p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurihum
Sulhan
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asesmen Awal dalam Perancangan Strategi Konseling untuk Post-Traumatic Growth pada Penyintas Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Ghina Rofifah Putri; Diana Zumrotus Sa’adah; Sulhan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asesmen awal dalam perancangan strategi konseling yang berorientasi pada post-traumatic growth (PTG) bagi penyintas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Asesmen awal dipandang sebagai fondasi penting untuk memahami kondisi psikologis, sosial, dan spiritual korban, sehingga strategi konseling dapat disusun secara tepat sasaran dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara mendalam terhadap konselor profesional yang menangani kasus KDRT. Data dikumpulkan melalui telaah sistematis terhadap jurnal-jurnal psikologi trauma dan dokumentasi praktik konseling, kemudian dianalisis menggunakan model analisis tematik Miles dan Huberman untuk menemukan pola dan makna mendalam dari hasil asesmen terhadap perancangan intervensi psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen awal berperan krusial dalam mengidentifikasi gejala stres pascatrauma, potensi ketahanan diri, serta faktor pendukung dan penghambat proses pemulihan. Asesmen yang komprehensif memungkinkan konselor menyesuaikan pendekatan seperti person-centered therapy, cognitive behavioral therapy (CBT), dan meaning-centered therapy sesuai kebutuhan unik klien. Selain itu, dukungan sosial, kekuatan spiritual, dan lingkungan konseling yang aman menjadi faktor signifikan dalam mempercepat proses post-traumatic growth. Dengan demikian, asesmen awal tidak hanya berfungsi sebagai instrumen diagnostik, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun intervensi konseling yang adaptif, empatik, dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang bagi penyintas KDRT.
Penerapan Pendekatan Terapi Bermain untuk Meningkatkan Fokus dan Interaksi Sosial Anak Tunalaras Ghina Rofifah Putri; Anggun Delmi Oktasari; Haja Zendi Sahri; Sulhan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tunalaras merupakan kelompok anak dengan hambatan emosi dan perilaku yang berdampak pada kemampuan fokus serta interaksi sosial. Terapi bermain menjadi pendekatan psikopedagogis yang banyak digunakan untuk membantu mengembangkan regulasi diri, kemampuan atensi, serta keterampilan sosial anak dengan gangguan emotional and behavioral disorders (EBD). Kajian literatur ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel tahun 2018–2025 dari Google Scholar, ScienceDirect, DOAJ, dan ResearchGate. Temuan menunjukkan bahwa terapi bermain meliputi guided play, child-centered play therapy, permainan sensoris, permainan berbasis aturan, permainan tradisional, serta parent-mediated play therapymsecara konsisten meningkatkan fokus dan interaksi sosial anak tunalaras. Peningkatan fokus terlihat melalui penguatan fungsi eksekutif, memori kerja, dan kemampuan inhibisi, sedangkan peningkatan interaksi sosial muncul melalui fasilitasi komunikasi interpersonal, kerja sama, regulasi emosi, serta pemahaman norma sosial. Keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh durasi terapi, kompetensi terapis, pemilihan permainan, adaptasi budaya, dan dukungan keluarga. Kajian ini menegaskan bahwa terapi bermain merupakan pendekatan efektif dan relevan diterapkan dalam konteks pendidikan khusus, terutama bagi anak tunalaras.