UMKM yang lain.