p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurihum
Haja Zendi Sahri
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Makna Hidup dan Resiliensi dalam Post-Traumatic Growth: Kajian Sistematis Literatur Haja Zendi Sahri; Diana Zumrotus Sa’adah; Elang Anom Samudra
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran makna hidup dan resiliensi dalam membentuk Post-Traumatic Growth (PTG) berdasarkan hasil kajian empiris terkini periode 2022–2024. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 untuk menelusuri, menyeleksi, dan mensintesis penelitian yang relevan. Lima artikel ilmiah internasional terpilih dari basis data Frontiers in Psychology, Healthcare (MDPI), Frontiers in Psychiatry, PLOS ONE, dan Journal of Traumatic Stress. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna hidup dan resiliensi memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap PTG. Makna hidup berfungsi sebagai landasan kognitif dalam memahami penderitaan dan memaknai kembali pengalaman traumatik, sedangkan resiliensi berperan sebagai kekuatan emosional untuk menghadapi dan beradaptasi terhadap tekanan psikologis. Mekanisme mediasi seperti meaning-making, positive coping, dan psychological flexibility memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut dengan PTG. Kajian ini menegaskan bahwa penguatan makna hidup dan resiliensi perlu diintegrasikan dalam intervensi konseling dan psikoterapi berbasis trauma untuk mendorong pertumbuhan psikologis yang berkelanjutan.
Penerapan Pendekatan Terapi Bermain untuk Meningkatkan Fokus dan Interaksi Sosial Anak Tunalaras Ghina Rofifah Putri; Anggun Delmi Oktasari; Haja Zendi Sahri; Sulhan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tunalaras merupakan kelompok anak dengan hambatan emosi dan perilaku yang berdampak pada kemampuan fokus serta interaksi sosial. Terapi bermain menjadi pendekatan psikopedagogis yang banyak digunakan untuk membantu mengembangkan regulasi diri, kemampuan atensi, serta keterampilan sosial anak dengan gangguan emotional and behavioral disorders (EBD). Kajian literatur ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel tahun 2018–2025 dari Google Scholar, ScienceDirect, DOAJ, dan ResearchGate. Temuan menunjukkan bahwa terapi bermain meliputi guided play, child-centered play therapy, permainan sensoris, permainan berbasis aturan, permainan tradisional, serta parent-mediated play therapymsecara konsisten meningkatkan fokus dan interaksi sosial anak tunalaras. Peningkatan fokus terlihat melalui penguatan fungsi eksekutif, memori kerja, dan kemampuan inhibisi, sedangkan peningkatan interaksi sosial muncul melalui fasilitasi komunikasi interpersonal, kerja sama, regulasi emosi, serta pemahaman norma sosial. Keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh durasi terapi, kompetensi terapis, pemilihan permainan, adaptasi budaya, dan dukungan keluarga. Kajian ini menegaskan bahwa terapi bermain merupakan pendekatan efektif dan relevan diterapkan dalam konteks pendidikan khusus, terutama bagi anak tunalaras.