Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Adsorption Kinetics and Isotherm of Crystal Violet by Carbon Modified with Magnetite (Fe3O4) and Triethoxyphenylsilane (TEPS) from Rubber Fruit Shell Nadya Syarifatul Fajriyah; Buhani Buhani; Suharso Suharso
Indonesian Journal of Chemistry Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.76201

Abstract

Rubber fruit shells-derived carbon (RC) modified with magnetite (MRC) and triethoxyphenylsilane (TEPS) (SRC) made from rubber fruit shells were used to adsorb crystal violet (CV) dye effectively. The RC was successfully modified by magnetite and TEPS, according to the characterization of the adsorbent utilizing Fourier transform infrared (FTIR) spectroscopy, X-ray diffraction (XRD), and scanning electron microscopy-energy-dispersive X-ray (SEM-EDX) showed that the RC was successfully modified by magnetite and TEPS. Several adsorption process parameters were investigated, and the ideal results were obtained with an adsorbent dose of 0.1 g, pH 10, contact time of 15 min, and initial concentration of CV 250 mg L−1. The MRC and SRC adsorption capacities are 71.43 and 69.93 mg g−1, respectively. The adsorption kinetics followed a pseudo-second-order model with MRC and SRC rate constants of 3.40 and 0.83 g mg−1 min−1, respectively. The Freundlich adsorption isotherm is suitable for CV dye adsorption using MRC and SRC with KF values are 1.36 and 1.76 mg g−1 L mg−1 which gives R2 0.943 and 0.932, respectively. These findings showed that the modified RC with magnetite and TEPS effectively removes the CV dye solution through the adsorption process.
Penggunaan Kadaver pada Praktikum Anatomi bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Zen, Suharno; Thamrin, Micko Martha; Fathurrohman, Ilham; Zakiyah, Miftahuz; Fajriyah, Nadya Syarifatul; Afgani, Maulana Al
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Juli 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v3i3.345

Abstract

The use of cadavers in practicums is an important and principle element in learning human anatomy. Cadavers as a tool in anatomy education help medical students to gain a concrete and three-dimensional understanding of the structure of the human body. By using cadavers, students can observe various body components, from the outer skin layer to internal organs such as blood vessels, nerves, muscles and other vital organs. Anatomy practicum involving the use of cadavers gives students a deeper understanding of spatial orientation and a three-dimensional understanding of human anatomy. This study aims to evaluate the use of cadavers in anatomy practicum for medical students. The method used is a literature study or narrative review which involves analysis of national and international journals related to the use of cadavers. The research results show that there are articles from national and international journals. The use of cadavers has proven to be the main method in studying anatomy that is able to provide medical students with an understanding of human anatomy in three dimensions. It is hoped that this review article can provide information regarding the use of cadavers in anatomy practicum for medical students. There is a need for other media in anatomy practicum or other anatomy learning media such as the use of Anatomage as a 3-dimensional (3D) visualization technology media.
Sosialisasi Minuman Susu Kurma Almond (Sukumon) sebagai Imun dan Asi Booster di Posyandu Nunggalrejo Punggur Lampung Tengah Zakiyah, Miftahuz; Thamrin, Micko Martha; Fajriyah, Nadya Syarifatul; Fathurrahman, Ilham; Zen, Suharno
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.4026

Abstract

Susu kurma almond (sukumon) merupakan minuman susu campuran buah kurma dan kacang almond yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan memperlancar produksi ASI bagi ibu menyusui. Dalam rangka memenuhi kebutuhan ini, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, cara membuat sukumon sebagai ASI booster dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Masyarakat yang berada di wilayah Dusun 4 Sindangsari, Desa Nunggalrejo, Punggur Lampung Tengah diketahui belum pernah membuat sukumon secara mandiri di rumah. Oleh karena itu, tim pengabdi tertarik untuk melakukan pelatihan pembuatan sukumon kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan sistem pertahanan diri/imun dan ASI booster serta nantinya dapat diaplikasikan secara mandiri.                Solusi yang ditawarkan kepada mitra pada kegiatan ini yaitu memberi pengetahuan tentang peningkatan sistem imun dan peningkatan ASI bagi ibu menyusui berbasis minuman sukumon serta pelatihan langsung pembuatan minuman sukumon. Dibagikan brosur tentang pembuatan sukumon. Luaran kegiatan pengabdian berupa Publikasi ilmiah pada Jurnal Sang Surya LPPM UM Metro, publikasi media massa, dan brosur TTG.
Inventarisasi Tanaman Herbal Berpotensi Sebagai Anti-Kanker, Anti-Mikroba Dan Imunomodulator Di Kota Metro Lampung Miftahuzzakiyah, Miftahuzzakiyah; Zen, Suharno; Fajriyah, Nadya Syarifatul; Adriani, Silvia; Fathurrahman, Ilham; Thamrin, Micko Martha
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i9.22047

Abstract

Kanker tetap menjadi penyebab utama kematian dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Kota Metro, dengan angka kejadian yang tercatat oleh Dinas Kesehatan relatif tinggi. Faktor yang berkontribusi antara lain penyakit infeksi dan penurunan imunitas, sementara keterbatasan dalam upaya pencegahan serta terapi pada stadium lanjut memperburuk permasalahan ini. Tanaman herbal banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan secara tradisional diyakini mampu mencegah inisiasi kanker, khususnya pada gejala awal seperti munculnya benjolan. Bukti penelitian sebelumnya juga mendukung potensinya sebagai imunomodulator, antimikroba, dan antikanker melalui mekanisme seperti penghambatan virus dan supresi karsinogenesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman herbal yang umum digunakan oleh masyarakat Kota Metro untuk pencegahan kanker dan peningkatan imunitas. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di lima kecamatan (Metro Pusat, Metro Timur, Metro Selatan, Metro Barat, dan Metro Utara) pada Februari hingga Juni 2025, dengan pengumpulan data melalui wawancara, survei terhadap 25 responden, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara luas memanfaatkan berbagai jenis tanaman herbal dengan aktivitas antimikroba, antikanker, dan imunomodulator, di antaranya Zingiber officinale, Curcuma zedoaria, Curcuma longa, Curcuma zanthorrhiza, Andrographis paniculata, Typhonium flagelliforme, Alpinia galanga, Allium sativum, Cymbopogon citratus, Annona muricata, Piper betle, Zingiber zerumbet, Cuminum cyminum, Citrus aurantifolia, Kaempferia galanga, Clitoria ternatea, Moringa oleifera, Phyllanthus urinaria, Curcuma aeruginosa, Camellia sinensis, dan Curcuma heyneana.
Analisis Kandungan Berbahaya Makanan Jajanan Pada Anak Sekolah Dasar Di Kota Metro Sebagai Potensi Penyakit Jangka Panjang Ilham Fathurrahman; Miftahuz Zakiyah; Nadya Syarifatul Fajriyah; Suharno Zen
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3779

Abstract

Anak-anak dan jajanan tidak dapat dipisahkan. Anak-anak memiliki kebiasaan mengonsumsi jajanan yang beresiko mengandung zat berbahaya. Kandungan zat berbahaya dalam makanan jajanan seperti formalin, pemanis buatan, serta zat karsinogen dapat menyebabkan penyakit jangka panjang pada anak SD seperti obesitas, diabetes dini, gangguan ginjal dan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan sakarin, aspartam, formalin, dan rhodamin B dalam jajanan anak Sekolah Dasar (SD) di Kota Metro serta mengidentifikasi risiko kesehatannya. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan survei di lima kecamatan di Kota Metro. Sebanyak 50 sampel jajanan (25 makanan dan 25 minuman) diuji menggunakan Rapid Test Kit untuk mendeteksi kandungan zat berbahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% sampel minuman positif mengandung sakarin, 33% positif mengandung aspartam, dan 71% sampel makanan positif mengandung formalin. Tidak ditemukan kandungan rhodamin B dalam sampel yang diuji. Konsumsi zat-zat yang berkepanjangan mampu menimbulkan kerusakan organ hati dan ginjal, serta berdampak pada metabolic anak. Maka dari itu, perlu dilakukan pengawasan yang ketat dan edukasi kepada pedagang, orang tua siswa, serta pihak sekolah dalam meningkatkan kesadaran bahaya jajanan yang mengandung zat aditif berbahaya.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Alami (Serai dan Kemangi) di SMA MUAD Kota Metro Fajriyah, Nadya Syarifatul; Zakiyah, Miftahuz; Fathurrahman, Ilham; Zen, Suharno
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4768

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Alami (Serai dan Kemangi) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk melalui pemanfaatan bahan alami lokal. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih tingginya kasus penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia, serta tingginya penggunaan bahan kimia sintetis dalam produk anti nyamuk yang berpotensi menimbulkan efek samping terhadap kesehatan dan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai penyakit akibat gigitan nyamuk dan bahaya penggunaan bahan kimia, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk alami berbahan dasar serai (Cymbopogon citratus) dan kemangi (Ocimum basilicum). Evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test, observasi aktivitas peserta, serta penyebaran kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 78% berdasarkan hasil post-test. Seluruh peserta mampu membuat produk spray alami dengan aroma yang khas, larutan stabil, dan kemasan menarik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan bahan alami yang ramah lingkungan serta menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan berbasis sains. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam  peningkatan literasi sains, kesadaran kesehatan lingkungan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam penerapan ilmu biomedis terapan.
Potensi Repellent Ekstrak Kulit Jeruk Lemon (Citrus limon Linn.) terhadap Nyamuk Aedes sp. Suharno Zen; Nadya Syarifatul Fajriyah; Ilham Fathurrahman; Miftahuz Zakiyah
Jurnal Sains Biomedis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sains Biomedis
Publisher : Prodi Sains Biomedis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biomedis.v1i1.8849

Abstract

Jeruk lemon (Citrus limon Linn.) merupakan tanaman dengan jenis kulit yang memiliki kandungan senyawa fitokimia yaitu flavonoid, terpenoid, tanin dan limonen yang dapat dimanfaatkan sebagai insektisida nabati. Kandungan senyawa kimia tersebut memiliki kemampuan untuk mortalitas nyamuk, dan berperan sebagai racun pernapasan serta racun perut bagi nyamuk tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak kulit jeruk lemon (Citrus limon Linn.) terhadap mortalitas nyamuk Aedes sp., serta mengetahui potensinya sebagai repellent. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dilakukan dengan menggunakan 3 perlakuan variasi dosis ekstrak kulit jeruk lemon (Citrus limon Linn.) yaitu 25%, 27,5%, dan 30% serta kontrol (+) dan (-). Pengumpulan data dilakukan dengan melihat dan mencatat mortalitas/kematian dari nyamuk Aedes sp. setelah diberikan perlakuan dan mengamati nyamuk yang hinggap pada tubuh mencit dan menghitung jumlah nyamuk yang hinggap menggunakan rumus Daya Proteksi. Data diuji statistik menggunakan Anava Satu Jalur dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian diperoleh nilai Fhitung˃Ftabel yaitu 0,484 pada taraf α=0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari masing-masing perlakuan. Dosis terbaik yang efektif yaitu dosis 30% dengan jumlah nyamuk mati sebanyak 50 ekor. Daya proteksi tertinggi pada konsentrasi 30% sebesar 97,3%, sedangkan daya proteksi terendah pada konsentrasi 25% sebesar 77,1%.
Vegetasi Pantai sebagai Apotek Alam: Keragaman Spermatophyta Berkhasiat Obat dan Peluang Pemanfaatannya Suharno Zen; Rinta Aprilia; Miftahuz Zakiyah; Nadya Syarifatul Fajriyah; Ilham Fathurrahman
Jurnal Sains Biomedis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sains Biomedis
Publisher : Prodi Sains Biomedis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biomedis.v1i1.8940

Abstract

One of the plant groups that dominate coastal vegetation is Spermatophyta, which not only has an ecological function as a coastal protector and erosion prevention, but also has great potential as a medicinal plant. This study aims to explore the diversity and potential of coastal vegetation plants as a source of natural medicine that can be used for traditional and modern medicine. In this study, identification of the types of plants that grow along the coast was carried out. The method used includes collecting plant samples, This type of research is descriptive. The method used is purposive sampling with the line transect technique. Determination of 3 locations as sampling stations at Tanjung Setia Krui Beach, West Lampung. Furthermore, the results of the inventory were identified using the Spermatophyta identification book. The research results found 11 plant species that have the potential as natural medicinal plants, namely kelapa (Cocos sp), sea pandan (Pandanus tectorius), ketapang (Terminalia catappa), tapak liman (Elephantopus scaber), beluntas (Pluchea indica), babandotan/bandotan (Ageratum conyzoides), waru (Hibiscus tiliaceus), krokot (Portulaca oleracea), ornamental beans (Arachis pintoi), butun or keben (Barringtonia asiatica) and katang (Ipomea pes-caprae). The Diversity Index (H’) of higher plants that make up coastal vegetation at Tanjung Setia Krui Beach is 1.061. So it is categorized as moderate, the Dominance Index (ID) of station 1 is 0.112, station 2 is 0.108, station 3 is 0.358. So it is categorized as low. This study provides knowledge about the potential for utilizing coastal vegetation plants as sustainable natural resources, the development of natural medicinal products, especially in the use of natural materials as an alternative treatment.
Potensi Air Liur Nyamuk sebagai Biomarker Diagnosis Infeksi Dengue Suharno Zen; Nadya Syarifatul Fajriyah; Ilham Fathurrahman; Miftahuz Zakiyah
Jurnal Sains Biomedis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sains Biomedis
Publisher : Prodi Sains Biomedis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biomedis.v1i1.8941

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus and transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. Early diagnosis is essential to reduce the severity and mortality rate of this infection. Recent studies have shown that mosquito saliva contains specific biomarkers that can be used to detect dengue infection non-invasively. This study uses a systematic literature review method, namely tracing and analyzing various scientific publications relevant to the topic of non-invasive diagnostics for dengue. The results of the study can be concluded that: that mosquito saliva has great potential as a source of biomarkers for non-invasive dengue diagnosis. This method can be a more effective and easily accessible solution, especially in dengue endemic areas. However, to increase its effectiveness, further research is needed in the aspects of developing biomarker-based diagnostic kits, validation in various epidemiological environments, integration of this method in the global health system and regulation of policy makers
Kajian Senyawa Aktif Tanaman Obat sebagai Agen Antihipertensi pada Kehamilan Nadya Syarifatul Fajriyah; Suharno Zen; Ilham Fathurrahman; Miftahuz Zakiyah
Jurnal Sains Biomedis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sains Biomedis
Publisher : Prodi Sains Biomedis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biomedis.v1i1.8949

Abstract

Hypertension during pregnancy is a major complication that poses significant risks to both maternal and fetal health. While pharmacological treatments are commonly used, their application is often limited due to potential adverse effects on fetal development, thereby necessitating safer alternative therapies, such as the use of medicinal plants. This study aims to examine the active compounds found in medicinal plants with antihypertensive potential and to evaluate their mechanisms of action within the context of pregnancy. A descriptive qualitative literature review was conducted by analyzing scientific articles published between 2010 and 2025 through databases such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. The review identified several plants, including Moringa oleifera, Zingiber officinale, Annona muricata, and Cymbopogon citratus, which contain bioactive compounds such as flavonoids, gingerol, acetogenins, and citral. These compounds contribute to blood pressure reduction through mechanisms such as vasodilation, antioxidant activity, diuretic effects, and inhibition of the angiotensin-converting enzyme (ACE). The findings suggest that these active compounds from medicinal plants have promising potential as safe antihypertensive agents during pregnancy; however, further large-scale clinical trials are necessary to confirm their long-term safety and efficacy