Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie, S.IP., MPA.; Melda Fadiyah Hidayat, S.AP., MPA.
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie, S.IP., MPA.; Melda Fadiyah Hidayat, S.AP., MPA.
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Implementasi Kebijakan Program Kesetaraan Hadir untuk Masyarakat Surabaya (KRISNA) oleh Pemerintah Kota Surabaya Nur Intan Agustriani Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Dwi Khoirotul Utami; Yesha Verlita Evelin; Icha Chelsea Elisabeth Naibaho; Tjitjik Rahayu; Ardiyansah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Kesetaraan Hadir untuk Masyarakat Surabaya (KRISNA) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS), dengan latar belakang masih tingginya angka putus sekolah yang menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan realitas di lapangan. Program KRISNA merupakan inovasi pendidikan kesetaraan berbasis komunitas yang menyediakan akses pendidikan nonformal secara gratis dan fleksibel melalui PKBM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Analisis implementasi mengacu pada model Van Meter dan Van Horn yang mencakup standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, hubungan antarorganisasi, karakteristik pelaksana, kondisi sosial ekonomi dan politik, serta disposisi implementator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan cukup baik dalam memperluas akses pendidikan, didukung oleh SOP, sistem digital, dan koordinasi lintas sektor, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan tutor, rendahnya motivasi peserta, serta faktor sosial ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya, peningkatan koordinasi, dan pendekatan sosial yang lebih adaptif agar implementasi program lebih optimal dan berkelanjutan.
Evaluasi Kebijakan Program Kampung Iklim (ProKlim) Mendukung Pencapaian SDGS: Studi Kasus RW 03 Jambangan, Kota Surabaya Yesha Verlita Evelin; Blezend Syahrira Rona MayNando; Salma Shadiyah; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Nadia Ayu Ardiani; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6304

Abstract

Perubahan iklim sebagai isu global serius mendorong Pemerintah Indonesia menerapkan Program Kampung Iklim (ProKlim) sebagai strategi adaptasi dan mitigasi berbasis masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi implementasi ProKlim di RW 03 Jambangan, Surabaya yang merintis pengelolaan lingkungan mandiri sejak 2002 dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran kebijakan tersebut dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tingkat lokal. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan kriteria evaluasi William N. Dunn, meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, ekuitas, responsivitas, dan ketepatan; pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi. ProKlim di RW 03 terbukti sangat efektif, dengan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di semua RT, penggunaan energi terbarukan melalui panel surya, serta resolusi masalah lingkungan hingga 80%. Program ini menunjukkan ekuitas lewat partisipasi inklusif PKK dan karang taruna, yang memberi dampak ekonomi signifikan bagi warga. Tahun 2021, RW 03 memperoleh predikat "ProKlim Lestari" sebagai penghargaan nasional bergengsi. Kesimpulannya, sukses ProKlim didorong inisiatif bottom-up masyarakat jangka panjang, membuktikan partisipasi lokal kuat sebagai faktor utama capaian SDGs 13.