Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM PENGATUR SUHU BERBASIS FUZZY LOGIC PADA DISTILASI ETANOL TETES TEBU Hamed, Maulana Naseem; Hamid, Muhammad Imran; Ikhlas, Maulana Naseem; Izzati, Muhammad Afdhal
Rang Teknik Journal Vol 9, No 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v9i2.7453

Abstract

Proses distilasi etanol dari tetes tebu membutuhkan pengendalian suhu yang presisi untuk memperoleh kadar etanol yang optimal. Sistem kendali konvensional sering mengalami fluktuasi dan keterlambatan respons sehingga menurunkan efisiensi proses. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian suhu berbasis logika fuzzy yang mampu meningkatkan kestabilan suhu pemanasan secara otomatis. Sensor termokopel tipe J dengan modul MAX6675 digunakan untuk mengukur suhu, sementara mikrokontroler Arduino memproses data menggunakan algoritma fuzzy dan menghasilkan sinyal PWM untuk mengatur daya pemanas melalui dimmer AC metode pemotongan sudut fasa. Evaluasi kinerja dilakukan dengan menguji sistem pada berbagai kondisi kerja distilasi yang merepresentasikan kebutuhan operasional proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai suhu target dalam 20–28 menit dengan error keadaan tunak kurang dari ±0,1°C dan overshoot yang minimal. Proses distilasi menghasilkan peningkatan volume dan kadar etanol secara signifikan, dengan rata-rata konsentrasi 33–37%. Temuan ini membuktikan bahwa pengendali logika fuzzy efektif dan adaptif untuk distilasi etanol skala laboratorium serta berpotensi untuk diterapkan pada skala industri.
PIM Maintenance and Repair Alat Rumah Tangga Kerusakan Dampak Banjir dan Longsor November 2025 Pada RT 001 RW 002 Kelurahan Gurun Laweh Kec. Nanggalo Kota Padang Susanti, Roza; Anton, Anton; Tuti Angraini; Yulastri, Yulastri; Iqbal Kurniawan Asmar P; Aldo Nofrianto; Audy, Audy; Hamed, Maulana Naseem; David Eka Putra; Apriska Prameswari
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga terdampak banjir dan longsor di RT 001 RW 002 Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan peralatan rumah tangga berbasis elektronik, khususnya magic com dan peralatan sejenis. Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 menyebabkan kerusakan berbagai peralatan rumah tangga yang berdampak pada penurunan produktivitas dan meningkatnya beban ekonomi keluarga, sementara sebagian besar warga belum memiliki kemampuan teknis untuk melakukan perawatan dan perbaikan secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal kondisi mitra, penyusunan modul pelatihan berbasis gambar, penyampaian materi melalui ceramah dan demonstrasi, praktik langsung perawatan dan perbaikan peralatan rumah tangga, serta evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman dan keterampilan peserta. Kegiatan ini dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai bentuk transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar pemeliharaan dan perbaikan peralatan rumah tangga serta kemampuan melakukan tindakan perawatan sederhana secara mandiri, sehingga peralatan dapat digunakan kembali secara optimal dan umur pakainya menjadi lebih panjang. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga akibat kerusakan peralatan elektronik pascabencana. Secara keseluruhan, program pengabdian ini dinilai efektif dalam meningkatkan kemandirian masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di lingkungan masyarakat terdampak bencana, sehingga berpotensi untuk direplikasi pada wilayah lain dengan permasalahan serupa.