Syamsudhuha Saleh
Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Islam di Jepang, Pengaruh dan Perkembangan Islam di Abad Modern Aripuddin; Bahaking Rama; Syamsudhuha Saleh
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the development and influence of Islam in Japan in the modern era. Employing a qualitative approach through library research, the study analyzes the growth of Muslim communities, the adaptation of Islamic practices to Japanese culture, and their influence on social, educational, and economic spheres. The findings indicate that Islam in Japan has developed peacefully through globalization, migration, and academic interaction, while successfully adapting to local values such as tolerance and discipline. Despite challenges related to global stereotypes and limited public understanding, Islam in Japan continues to play a positive role as a moderate and inclusive minority religion in modern society. Penelitian ini membahas perkembangan dan pengaruh Islam di Jepang pada abad modern. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis dinamika pertumbuhan komunitas Muslim, adaptasi Islam terhadap budaya Jepang, serta pengaruhnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Jepang berkembang secara damai melalui globalisasi, migrasi, dan interaksi akademik, serta mampu beradaptasi dengan nilai-nilai lokal seperti toleransi dan kedisiplinan. Meskipun menghadapi tantangan berupa stereotip global dan keterbatasan pemahaman masyarakat, Islam di Jepang tetap menunjukkan peran positif sebagai agama minoritas yang moderat dan inklusif dalam konteks masyarakat modern.
Islam di Filipina, Perkembangan Islam dan Pengaruhnya di Era Modern Ramlianto; Agil Husain Abdullah; Syamsudhuha Saleh; Bahaking Rama
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines Islam in the Philippines by focusing on the development of Islam and its influence in the modern era. The study aims to analyze the historical dynamics of Islam, the role of Islamic education, and the social influence of Islam within the context of Muslim minority communities in the Philippines. A qualitative approach with a historical method was employed through library research. Data were analyzed using qualitative descriptive techniques by interpreting sources related to Islamic history, education, and thought in the Philippines. The findings indicate that Islam in the Philippines has developed in an adaptive and contextual manner through the strengthening of Islamic education, dynamic religious thought, and social and humanitarian activities. Islam plays a significant role in preserving religious identity while promoting social integration within modern Philippine society. AbstrakPenelitian ini membahas Islam di Filipina dengan fokus pada perkembangan Islam dan pengaruhnya di era modern. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika historis Islam, peran pendidikan Islam, serta pengaruh sosial Islam dalam konteks masyarakat Muslim minoritas di Filipina. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif-deskriptif dengan menafsirkan berbagai sumber terkait sejarah, pendidikan, dan pemikiran Islam di Filipina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Filipina berkembang secara adaptif dan kontekstual melalui penguatan pendidikan Islam, pemikiran keagamaan yang dinamis, serta aktivitas sosial dan kemanusiaan. Islam berperan penting dalam menjaga identitas keagamaan sekaligus mendorong integrasi sosial umat Islam di tengah masyarakat Filipina modern.
Bangkitnya Nasionalisme Islam Abad Ke-19 Rasihun; Syamsudhuha Saleh; Bahaking Rama
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the rise of Islamic nationalism in the nineteenth century as a response to Western colonialism, political decline in the Islamic world, and social inequality experienced by Muslim societies. The study aims to analyze the historical background, driving factors, and the role of Islam and key figures in shaping national consciousness. A qualitative approach with a historical research method was employed through library research. Data were analyzed using qualitative descriptive techniques involving heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The findings indicate that Islamic nationalism emerged as a collective consciousness grounded in Islamic values and manifested through da‘wah movements, socio-political organizations, and modern Islamic education. Islamic nationalism demonstrates a dynamic and contextual character and contributed significantly to the formation of Indonesian nationalism in the early twentieth century.AbstrakPenelitian ini mengkaji bangkitnya nasionalisme Islam pada abad ke-19 sebagai respons terhadap kolonialisme Barat, kemunduran politik dunia Islam, serta ketimpangan sosial yang dialami umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang historis, faktor pendorong, serta peran Islam dan tokoh-tokoh pergerakan dalam membentuk kesadaran kebangsaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif-deskriptif dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasionalisme Islam berkembang sebagai kesadaran kolektif berbasis nilai-nilai keislaman yang diwujudkan melalui gerakan dakwah, organisasi sosial-politik, dan pendidikan Islam modern. Nasionalisme Islam memiliki karakter dinamis dan kontekstual, serta berkontribusi signifikan terhadap pembentukan nasionalisme Indonesia pada awal abad ke-20.
Islam di Belanda: Awal Masuknya, Pengaruh Islam dan Perkembangannya Saiyed Mahmuddin Assaqqaf; Syamsudhuha Saleh; Bahaking Rama
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the initial entry of Islam into the Netherlands, its influence, and its development in the modern era. The research employs a qualitative approach using a library research method by analyzing relevant academic literature. The findings indicate that Islam entered the Netherlands through colonial encounters and migration processes, later developing through the establishment of religious and educational institutions. Despite challenges such as integration issues and Islamophobia, Islam in the Netherlands has demonstrated adaptability and contributed to multicultural society. This study highlights that Islam possesses the capacity to coexist and develop peacefully within non-Muslim societies through moderate and dialogical approaches. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji awal masuknya Islam di Belanda, pengaruh Islam, serta dinamika perkembangannya dalam konteks modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam masuk ke Belanda melalui jalur kolonialisme dan migrasi, kemudian berkembang melalui pembentukan institusi keagamaan dan pendidikan. Meskipun menghadapi tantangan integrasi dan Islamofobia, Islam di Belanda mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam kehidupan masyarakat multikultural. Penelitian ini menegaskan bahwa Islam memiliki kapasitas untuk berkembang secara damai di lingkungan non-Muslim melalui pendekatan moderat dan dialogis. Islam in the Netherlands, colonialism, migration, Islamic education, multicultural society
Sejarah Peradaban Islam di Turki Fahmi Jalaluddin; Nurkhalishah; Syamsudhuha Saleh; Bahaking Rama
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 2 Februari 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the history of Islamic civilization in Turkey by analyzing the development of the Ottoman Empire and its transformation into the modern era. The research employs a qualitative method using a historical approach and library research. Data were collected from relevant scholarly literature and academic journals discussing Islamic history in Turkey, particularly in political, educational, and cultural aspects. Data analysis was conducted using a descriptive-analytical technique by interpreting historical events based on their periodization. The findings reveal that the Ottoman Empire played a central role in establishing a powerful and globally influential Islamic civilization. The integration of Islamic values into governance, legal systems, and educational institutions was a key factor in the advancement of Islamic civilization in Turkey. Despite the decline of the Ottoman Empire and the implementation of secularization policies during the Republican era, Islamic values have continued to persist within Turkey’s social and cultural life. This study concludes that Islamic civilization in Turkey demonstrates a dynamic and adaptive character in responding to historical changes.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah peradaban Islam di Turki dengan menelaah perkembangan Dinasti Turki Usmani hingga transformasi menuju era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah dan studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur dan jurnal ilmiah yang relevan dengan sejarah Islam di Turki, khususnya yang membahas aspek politik, pendidikan, dan kebudayaan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengkaji peristiwa sejarah berdasarkan periodisasi perkembangan peradaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Turki Usmani memainkan peran sentral dalam membangun peradaban Islam yang maju dan berpengaruh secara global. Integrasi antara nilai-nilai Islam dan sistem pemerintahan, hukum, serta pendidikan menjadi faktor utama kejayaan peradaban Islam di Turki. Meskipun mengalami kemunduran dan sekularisasi pada era Republik Turki, nilai-nilai Islam tetap bertahan dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa peradaban Islam di Turki bersifat dinamis dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Islam di Perancis, Perkembangannya Sampai Masa Modern Abd. Haris; Syamsudhuha Saleh; Bahaking Rama
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 2 Februari 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the development of Islam in France up to the modern period and the dynamics surrounding it from historical, social, and intellectual perspectives. This research employs a qualitative approach using library research by analyzing relevant books and academic journal articles. The findings reveal that Islam in France has developed through a long process shaped by migration and colonial history, while facing challenges related to secularism and cultural pluralism. The renewal of Islamic thought and the modernization of Islamic education have become key strategies in maintaining the existence and relevance of Islam in modern France. This study concludes that Islam in France functions not only as a religious identity but also as an integral part of contemporary global civilization.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan Islam di Perancis hingga masa modern serta dinamika yang menyertainya dalam konteks sejarah, sosial, dan intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis terhadap buku dan artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Perancis berkembang melalui proses migrasi dan sejarah kolonial yang panjang, serta mengalami tantangan dalam konteks sekularisme dan pluralitas masyarakat Barat. Pembaharuan pemikiran Islam dan modernisasi pendidikan Islam menjadi strategi penting dalam mempertahankan eksistensi dan relevansi Islam di Perancis. Penelitian ini menegaskan bahwa Islam di Perancis tidak hanya berperan sebagai identitas keagamaan, tetapi juga sebagai bagian integral dari dinamika peradaban modern.
Perkembangan Orientalisme dan Oksidentalisme Muzakkir; Syamsudhuha Saleh; Bahaking Rama
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 2 Februari 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the development of Orientalism and Occidentalism within the context of East–West relations and their implications for Islamic studies. This research employs a qualitative approach using library research methods, incorporating historical, philosophical, and discourse analyses. The findings indicate that Orientalism evolved from theological and colonial interests into a systematic academic discipline, yet it still contains ideological dimensions in its representation of Islam. Occidentalism emerged as an epistemological response to Western dominance and seeks to establish intellectual equality between the East and the West. The relationship between the two is dialectical, not merely confrontational but also dialogical. This study emphasizes the importance of understanding Orientalism and Occidentalism critically and proportionally within the context of globalization and contemporary Islamic studies.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan orientalisme dan oksidentalisme dalam konteks hubungan Timur dan Barat serta implikasinya terhadap studi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis historis, filosofis, dan wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientalisme berkembang dari kepentingan teologis dan kolonial menjadi kajian akademik yang sistematis, namun tetap mengandung dimensi ideologis dalam merepresentasikan Islam. Oksidentalisme muncul sebagai respons epistemologis terhadap dominasi Barat dan berupaya membangun kesetaraan intelektual. Hubungan keduanya bersifat dialektis, tidak hanya konfrontatif tetapi juga dialogis. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami orientalisme dan oksidentalisme secara kritis dan proporsional dalam konteks globalisasi dan perkembangan studi Islam kontemporer.