Adinda Dian Salsa Sabila
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diplomasi Ekonomi Indonesia untuk Keberlanjutan Hilirisasi Nikel melalui Negosiasi IEU-CEPA Pasca-Sengketa di WTO: Perspektif Resource Nationalism Adinda Dian Salsa Sabila; Devita Prinanda; Havidz Ageng Prakoso
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i2.1254

Abstract

Studi ini menganalisis strategi diplomasi ekonomi Indonesia dalam menanggapi gugatan Uni Eropa di WTO terkait larangan ekspor bijih nikel, dengan fokus pada dinamika Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia berupaya mempertahankan kebijakan hilirisasi melalui diplomasi ekonomi adaptif dengan tiga pendekatan utama: menempatkan nikel sebagai bahan baku kritis, memperkuat negosiasi bilateral untuk membuka akses pasar, dan mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan (ESG) untuk memenuhi standar lingkungan UE. Studi terdahulu belum secara spesifik mengkaji CEPA sebagai instrumen diplomasi pasca-sengketa yang mampu mempertahankan otonomi kebijakan industri sekaligus membuka akses pasar produk olahan. Penelitian ini hadir untuk mengisi celah tersebut dengan mengajukan model diplomasi ekonomi adaptif yang berakar pada teori resource nationalism dalam konteks sengketa perdagangan global. CEPA diproyeksikan menjadi alat penting dalam memperluas ekspor produk nikel olahan dan meningkatkan investasi di sektor hilir, sekaligus memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global.