Atria Afrilianti
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketakutan dan Kecemasan Terhadap ODGJ Sebagai Akibat Pengalaman Traumatis di Masa Sekolah Dasar Sugeng Sejati; Refola Ezi Pratama; Ranty Oktavia; Atria Afrilianti; Rista Fahera; Mardhatillah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak pengalaman traumatis pada masa kanak-kanak terhadap ketakutan dan kecemasan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Fokus utama penelitian adalah pada seorang anak yang menyaksikan kekerasan yang dilakukan oleh seorang ODGJ, yang kemudian meninggalkan jejak psikologis yang mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap subjek yang mengalami trauma tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian traumatis pada masa kecil menimbulkan gejala psikologis berupa ketakutan ekstrem, gangguan tidur, dan mimpi buruk. Selain itu, kecemasan yang dialami oleh subjek berkembang menjadi kecemasan sosial jangka panjang, seperti penghindaran terhadap ODGJ dan reaksi fisik yang kuat, seperti jantung berdebar dan gemetar. Pemrosesan emosional yang tidak optimal akibat trauma masa kecil ini berujung pada kesulitan membangun hubungan sosial dan rendahnya kemampuan untuk mempercayai orang asing. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya intervensi psikologis untuk membantu individu yang mengalami trauma agar dapat memproses pengalaman traumatis mereka dengan cara yang lebih sehat. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program pendidikan dan terapi yang bertujuan untuk mengurangi stigma terhadap ODGJ serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak psikologis yang dapat ditimbulkan dari pengalaman traumatis di masa kanak-kanak.
The Role of Special Child Development Institutions (LPKA) in the Psychological Rehabilitation of Children from Broken Home Families Zubaidah Zubaidah; Devi Haryani Putri; Atria Afrilianti; Iktibar Iktibar
International Journal of Counseling and Psychotherapy Vol. 1 No. 2 (2024): International Journal of Counseling and Psychotherapy, 1(2), 2024
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijcp.v1i2.169

Abstract

Background: Children from broken home families often face significant psychological challenges, including anxiety, depression, low self-esteem, and difficulties in building healthy social relationships. Special Child Development Institutions (LPKA) play a crucial role in addressing these challenges and supporting the psychological rehabilitation of such children. This study was conducted in 2024 at the LPKA in Bengkulu City. Objective: This study aims to explore the psychological challenges faced by children, such as anxiety, depression, low self-esteem, and difficulties in building healthy social relationships. The research was conducted in 2024 at the Special Child Development Institution (LPKA) in Bengkulu City. Method: This research employed a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation. The data analysis utilized thematic analysis. Result: LPKA Bengkulu, as an institution, aims to (1) Provide guidance to children based on restorative justice principles; (2) Ensure the fulfillment of children's rights; (3) Facilitate the reintegration process of children into their family and community environments. Conclusion: These children have the potential to improve their psychological well-being and prepare themselves for better reintegration into society. Contribution: This study contributes to academic literature on the role of rehabilitation institutions in supporting children's psychological development, particularly from the perspective of interventions for children from broken homes.