Zarkasi Zarkasi
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Lingkungan Belajar, Kinerja Guru dan Iklim Kebhinekaan Dalam Meningkatkan Daya Saing Sekolah Negeri di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat (SMPN 3 Lingsar dan SMPN 4 Lingsar) Zarkasi Zarkasi; Fahruddin Fahruddin; Muhamad Makki; Heri Hadi Saputra; Abdul Kadir Jaelani; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5012

Abstract

Peningkatan daya saing sekolah negeri memerlukan pengelolaan sekolah yang efektif melalui lingkungan belajar yang kondusif, kinerja guru yang optimal, dan iklim kebhinekaan yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen lingkungan belajar, manajemen kinerja guru, dan manajemen iklim kebhinekaan dalam meningkatkan daya saing sekolah negeri di SMPN 3 Lingsar dan SMPN 4 Lingsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, peserta didik, dan komite sekolah yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen lingkungan belajar dilakukan melalui perencanaan sarana dan prasarana, pengelolaan lingkungan sekolah yang kondusif, serta pemanfaatan media pembelajaran dan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran. Manajemen kinerja guru dilaksanakan melalui penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran aktif, supervisi akademik, evaluasi pembelajaran, serta pengembangan profesionalisme guru melalui pelatihan dan workshop. Sementara itu, manajemen iklim kebhinekaan dilakukan melalui penanaman nilai toleransi, pembentukan budaya sekolah yang inklusif, serta pelaksanaan berbagai kegiatan yang menumbuhkan sikap saling menghargai antar warga sekolah. Ketiga aspek tersebut mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi siswa, hubungan sosial yang harmonis, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sehingga memperkuat daya saing sekolah negeri di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat.