Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Kadar Besi Serum Pada Anak Usia Sekolah Yang Tinggal di Area Pertambangan Emas Skala Kecil di Sepang Simin, Gunung Mas Fadillah, Noor; Purbayanti, Dwi; Andini , Ika Putri; Rahmah, Windya Nazmatur; Faradila , Faradila; Sartika, Fera
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12502

Abstract

Penambangan Emas Skala Kecil (Artisanal and Small-Scale Gold Mining/ASGM) masih banyak dilakukan di Indonesia dan berpotensi menimbulkan paparan merkuri yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat terutama pada anak sebagai kelompok rentan. Paparan merkuri diketahui dapat mengganggu metabolisme zat besi dan proses hematopoiesis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kadar besi serum pada anak-anak yang bermukim di sekitar kawasan ASGM di Desa Sepang Simin, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Penelitian ini menerapkan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study yang melibatkan 43 anak usia 9–12 tahun. Sampel darah vena diambil untuk memperoleh serum dan dilakukan pemeriksaan kadar besi serum menggunakan metode Iron-Ferrozine dengan fotometer Biosystem BTS-350. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta uji beda melalui Independent Sample t-test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya sebagian besar responden memiliki kadar besi serum dalam kisaran normal (86%), sedangkan 14% responden memiliki kadar besi serum rendah. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan kadar besi serum antara anak laki-laki dan perempuan (p = 0,025), dengan rerata kadar besi serum pada anak laki-laki lebih rendah dibandingkan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa status zat besi pada anak di wilayah pertambangan tidak sekadar terpengaruh faktor nutrisi dan pertumbuhan, namun juga berpotensi berkaitan dengan paparan lingkungan seperti merkuri yang dapat mengganggu metabolisme besi dan eritropoiesis.