Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN APLIKASI PROVINCIAL/ KABUPATEN ROAD MANAGEMENT SYSTEM (PKRMS) PADA KEGIATAN PRESERVASI JALAN DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT ARMAYADI, ARMAYADI; YAMIN, AHMAD; DHARMAWANSYAH, DEDY
GANEC SWARA Vol 17, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v17i4.651

Abstract

The database-based one data management policy is used by the West Sumbawa Regency DPUPR community development sector, especially for road infrastructure. Apart from that, the high percentage of unsatisfactory district roads in West Sumbawa shows the need for good management planning to facilitate decision making in implementing district road preservation in West Sumbawa. Through this study, the type and volume of damage to roads and complementary buildings and supporting facilities can be detected early so that immediate treatment can be carried out. This research aims to describe the application of the Provincial/District Road Management System (PKRMS) application. The data presented in this research is field data obtained from the work results (output) of the PKRMS application as a media/tool for conducting road condition surveys as part/item of district road preservation/maintenance activities in West Sumbawa. This research design uses a qualitative method with a survey approach using the Privincial/District Road Management System (PKRMS) application. The results of the research show that the current performance conditions of district roads in West Sumbawa are still far from ideal. This is because several roads have not been 100% treated with preservation. So the program recommendation is periodic maintenance and routine maintenance
PENGARUH PENAMBAHAN VARIASI CACAHAN LIMBAH KARET BAN SEPEDA MOTOR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Hermansyah; Dedy Dharmawansyah; Afri Budianto
J-CENTAL Vol 1 No 1 (2023): Edisi 1
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang umum digunakan dalam dunia konstruksi. Hal ini dikarenakan beton memiliki kelebihan mudah dalam pengerjaan, kuat tekan tinggi, dan memliki nilai ekonomis dalam pembuatan dan perawatan. Seiring perkembangan teknologi betonpun harus berinovasi, salah satu inovasi pada beton yaitu dengan menambahkan material lain kedalam beton. Dalam penelitian ini menambahkan cacahan karet sebagai bahan tambah pada campuran beton dengan harapan dapat memperbaiki mutu beton sehingga memungkinkan untuk meningkatkan kuat tekan dan nilai modulus elastisitas beton. Jadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan cacahan karet terhadap kuat tekan beton. Pada penelitian ini menggunakan SNI 03-2843-2000. Bahan tambah cacahan karet yang digunakan yaitu karet limbah ban dalam kendaraan yang dicacah dengan cara manual, ukuran cacahan lolos saringan 4,75 mm dengan variasi 0%, 1%, 2%, dan 3% sebanyak 6 sampel pervariasi. Hasil pengujian menunjukan kuat tekan optimum didapat pada variasi 2% dengan nilai rata-rata sebesar 28,478 MPa, kuat tekan meningkat sebesar 21,54% dari nilai kuat tekan beton normal. Ini disebabkan oleh sebaran cacahan karet mengisi rongga pada beton dengan baik. Untuk nilai modulus tertinggi didapat pada variasi 2% dengan nilai modulus sebesar 25.081 MPa dan meningkat 11,42% terhadap beton normal dengan nilai modulus sebesar 22.217 MPa.
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN ALTERNATIF PENANGANANNYA PADA TIMBUNAN OPRIT JEMBATAN LABU SAWO SUMBAWA Ariansyah, Yopi; Dharmawansyah, Dedy; Mawardin, Adi
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 November 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v11i2.26923

Abstract

Analisis stabilitas lereng pada timbunan oprit merupakan salah satu persyaratan penting untuk mengetahui kestabilan konstruksi sebelum beroperasi. Ketelitian dalam analisis ini akan memberikan perkiraan awal terhadap keandalan lereng dan juga langkah penanganan yang tepat ketika lereng dianggap tidak stabil. Timbunan oprit pada jembatan Labu Sawo mempunyai ketinggian sekitar 9.7 m dengan kemiringan lereng sebesar 28. Dengan kondisi lapangan seperti ini, maka perlu dilakukan analisis stabilitas lereng untuk mengetahui potensi deformasi dan juga kestabilan lereng timbunan pada lokasi tersebut melalui representasi angka keamanan. Pada penelitian ini digunakan metode Fellenius dan elemen hingga (menggunakan software Plaxis) untuk mengecek stabilitas lereng. Alternatif perkuatan lereng timbunan yang digunakan adalah minipile beton bertulang dan geotextile. Dari masing-masing alternatif perkuatan, dihitung angka keamanan dan kemudian disimpulkan jenis perkuatan yang tepat untuk digunakan pada timbunan oprit. Spesifikasi minipile beton bertulang yang digunakan adalah dimensi 18 cmx18 cm dan geotextile tipe kalseph synthetics dengan kuat tarik sebesar 120 kN/m2. Berdasarkan hasil perhitungan, lereng pada timbunan oprit pada kondisi eksisting diperoleh angka keamanan sebesar 0,95 dengan perhitungan manual dan sebesar 0.99 dengan bantuan software Plaxis. Dengan angka keamanan ini, maka lereng perlu dilakukan perkuatan. Angka keamanan dengan perkuatan minipile beton bertulang diperoleh sebesar 1,31 dan angka keamanan dengan perkuatan geotextile diperoleh sebesar 1,53. Mengacu pada hasil ini, jenis perkuatan yang tepat untuk diterapkan pada timbunan oprit Jembatan labu Sawo adalah perkuatan geotextile dengan pertimbangan memiliki angka keamanan yang relatif lebih besar dari pada minipile beton bertulang, kehandalan jangka panjang geotextile pada lokasi yang dekat dengan pesisir jauh lebih baik, harga material yang ekonomis, ketersediaan material, kemudahan dalam pemasangan maupun transportasi menuju lokasi.
EFISIENSI KERAPATAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN SUMBAWA Lismula, Adi Mustikatari; Dharmawansyah, Dedy; Mawardin, Adi; Susilawati, Tri
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Mei 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v10i1.19122

Abstract

Curah hujan pada umumnya tidak merata disuatu wilayah, hal ini berimbas pada penyebaran hujan yang juga tidak seragam sehingga mempengaruhi perancangan keteknikan dimasa mendatang di suatu wilayah. Kabupaten Sumbawa sebagai daerah dengan kondisi topografi yang berbukit juga mengalami ketidakseragaman penyebaran hujan sehingga untuk mengetahui konsistensi data curah hujan ini, maka digunakan metode Kagan-Rodda dengan luaran berupa titik-titik stasiun hujan yang optimum dalam mewakili suatu wilayah di Kabupaten Sumbawa. Sedangkan metode untuk menguji konsistensi data dengan metode Rescaled Adjusted Partial Sums (RAPS). Hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien variasi (Cv) adalah 24,1, untuk kesalahan ijin 3% dibutuhkan 64 stasiun baru dengan panjang segitiga Kagan 10,8 km, sedangkan untuk kesalahan ijin 5% dibutuhkan 23 stasiun baru dengan panjang segitiga Kagan 17,8 km
Implementation of the Sanitation Hygiene Policy at the Taliwang Slaughterhouse (RPH) West Sumbawa Regency as a Requirement for Healthy Meat Production Azmy, Isnia Nurul; Yamin, Ahmad; Dharmawansyah, Dedy
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7555

Abstract

Slaughterhouses (RPH) must be able to provide safe, healthy, whole and halal (ASUH) meat for the community and implement hygiene and sanitation in every process. The aim of this research is to describe the implementation of sanitation hygiene policies at the Taliwang RPH as a requirement for healthy meat to be consumed by the community. Observations on the implementation of sanitation hygiene policies at the Taliwang RPH were carried out through a process of interviews, observation and documentation with informants with four key variables that influence the success of policy implementation, namely communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The results show that the communication that has been built from policy makers to implementers in the field is clear and has been running well with sufficient human resources, but non-human resources such as budget and facilities are still limited. The disposition variable related to attitudes shows that each party supports and provides a positive attitude towards the policy. Meanwhile, regarding the bureaucratic structure, this policy has been supported by the availability of SOPs as a guide to ensure policies are implemented systematically.
Analisis kestabilan Lereng Batuan Jalan Raya Alas Mata Air Tawar dengan Metode RMR (Rock Mass Rating) dan Analisis Kinematika Afrilia, Helda; Hayatuzzahra, Sayidatina; Dharmawansyah, Dedy
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 3 (2023): July 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i3.16188

Abstract

Kestabilan lereng penting untuk keamanan serta keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitaran lereng terlebih kestabilan lereng yang terletak di samping jalan raya. Lokasi penelitian berada di Jalan Raya Alas Mata Air Tawar Alas – Sumbawa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas massa batuan, perlakuan yang dapat diterapkan serta potensi jenis longsor pada lereng. Lereng penelitian dibagi menjadi 3 scanline untuk menganalisis dengan metode RMR, analisis kinematika dan 1 bagian lereng yang dianalisis menggunakan metode. Kualitas masa batuan pada lereng penelitian dikategorikan dalam batuan cukup baik yang berpotensi mengalami longsor bidang sebesar 5,37% dan longsor baji sebesar 29,50%. Perlakuan yang dapat diterapkan terhadap lereng penelitian berupa penggunaan shotcrete dan roctbolt. Dikarenakan potensi longsor yang dikatakan masih kecil maka perlakuan shotcrete dan rockbolt dapat digantikan dengan cara melakukan perbaikan terhadap geometri lereng yaitu dengan mengurangi sudut kemiringan lereng.