Alvina Damayanti
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Alvina Damayanti; Mardalena; Nurul Fauziah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai respons terhadap dinamika perkembangan pendidikan di era transformasi digital dan kebutuhan pembelajaran yang lebih fleksibel, bermakna, serta relevan bagi anak usia dini. Pada jenjang PAUD, kurikulum ini menekankan pendekatan holistik yang berfokus pada penguatan karakter, stimulasi perkembangan, serta pengalaman belajar melalui kegiatan bermain. Konsep “merdeka belajar, merdeka bermain” menjadi landasan utama yang menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran, sehingga kegiatan belajar tidak lagi berorientasi pada tuntutan akademik seperti calistung, tetapi pada eksplorasi, kreativitas, kolaborasi, dan pembentukan identitas diri. Kurikulum Merdeka juga memberikan keleluasaan bagi satuan PAUD dalam mengembangkan kurikulum sesuai konteks lingkungan dan kebutuhan anak. Komponen inti pengembangannya mencakup tujuan pendidikan, materi ajar, proses pembelajaran, dan evaluasi yang bersifat autentik. Hasil belajar pada kurikulum ini dikelompokkan ke dalam tiga elemen utama: nilai agama dan budi pekerti, jati diri, serta dasar-dasar literasi, numerasi, sains, teknologi, rekayasa, dan seni. Keseluruhan konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan pondasi perkembangan yang kuat, menumbuhkan rasa ingin tahu, membangun karakter, serta mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kartu Angka Mesi Junita Triani; Alvina Damayanti; Achi Anggraini; Zelvi Sapitri; Husnul Bahri
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berhitung pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan kemampuan matematika pada jenjang selanjutnya. Pada tahap ini, anak perlu diperkenalkan pada konsep bilangan, lambang bilangan, serta keterampilan dasar seperti mencacah dan membilang melalui kegiatan yang konkret, variatif, dan menyenangkan. Salah satu strategi efektif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran berhitung adalah penggunaan permainan edukatif, khususnya permainan kartu angka. Kartu angka berfungsi sebagai alat bantu visual yang memudahkan anak memahami konsep bilangan secara lebih nyata, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan usia dini. Melalui permainan kartu angka, anak tidak hanya belajar mengenal angka dan melakukan operasi bilangan sederhana, tetapi juga mengembangkan kemampuan kognitif, motivasi belajar, serta rasa percaya diri dalam memecahkan masalah sederhana. Selain memiliki berbagai kelebihan, media kartu angka juga memiliki beberapa keterbatasan seperti kebutuhan perawatan dan desain yang menarik agar tidak membosankan. Namun, dengan kreativitas guru, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Secara keseluruhan, permainan kartu angka merupakan salah satu media edukatif yang potensial dalam mendukung perkembangan kemampuan berhitung serta memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak usia dini.
Fostering Environmental Awareness through Nature-Based Learning in Indonesian Early Childhood Education: Implications for Sustainable Development Goals Alvina Damayanti; Mardalena Mardalena; Nurul Fauziah; Titin Sumarni; Gunawan Sahputra
Journal of Contemporary Islamic Primary Education Vol 4 No 2 (2025): December: Quality of Basic Education in the Indonesian context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcipe.v4i2.464

Abstract

Despite the growing body of international research highlighting the benefits of nature-based learning for early childhood development, empirical evidence from developing countries, particularly Indonesia, remains limited. Most existing studies focus on cognitive or motor outcomes, leaving a gap in understanding how nature-based learning contributes to environmental awareness as part of Sustainable Development Goals (SDGs), especially SDG 4 (Quality Education) and SDG 13 (Climate Action). This study aims to examine the role of nature-based learning in fostering environmental awareness among early childhood learners in Indonesia. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers, and documentation of learning activities in early childhood education settings. The findings reveal that nature-based learning significantly enhances children’s engagement, ecological empathy, and responsible environmental behaviors through direct interaction with natural elements. Children demonstrated increased awareness by caring for plants, maintaining cleanliness, and reminding peers to protect the environment. This study contributes theoretically by reinforcing constructivist learning perspectives and empirically by providing context-specific evidence from Indonesia. Practically, the findings offer guidance for educators and policymakers to integrate nature-based learning as an effective strategy to support sustainable education and environmental stewardship from early childhood.