Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effect of Project-Based Learning Model and Canva Application on Motivation and Learning Interest of Elementary School Students in Bunaken Subdistrict in Indonesian Language Learning Denysa Anthonia Caroles; Mersty E. Rindengan; Widdy H.F. Rorimpandey
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 3 April 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education in the era of globalization and the Industrial Revolution 4.0 requires innovative learning approaches that not only emphasize content mastery but also foster 21st-century skills, such as critical thinking, creativity, collaboration, and communication. However, in practice, students' motivation and interest in learning particularly in Indonesian language subjects remain relatively low due to monotonous and less engaging teaching methods. This study aims to examine the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model combined with the use of the Canva application on students' motivation and interest in learning Indonesian in public elementary schools in Bunaken District, Manado City. This research employs a quantitative approach with an experimental design. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation, and analyzed using appropriate statistical techniques. The results indicate that the implementation of Project-Based Learning integrated with Canva has a positive and significant effect on students' motivation and learning interest. Students become more actively involved, creative, and enthusiastic in participating in the learning process. Additionally, the use of Canva as a visual learning medium enhances students' ability to express ideas and produce meaningful learning outputs. In conclusion, the integration of Project-Based Learning and digital media such as Canva can create more engaging, meaningful, and student-centered learning experiences. This approach is recommended as an innovative strategy for improving the quality of Indonesian language learning in elementary schools, particularly in increasing students' motivation and interest. Keywords: Project-Based Learning, Canva, learning motivation, learning interest, Indonesian language learning.
Penerapan Model Project Based Learning (Pjbl) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Tentang Perubahan Wujud Benda di Kelas IV SD Negeri Kopiwangker Patricia Manaroinsong Manaroinsong; Mersty E. Rindengan; Fonny Katili
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi perubahan wujud benda melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Model PjBL dipilih karena dapat mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran melalui proyek yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Kopiwangker sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, hasil belajar siswa mencapai rata-rata nilai 65%, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 85%. Rata-rata nilai siswa meningkat, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa pada materi perubahan wujud benda.
Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman di Kelas Iv SD GMIM III Tomohon Hengki Setiawan Ndruru; Mersty E. Rindengan; Magdalena J. Kaunang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.186

Abstract

Hengki Setiawan Ndruru.2026. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui model pembelajaran think – pair – share di kelas IV SD GMIM III Tomohon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada sekelompok subjek yang di teliti dan mengamati tingkat keberhasilan akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan tahap tindakan yang digunakan adalah model penelitian Kemmis dan Mc Taggart yaitu 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (action), 3) observasi (Observing), dan 4) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara hasil observasi dan tes melalui lembar evaluasi. siklus I dimana hasil keterampilan membaca pemahaman sebesar 54,28% sedangkan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi sebesar 45,05% dan meningkat pada siklus II dimana hasil keterampilan membaca pemahamn meningkat sebesar 77,16% dan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi meningkat sebesar 77,64%. Ini meningkat secara signifikan dan berhasil mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think-Pair-Share dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada materi informasi dalam cerita di kelas IV SD GMIM III Tomohon dengan model pembelajaran Think-Pair-Share membantu siswa lebih aktif dalam prose pembelajaran.
Penerapan Model Project Based Learning (Pjbl) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Tentang Perubahan Wujud Benda di Kelas IV SD Negeri Kopiwangker Patricia Manaroinsong Manaroinsong; Mersty E. Rindengan; Fonny Katili
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi perubahan wujud benda melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Model PjBL dipilih karena dapat mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran melalui proyek yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Kopiwangker sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, hasil belajar siswa mencapai rata-rata nilai 65%, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 85%. Rata-rata nilai siswa meningkat, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa pada materi perubahan wujud benda.
Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman di Kelas Iv SD GMIM III Tomohon Hengki Setiawan Ndruru; Mersty E. Rindengan; Magdalena J. Kaunang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.186

Abstract

Hengki Setiawan Ndruru.2026. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui model pembelajaran think – pair – share di kelas IV SD GMIM III Tomohon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada sekelompok subjek yang di teliti dan mengamati tingkat keberhasilan akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan tahap tindakan yang digunakan adalah model penelitian Kemmis dan Mc Taggart yaitu 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (action), 3) observasi (Observing), dan 4) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara hasil observasi dan tes melalui lembar evaluasi. siklus I dimana hasil keterampilan membaca pemahaman sebesar 54,28% sedangkan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi sebesar 45,05% dan meningkat pada siklus II dimana hasil keterampilan membaca pemahamn meningkat sebesar 77,16% dan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi meningkat sebesar 77,64%. Ini meningkat secara signifikan dan berhasil mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think-Pair-Share dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada materi informasi dalam cerita di kelas IV SD GMIM III Tomohon dengan model pembelajaran Think-Pair-Share membantu siswa lebih aktif dalam prose pembelajaran.
Kontribusi Kearifan Lokal Minahasa Terhadap Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Mersty E. Rindengan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kearifan lokal Minahasa dalam mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik di salah satu sekolah dasar yang berada di wilayah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bertahap melalui proses pengelompokan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan penerapan triangulasi sebagai upaya menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Minahasa, seperti mapalus sebagai wujud gotong royong, falsafah si tou timou tumou tou sebagai prinsip saling memanusiakan, serta nilai toleransi, tanggung jawab, kerja keras, dan kepedulian sosial, telah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah. Implementasi nilai-nilai tersebut mampu membentuk karakter peserta didik yang lebih disiplin, peduli terhadap lingkungan sosial, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan baik. Selain itu, penerapan kearifan lokal juga berperan dalam memperkuat identitas budaya peserta didik di tengah pengaruh globalisasi. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Minahasa merupakan pendekatan yang kontekstual dan efektif untuk diterapkan di sekolah dasar
Keterlibatan Kearifan Budaya Lokal Minahasa Terhadap Pembinaan Nilai dan Sikap di Sekolah Dasar Mersty E. Rindengan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan kearifan budaya lokal Minahasa dalam mendukung penguatan pembentukan nilai dan sikap peserta didik pada jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik di salah satu sekolah dasar yang berlokasi di wilayah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, serta telaah dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara bertahap melalui kegiatan pengkodean dan pengelompokan data, penyajian data, serta penarikan simpulan, dengan penerapan triangulasi sebagai upaya untuk menjamin keabsahan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan budaya lokal Minahasa, seperti mapalus sebagai bentuk kerja sama, falsafah si tou timou tumou tou sebagai prinsip saling menghargai dan memanusiakan sesama, serta nilai toleransi, tanggung jawab, etos kerja, dan kepedulian sosial, telah diimplementasikan dalam aktivitas pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di sekolah. Penerapan nilai-nilai tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya karakter peserta didik yang lebih disiplin, peduli terhadap lingkungan sosial, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama secara efektif. Selain itu, integrasi kearifan budaya lokal juga memperkuat jati diri dan identitas budaya peserta didik di tengah arus globalisasi. Dengan demikian, pembentukan nilai dan sikap berbasis kearifan budaya lokal Minahasa dapat dinilai sebagai pendekatan yang kontekstual dan efektif untuk diterapkan di sekolah dasar.