Suarni, Fitrima
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen SDM dalam Reposisi Peran Guru PAI di Era Digital Menuju Indonesia Emas 2045: Studi Kasus di Sekolah Dasar Islam (SDI) Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan Khairunnisa, Khairunnisa; Rumiyatun, Rumiyatun; Suarni, Fitrima; Wicaksono, Dirgantara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36294

Abstract

Agenda Indonesia Emas 2045 menuntut tersedianya sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang sekolah dasar memiliki posisi strategis dalam membangun fondasi karakter moral dan spiritual peserta didik. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa peran strategis guru PAI belum didukung oleh manajemen sumber daya manusia (SDM), kesejahteraan, serta fasilitas pembelajaran yang memadai, khususnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi manajemen SDM guru PAI, reposisi peran guru PAI di era digital, serta hambatan struktural dan teknis yang dihadapi dalam mendukung agenda Indonesia Emas 2045. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan pengawas di Sekolah Dasar Islam (SDI) Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru PAI masih berstatus honorer dengan tingkat kesejahteraan yang rendah, fasilitas pembelajaran digital yang terbatas, serta minimnya pelatihan berbasis teknologi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya inovasi pembelajaran dan optimalisasi peran guru PAI di era digital. Penelitian ini merekomendasikan model manajemen SDM guru PAI yang berbasis mutu, kesejahteraan, penguatan kompetensi digital, dan nilai-nilai Islam sebagai strategi penting dalam mendukung pembangunan karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
PENGUATAN KELEMBAGAAN SD ISLAM MELALUI PENDANAAN ZIS DAN WAKAF BERBASIS PARTISIPASI UMAT DIGITAL UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN BIAYA OPERASIONAL SD DI KECAMATAN JAGAKARSA Daffa Akmal, Mochamad; Suarni, Fitrima; Kasronudin; Rahman, Hasan Basri; Sulaiman, Suhendar; Bariyah, Oneng Nurul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48135

Abstract

This study aims to formulate a model for strengthening zakat, infaq, alms, and waqf (ZIS-Waqf) funds based on digital community participation to achieve operational financial independence of Islamic Elementary Schools (SDI) in Jagakarsa District. The background of this research is based on the low contribution of ZIS-Waqf funds to school operational costs, which is only around 5%, despite the significant potential of Islamic philanthropy within the community. This research employed a descriptive qualitative approach with a case study method involving five Islamic elementary schools in Jagakarsa District: SDI Al-Falah, SDI Al-Ikhlas, SDI Baitul Makmur, SDI Assalam, and SDI Nurul Iman. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the five schools possess strong social capital, including teacher loyalty, public trust, alumni networks, and active parent participation. However, the management of ZIS-Waqf funds remains suboptimal due to the absence of transparent and integrated digital systems. Based on these findings, this study proposes the “SAW-DIGI SDI” model consisting of four components: Easy, Reporting, Productive, and Affection. The model integrates QRIS-based payment systems, digital financial reporting, productive waqf development, and emotional engagement with donors. The implementation strategy is adjusted to the characteristics of each school. This study concludes that strengthening digital-based ZIS-Waqf participation has the potential to increase internal school financing contributions up to 30% of operational costs in a sustainable manner. Keywords: Digital ZIS-Waqf, School Financial Independence, Community Participation