Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Evektivitas Kebijakan Program Suroboyo Bus dalam Mendukung Transportasi Ramah Lingkungan di Kota Surabaya Nurassifa, Hellen Qurotul; Joceline Larissa Pratama Ginting; Alfin Fadhil Pradana; Icha Chelsea Elisabeth Naibaho; Tauran; Wildha Sumarsyah
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.523

Abstract

Abstrac. This study evaluates the effectiveness of the Suroboyo Bus Program as an environmentally friendly means of transportation in Surabaya, using a public policy evaluation approach developed by William N. Dunn. The method used is qualitative, namely through interviews, observations, and document collection. The data is then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The analysis is conducted based on several criteria, namely effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy. This study shows that the program has succeeded in increasing public interest in using public transportation, especially among productive age groups. This is evident from the increase in the number of people using public transportation and the frequency of its use on main routes. However, these results are only partial and do not align with the main objective of the policy, which is to support environmentally friendly transportation. There is no significant evidence of reducing congestion through an emissions research approach, while the innovation of payment using plastic bottles actually causes behavioral distortions and the accumulation of waste. In addition, the limited number of vehicles, differences in service coverage, lack of supporting infrastructure, and policies that tend to respond after the fact indicate a gap between policy planning and implementation. Therefore, the Suroboyo Bus Program still needs to be improved structurally and its policies need to be reviewed in order to achieve its goals more optimally and sustainably, in terms of cross-institutional coordination and equal distribution of learning facilities. Abstrak. Penelitian ini mengevaluasi seberapa efektif kebijakan Program Suroboyo Bus sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan di Kota Surabaya, dengan menggunakan pendekatan evaluasi kebijakan publik yang dikembangkan oleh William N. Dunn. Metode yang digunakan adalah kualitatif, yaitu melalui wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana. Analisis dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa program tersebut berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, terutama pada usia produktif. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah orang yang menggunakan angkutan umum dan frekuensi penggunaannya di jalur utama. Namun, hasil tersebut hanya sebagian dan belum sesuai dengan tujuan utama kebijakan yaitu mendukung transportasi yang ramah lingkungan. Tidak ada bukti yang signifikan mengenai penurunan kemacetan melalui pendekatan penelitian emisi, sementara inovasi pembayaran menggunakan botol plastik justru menyebabkan distorsi perilaku dan timbulnya penumpukan sampah. Selain itu, keterbatasan jumlah kendaraan, perbedaan dalam cakupan layanan, kurangnya infrastruktur pendukung, serta kebijakan yang cenderung merespons setelah terjadi menunjukkan adanya perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan kebijakan. Oleh karena itu, Program Suroboyo Bus masih perlu diperbaiki secara struktural dan kebijakannya perlu ditinjau kembali agar dapat mencapai tujuan secara lebih optimal dan berkelanjutan.dalam aspek koordinasi lintas lembaga dan pemerataan sarana pembelajaran.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie, S.IP., MPA.; Melda Fadiyah Hidayat, S.AP., MPA.
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Kontribusi Pajak Hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya Tahun 2021-2023 Joceline Larissa Pratama Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Cahya Amalia Zahra; Siti Nur Fahreza Irena; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Amanda Adzkiyah; Revienda Anita Fitrie, S.IP., MPA.; Melda Fadiyah Hidayat, S.AP., MPA.
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1631

Abstract

This research is driven by Law Number 1 of 2023 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), which reclassifies several taxes, including entertainment tax, into the Category of Goods and Services Tax (PBJT). This policy is further regulated by Surabaya City Regional Regulation Number 7 of 2023. This study aims to analyze the contribution of entertainment tax within the PBJT framework toward Surabaya's Local Generated Revenue (PAD) from 2021 to 2023. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from the Surabaya City Budget Realization Report (LRA) and other official documents, then processed using RStudio. The results indicate that while entertainment tax realization increases annually, its contribution to Surabaya's PAD remains significantly low, averaging below 2%. This suggests that entertainment tax is not yet a primary source of revenue for the city. Based on these findings, the Surabaya City Government is expected to tighten supervision over entertainment transactions through digital systems to minimize fraud risks and conduct comprehensive data updates on new entertainment venues to maximize tax collection.
Implementasi Program Padat Karya di Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya Joceline Larissa Pratama Ginting; Anggi Defira Marchegiani; Annisa Aulia Rahmah; Legina Ayu Puspita; Melanika Netta Anggraini; Tjitjik Rahaju; Ardiyansah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6293

Abstract

Program Padat Karya merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan pengangguran, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat pekerjaan informal yang tinggi. Di Kelurahan Manyar Sabrangan, program ini menjadi relevan dalam menjawab keterbatasan akses masyarakat terhadap pekerjaan tetap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Padat Karya serta menilai efektivitasnya dalam mengurangi pengangguran di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Padat Karya telah berjalan cukup efektif dalam menyediakan lapangan kerja sementara dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Program ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif serta memperkuat peran pemerintah kelurahan sebagai fasilitator. Namun, implementasi program masih menghadapi kendala pada aspek komunikasi kebijakan yang belum optimal, keterbatasan kualitas sumber daya manusia, serta belum adanya sistem pengawasan dan standar operasional prosedur yang jelas. Selain itu, program masih cenderung berorientasi jangka pendek dan belum sepenuhnya mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, Program Padat Karya efektif sebagai solusi sementara, namun memerlukan penguatan sistem dan keberlanjutan kebijakan agar dampaknya lebih optimal.