I Made Yudana
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Program Afirmasi Pagi, Kompetensi Pedagogik dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar IPA di SMP Widiatmika Putu Pradnya Paramitha; I Made Yudana; Anak Agung Gede Agung
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7803

Abstract

Studi berikut bertujuan untuk menganalisis dampak program afirmasi pagi dan kompetensi pedagogik guru pada motivasi belajar serta dampaknya pada hasil belajar IPA pelajar SMP Widiatmika, baik secara langsung maupun tidak lewat motivasi belajar sebagai variabel mediasinya. Populasi pada studi berikut ialah semua pelajar kelas VII, VIII, dan IX SMP Widiatmika tahun ajaran 2025/2026 sejumlah 346 pelajar. Penetapan sampel pada studi berikut memakai teknik proportional stratified random sampling, di mana banyaknya partisipan yang mencukupi persyaratan studi jumlahnya 205 pelajar. Data dianalisis melalui analisis kuantitatif melalui teknik analisis jalur (path analysis). Hasil studi memaparkan bahwasanya: (1) program afirmasi pagi dampaknya signifikan pada motivasi belajar dengan koefisien jalur β = 0,407 dan bobot sig p = 0,000; (2) kompetensi pedagogik guru dampaknya signifikan pada motivasi belajar dengan koefisien jalur β = 0,779 dan p = 0,000; (3) program afirmasi pagi dampaknya signifikan pada hasil belajar IPA dengan koefisien jalur β = 0,188, nilai t = 5,799 dan p = 0,000; (4) kompetensi pedagogik guru dampaknya signifikan pada hasil belajar IPA dengan koefisien jalur β = 0,286, bobot t = 5,976 dan p = 0,000; (5) motivasi belajar dampaknya signifikan pada hasil belajar IPA dengan koefisien jalur β = 0,619, nilai t = 11,681 dan p = 0,000; (6) program afirmasi pagi dampaknya tidak langsung pada hasil belajar IPA lewat motivasi belajar dengan bobot dampak tidak langsung senilai 0,251 dan dampak total senilai 0,439; serta (7) kompetensi pedagogik guru dampaknya tidak langsung pada hasil belajar IPA lewat motivasi belajar dengan bobot dampak tidak langsung senilai 0,482 dan dampak total senilai 0,768. Bersumber dari hasil kajian yang didapat, kesimpulannya memaparkan bahwa program afirmasi pagi dan kompetensi pedagogik guru memiliki dampak signifikan pada hasil belajar IPA, baik secara langsung maupun lewat motivasi belajar. Motivasi belajar terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang kuat dan dominan dalam memperkuat pengaruh program afirmasi pagi dan kompetensi pedagogik guru pada hasil belajar IPA siswa di SMP Widiatmika.
Peran Data Pokok Pendidikan dalam Pemetaan Kelinearitas Guru Muatan Lokal Bahasa Bali serta Seni Budaya pada Satuan Pendidikan Ni Putu Angara Wati; I Made Yudana; Ni Luh Gede Erni Sulindawati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dalam pemetaan kelinieritas guru muatan lokal Bahasa Bali dan Seni Budaya pada satuan pendidikan. Kelinieritas guru menjadi indikator penting dalam menjamin kualitas pembelajaran berbasis kearifan lokal, karena kesesuaian latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu berpengaruh langsung terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dokumen Dapodik dan kebijakan pendidikan daerah. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2020) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dapodik berperan strategis dalam menyediakan data valid mengenai distribusi guru, latar belakang pendidikan, serta kesesuaian bidang keahlian dengan mata pelajaran muatan lokal. Namun, tingkat kelinieritas guru masih rendah, di mana banyak guru yang ditugaskan mengajar Bahasa Bali dan Seni Budaya tidak memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara data Dapodik dan kebijakan pendidikan daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pemetaan kelinieritas guru. Keberadaan Dapodik tidak hanya mendukung tata kelola administrasi pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal melalui peningkatan kualitas pembelajaran.
Pemanfaatan Ruang GTK dalam Meningkatkan Efektivitas Supervisi Akademik Guru Musdarwinsyah; I Made Yudana; Ni Luh Gede Erni Sulindawati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7820

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam meningkatkan efektivitas supervisi akademik guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan berdasar studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik lebih efektif dilaksanakan saat instansi menerapkan penggunaan ruang GTK. Supervisi akademik ini juga berperan mengembangkan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran, pelaporan administrasi, dan lainnya. Meskipun demikian, penerapan penggunaan ruang GTK seiring dengan perkembangan tranformasi digital dunia pendidikan masih menghadapi kendala. Adapun kendala yang dihadapi seperti keterbatasan infrastruktur, sistem kebijakan manajerial, dan kecakapan pendidik dalam transformasi digital.
Pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai Wadah Pengembangan Profesional Guru dalam Manajemen Sekolah Ketut Aries Indrayani; I Made Yudana; Ni Luh Gede Erni Sulindawati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai wadah pengembangan profesional guru dalam konteks manajemen sekolah. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana platform digital ini mendukung peningkatan kompetensi guru, memperkuat budaya kolaborasi, serta menyediakan data terintegrasi bagi kepala sekolah dalam perencanaan dan evaluasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen kebijakan pendidikan. Data diperoleh dari sumber resmi Kemendikbudristek, jurnal pendidikan, serta laporan terkait transformasi digital di sektor pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Pendidikan, melalui layanan Ruang GTK, Rapor Pendidikan Daerah, dan Portal Satu Data, berperan penting dalam mendukung guru untuk belajar berkelanjutan, melakukan refleksi kompetensi, serta berbagi praktik baik melalui komunitas digital. Di sisi lain, kepala sekolah dapat memanfaatkan data terintegrasi untuk pengambilan keputusan berbasis bukti, sehingga manajemen sekolah menjadi lebih sistematis dan adaptif. Faktor pendukung implementasi meliputi kebijakan afirmatif Kemendikbud, akses teknologi, dan partisipasi aktif guru, sedangkan hambatan utama terletak pada keterbatasan literasi digital, infrastruktur di daerah 3T, serta resistensi sebagian guru terhadap perubahan.