Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sains pada Siswa Kelas V SD GMIM III Tomohon Fransisca G. Palendeng; Amiana M. Mogot; Magdalena Kaunang; Fransisca Korompis; Yusak Ratunguri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.106 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6320162

Abstract

This study aims to improve learning outcomes and improve teaching and learning activities in science learning about the force of gravity. For this purpose, the researchers studied more deeply about the application of the Jigsaw model in gravity science subjects to improve learning outcomes for fifth grade students of SD GMIM III Tomohon. The research method used is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, consisting of 4 stages, namely planning, action, observation, and reflection. data collection through observation sheets and tests. This research is said to be successful if it reaches the success indicator with 80% completeness. Student learning outcomes in science subjects on the gravity force material, have increased after being implemented using the Jigsaw learning model. In the first cycle the results achieved were 58% and in the second cycle the results were 86%. So in conclusion, with the application of the Jigsaw model, there was an increase in the learning outcomes of fifth graders at SD GMIM III Tomohon.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Strategi Peer Lessons Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV Sekolah Dasar Magdalena Kaunang; Risal M. Merentek
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 7 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7827276

Abstract

The purpose of this study is to improve speaking skills using Peer Lessons Learning Strategies for students in grade IV of GMIM Pineleng Elementary School. The research method used is the Kemis and Mc.Taggart model classroom action research. The research was carried out in 2 cycles and each cycle consisted of 4 stages, namely: planning, implementation, observation and reflection. The data collection technique in this study was through tests carried out by asking questions in writing to all students, using Student Worksheets and Assessment Sheets. The data analysis technique obtained from the teaching and learning process is characterized by an increase in Indonesian language learning outcomes, namely 75% and is calculated using the Minimum Completeness Criteria formula. The results showed that student learning outcomes using Peer Lessons learning strategies in Indonesian subjects. Before the action was taken, only 12 students or (40%) were completed, while 18 students or (60%) were still incomplete. After the first cycle of action, 20 students (66%) achieved completeness and 10 students (34%). After the second cycle of action, 26 students (84%) had completed and 4 (14%). In conclusion, the Peer Lessons Learning Strategy can improve students' speaking skills in Indonesian language class IV at GMIM Pineleng Elementary School.
Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas IV SD Inpres Perumnas Uluindano Tomohon Toisi, Dyah Putri Cahyani; Rorimpandey, Widdy H.; Kaunang, Magdalena J.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11353072

Abstract

This research aims to improve the Indonesian language learning outcomes of class IV students at Perumnas Uluindano Tomohon through a problem based learning model on the sub-theme Me and My Dreams, a classroom action research method, which consists of planning, implementation, observation, reflection. The research subjects were fourth grade students at SD Inpres Perumnas Uluindano. Data analysis techniques are tests and observations. The research results showed that the achievement in cycle I was 58.5% and in cycle II the results achieved were 84.5%. It can be concluded that the application of the problem based learning model can improve student learning outcomes in Indonesian language subjects in the material Me and My Dreams which can be seen in student learning outcomes in cycle I only reaching 58.5% so it does not meet the KKM and increases in cycle II to 84 .5% so that it meets the KKM criteria
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas IV SDN Inpres Pinabetengan Hot Mian Barimbing; Mersty E Rindengan; Magdalena J Kaunang
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.380

Abstract

Hotmian Barimbing (2026) telah melakukan penelitian berjudul "Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas IV SDN Inpres Pinabetengan". Studi ini merupakan bagian dari Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Manado, dengan bimbingan dari Dr. Mersty E. Rindengan, M.Pd. (Pembimbing I) dan Dr. Magdalena J. Kaunang, M.Pd. (Pembimbing II). Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengoptimalkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV SDN Inpres Pinabetengan melalui implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Metodologi yang diaplikasikan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus secara sistematis mencakup fase perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Partisipan dalam studi ini adalah 14 siswa kelas IV SDN Inpres Pinabetengan. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik observasi dan instrumen tes hasil belajar. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dengan mengacu pada persentase ketuntasan belajar secara klasikal. Temuan studi mengindikasikan bahwa persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I tercatat sebesar 64%, kemudian mengalami peningkatan signifikan menjadi 86% pada siklus II. Peningkatan kumulatif sebesar 22% ini mengonfirmasi pencapaian kriteria ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa implementasi model Project Based Learning (PjBL) menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam memfasilitasi peningkatan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV SDN Inpres Pinabetengan.
Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman di Kelas Iv SD GMIM III Tomohon Hengki Setiawan Ndruru; Mersty E. Rindengan; Magdalena J. Kaunang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.186

Abstract

Hengki Setiawan Ndruru.2026. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui model pembelajaran think – pair – share di kelas IV SD GMIM III Tomohon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada sekelompok subjek yang di teliti dan mengamati tingkat keberhasilan akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan tahap tindakan yang digunakan adalah model penelitian Kemmis dan Mc Taggart yaitu 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (action), 3) observasi (Observing), dan 4) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara hasil observasi dan tes melalui lembar evaluasi. siklus I dimana hasil keterampilan membaca pemahaman sebesar 54,28% sedangkan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi sebesar 45,05% dan meningkat pada siklus II dimana hasil keterampilan membaca pemahamn meningkat sebesar 77,16% dan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi meningkat sebesar 77,64%. Ini meningkat secara signifikan dan berhasil mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think-Pair-Share dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada materi informasi dalam cerita di kelas IV SD GMIM III Tomohon dengan model pembelajaran Think-Pair-Share membantu siswa lebih aktif dalam prose pembelajaran.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen di Kelas IV SD Katolik 1 Woloan Magdalena F. Kaunang; Steven Mandey; Handayani Velina Sihotang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas IV SD Katolik 1 Woloan melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV yang terdiri atas 11 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes keterampilan menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa secara signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 66,24% dengan ketuntasan klasikal sebesar 36%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 85,4% dengan ketuntasan klasikal sebesar 96%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa melalui pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas IV SD Negeri Tempok Regina Aurelia Mangundap; Meyske Rinny Liando; Magdalena J. Kaunang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Negeri Tempok. Melalui model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmid dan Mc. Taggrat yang terdiri dari 4 tahap yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan/Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Teknik analasis data menggunakan rumus ketuntasan belajar. Pada siklus I memperoleh 73,6% dan presentase ketuntasan belajar siswa yaitu 60% dengan kriteria belum tuntas dan meningkat pada siklus II dengan dengan nilai rata-rata siswa menjadi 88,1% dan presentase ketuntasan belajar mencapai 100% dengan kriteria tuntas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis menulis cerita pendek siswa kelas IV SD Negeri Tempok.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjbl) Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi di Kelas III SD Katolik St. Theresia Passo Seila Thita Welang; Non Norma Monigir; Magdalena J. Kaunang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas III SD Katolik St. Theresia Passo. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tahap perencanaan, peneliti menyusun perangkat pembelajaran, menentukan materi, menyiapkan proyek menulis puisi, serta menyusun instrumen penelitian. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL) melalui kegiatan pembelajaran yang berpusat pada proyek penulisan puisi. Pada tahap observasi, peneliti mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran serta mengumpulkan data hasil belajar siswa. Selanjutnya, tahap refleksi dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan tindakan dan merencanakan perbaikan pada siklus berikutnya. Subjek penelitian berjumlah 9 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data untuk hasil tes menggunakan rumus ketuntasan belajar klasikal sedangkan pada hasil observasi siswa dan guru menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa pada ranah psikomotorik yang diukur melalui hasil proyek. Pada siklus I, keterampilan menulis puisi siswa mencapai 66,66%. Setelah dilakukan perbaikan berdasarkan hasil refleksi, pada siklus II keterampilan menulis puisi siswa meningkat menjadi 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas III SD Katolik St. Theresia Passo.
Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman di Kelas Iv SD GMIM III Tomohon Hengki Setiawan Ndruru; Mersty E. Rindengan; Magdalena J. Kaunang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.186

Abstract

Hengki Setiawan Ndruru.2026. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman melalui model pembelajaran think – pair – share di kelas IV SD GMIM III Tomohon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada sekelompok subjek yang di teliti dan mengamati tingkat keberhasilan akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan tahap tindakan yang digunakan adalah model penelitian Kemmis dan Mc Taggart yaitu 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (action), 3) observasi (Observing), dan 4) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara hasil observasi dan tes melalui lembar evaluasi. siklus I dimana hasil keterampilan membaca pemahaman sebesar 54,28% sedangkan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi sebesar 45,05% dan meningkat pada siklus II dimana hasil keterampilan membaca pemahamn meningkat sebesar 77,16% dan hasil penilaian membaca pemahaman melalui lembar evaluasi meningkat sebesar 77,64%. Ini meningkat secara signifikan dan berhasil mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think-Pair-Share dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada materi informasi dalam cerita di kelas IV SD GMIM III Tomohon dengan model pembelajaran Think-Pair-Share membantu siswa lebih aktif dalam prose pembelajaran.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen di Kelas IV SD Katolik 1 Woloan Magdalena F. Kaunang; Steven Mandey; Handayani Velina Sihotang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas IV SD Katolik 1 Woloan melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV yang terdiri atas 11 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes keterampilan menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa secara signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 66,24% dengan ketuntasan klasikal sebesar 36%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 85,4% dengan ketuntasan klasikal sebesar 96%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa melalui pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.