Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Tanaman Kakao Menggunakan Metode Forward Chaining Angraini Syahputri; Mira Wiliyanti; Shilvani Laratika Hawia; Kelvin Yudistira; Farel Hansah Fradana; Anggraeni Agustin Muris
Komputer dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2025): Komputer dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas penting dalam sektor perkebunan di Indonesia. Produktivitas tanaman kakao sangat dipengaruhi oleh serangan berbagai jenis penyakit yang dapat menurunkan hasil panen secara signifikan. Kurangnya tenaga ahli di lapangan menyebabkan keterlambatan diagnosa dan penanganan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar berbasis forward chaining yang dapat membantu petani dalam mendiagnosa penyakit kakao secara cepat dan akurat. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dan basis pengetahuan disusun berdasarkan konsultasi dengan ahli serta literatur ilmiah. Pengujian dilakukan menggunakan data kasus dengan tingkat akurasi mencapai 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar ini mampu memberikan diagnosa awal yang tepat serta rekomendasi penanganan penyakit kakao secara efektif.
Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pengembangan Sabun Cuci Piring Berbasis Jeruk Lemon sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Tanjung Kurung Shilvani Laratika Hawia; Inawati Inawati; Dinda Lidya Pova; Hanina Turrahma; Andre Gunawan; Septia Hedaya
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1084

Abstract

Desa Tanjung Kurung memiliki potensi hortikultura lokal berupa tanaman jeruk lemon yang pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan teknologi pengolahan sekunder. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal tersebut melalui hilirisasi komoditas jeruk lemon menjadi produk sabun cuci piring cair organik berskala rumah tangga guna mengurangi pengeluaran rutin sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan secara aktif 40 peserta dari kelompok ibu-ibu rumah tangga dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Intervensi dirancang melalui empat tahapan utama: persiapan dan pemetaan aset, pelaksanaan pelatihan terpadu formulasi praktis (berbasis volume mikro 2 liter), edukasi literasi bisnis dan pengemasan, serta evaluasi komparatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi keterampilan praktis mitra yang sangat signifikan. Melalui observasi performa langsung, mitra kini telah sangat cekatan dan mandiri dalam mengolah surfaktan, menakar formula, menyaring filtrat lemon, mengontrol kestabilan emulsi sabun pada derajat keasaman (pH) netral yang aman bagi kulit, hingga mengemas produk secara estetis. Secara ekonomi, penguasaan teknologi tepat guna skala rumah tangga ini mampu menekan biaya belanja bulanan domestik serta menginisiasi peluang rintisan kewirausahaan baru berbasis sumber daya perdesaan yang ramah lingkungan.