Achi Anggraini
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kartu Angka Mesi Junita Triani; Alvina Damayanti; Achi Anggraini; Zelvi Sapitri; Husnul Bahri
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berhitung pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan kemampuan matematika pada jenjang selanjutnya. Pada tahap ini, anak perlu diperkenalkan pada konsep bilangan, lambang bilangan, serta keterampilan dasar seperti mencacah dan membilang melalui kegiatan yang konkret, variatif, dan menyenangkan. Salah satu strategi efektif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran berhitung adalah penggunaan permainan edukatif, khususnya permainan kartu angka. Kartu angka berfungsi sebagai alat bantu visual yang memudahkan anak memahami konsep bilangan secara lebih nyata, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan usia dini. Melalui permainan kartu angka, anak tidak hanya belajar mengenal angka dan melakukan operasi bilangan sederhana, tetapi juga mengembangkan kemampuan kognitif, motivasi belajar, serta rasa percaya diri dalam memecahkan masalah sederhana. Selain memiliki berbagai kelebihan, media kartu angka juga memiliki beberapa keterbatasan seperti kebutuhan perawatan dan desain yang menarik agar tidak membosankan. Namun, dengan kreativitas guru, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Secara keseluruhan, permainan kartu angka merupakan salah satu media edukatif yang potensial dalam mendukung perkembangan kemampuan berhitung serta memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak usia dini.
The Contextual Parenting in the Digital Era: Parenting Strategies for Early Childhood Education toward a Golden Generation Regina Aselia; Amanda Uli Orida; Achi Anggraini; Shela Ramadhan Putri; Fatrica Syafri
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1875

Abstract

This study develops a contextual parenting guide for children aged 0–4 years in the digital era. The development of a high-quality future generation largely depends on the quality of parental caregiving. However, formal education programs that prepare individuals for effective parenting remain limited. Society often focuses on fulfilling basic needs such as food, clothing, and shelter, while delegating academic education to schools and spiritual development to religious institutions. In reality, children's physical and mental well-being can only be ensured by adults who also maintain good physical and mental health, as well-being is a fundamental component of healthy development. One of the major concerns faced by parents today is protecting children from the negative impacts of digital technology while still enabling them to benefit from its advantages. Rapid social and technological changes require parents to raise children according to contemporary realities rather than relying solely on parenting approaches from previous generations. Family resilience serves as the foundation of national resilience, as the values cultivated within families contribute to the development of an ideal society grounded in national principles and values. In the contemporary context, the most valuable gift parents can provide is not material luxury but a high-quality educational environment at home. Children aged 0–4 years possess exceptional capacities for information processing, making early childhood an optimal period for fostering reading interests, communication skills, and positive developmental habits through guidance and meaningful dialogue. This article discusses practical approaches to addressing digital-era parenting challenges through question-and-answer sessions, applied recommendations, and case studies, including appropriate timing for smartphone introduction, strategies for managing gadget dependency, and the educational utilization of digital technology. The study concludes that there is no single universal parenting method. Successful parenting depends on consistency, an understanding of children's individual characteristics, and a commitment to raising children who are happy, loved, independent, and capable of understanding social norms.