Nurlaila Hidayati
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Program Asessmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD Negeri Senurus, Lombok Tengah Rahayu Praya Ningsih; Nurlaila Hidayati; Mohamad Mustari; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD Negeri Senurus, Lombok Tengah Tahun Ajaran 2024/2025, yang merupakan sekolah dasar di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses teknologi dan jaringan internet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, proktor, dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ANBK dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan komputer, dan cek sarana prasarana. Tahap pelaksanaan berjalan secara daring menggunakan ChromeBook dan aplikasi ExamBrowser, didukung peran teknisi dan proktor. Tahap evaluasi dilakukan untuk meninjau hambatan teknis yang terjadi, seperti gangguan server dan perangkat tidak stabil. Meskipun terdapat kendala, ANBK dapat dilaksanakan dengan cukup lancar berkat dukungan manajemen sekolah dan kesiapan semua pihak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur dan pelatihan teknis sebagai solusi untuk pelaksanaan ANBK di sekolah terpencil.
Implementasi Sistem Informasi Neo Fedeer Dalam Meningkatkan Kualitas Pelaporan Data Akademik di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram Nurlaila Hidayati; Mohamad Mustari; Dadi Setiadi; Asrin Asrin; Fahruddin Fahruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4980

Abstract

Pemanfaatan sistem informasi akademik menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan data di perguruan tinggi. Sistem yang terintegrasi mampu mendukung efisiensi, akurasi, dan konsistensi data akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Neo Feeder dalam meningkatkan kualitas pelaporan data akademik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ditentukan secara purposive sampling yang melibatkan operator akademik, admin program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Neo Feeder dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang berkelanjutan. Tahap perencanaan mencakup kesiapan infrastruktur, penyesuaian sistem, dan dukungan kebijakan. Tahap pelaksanaan meliputi proses input, validasi, dan sinkronisasi data yang terintegrasi. Tahap evaluasi menunjukkan peningkatan efisiensi kerja, akurasi, dan konsistensi data akademik. Keberhasilan implementasi didukung oleh pelatihan dan pendampingan teknis, dukungan institusi, serta kesiapan infrastruktur, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi masalah teknis, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, dan belum optimalnya koordinasi antarunit. Kesimpulannya, implementasi Sistem Informasi Neo Feeder berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelaporan data akademik, namun masih memerlukan optimalisasi pada aspek teknis, sumber daya manusia, dan koordinasi antarunit agar dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.