Arnia Ningsih Hamid
STIKes Surya Global Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh video edukasi pertolongan pertama luka bakar terhadap tingkat pengetahuan ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret Bantul Yogyakarta: The influence of first aid education videos burns on the level of knowledge of PKK Mothers in Trayeman Hamlet, Pleret Village, Bantul, Yogyakarta Arnia Ningsih Hamid; Niken Setyaningrum
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.54

Abstract

Latar belakang: Luka bakar merupakan cedera yang terjadi pada jaringan kulit atau jaringan lain yang disebabkan karena benda panas atau radiasi, radioaktivitas, listrik, gesekan atau terkena bahan kimia. Pertolongan pertama luka bakar adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan kehidupan dan mencegah tingkat keparahan luka bakar. Keberhasilan dalam melakukan pertolongan pertama dirumah dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pertolongan pertama luka bakar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh video edukasi pertolongan pertama luka bakar terhadap tingkat pengetahuan ibu PKK di Dusun Trayeman, Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 23 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Skor rata-rata pengetahuan sebelum diberikan edukasi sebesar 47,8 meningkat menjadi 91,3 setelah diberikan edukasi pertolongan pertama luka bakar. Perubahan skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah adalah 36,96. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p = 0.000. Simpulan: Terdapat pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap pengetahuan ibu tentang luka bakar pada ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta.
Edukasi kesiapsiagaan bencana di SDN 1 Pundong Bantul Yogyakarta: Disaster preparedness education at SDN 1 Pundong Bantul Yogyakarta Niken Setyaningrum; Arnia Ningsih Hamid; Hesti Damayanti; Sholikhul Huda; Ardhian Indra Darmawan; Suryati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.53

Abstract

Latar Belakang: Letusan gunung merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan dan dapat terjadi kapan saja tanpa memberikan peringatan. Kurangnnya kesiapsiagaan, menyebabkan anak berada dalam situasi krisis. Tingkat resiko bencana selain ditentukan oleh potensi bencana juga ditentukan oleh upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa, guru, dan masyarakat sekolah terhadap bencana alam serta mengoptimalkan fungsi sekolah sebagai pusat evakuasi dalam menghadapi bencana alam. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi dengan menggunakan media powerpoint, video animasi, dan alat praga gunung meletus, setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh siswa yang di laksanakan pada hari Rabu, 16 oktober 2024 di SDN 1 Pundong. Jumlah responden dalam kegiatan ini adalah 24 siswa. Kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab, media video dan demonstrasi selama 90 menit. Hasil: Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan rata-rata nilai pre-test siswa 86,25 dan setelahnya nilai post-test 95,83. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa meningkat menjadi 95,83. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media powerpoint, video animasi dan demonstrasi alat peraga gunung meletus efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bencana gunung meletus.