Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI BANK INDONESIA MEMPERTAHANKAN BI-RATE DI TENGAH DEPRESIASI RUPIAH KUARTAL I/2026 Nayla Al Afifah; Aldila Krisnaresanti; Dian Isnawati
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 5 No. 4 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entering the first quarter of 2026 (Q1/2026), the Indonesian economy was faced with escalating global uncertainty, triggering significant depreciation pressure on the Rupiah exchange rate. In confronting this external shock, Bank Indonesia (BI) was presented with a crucial macroeconomic dilemma between raising the benchmark interest rate to curb capital outflow or maintaining it to preserve the recovery momentum of the domestic real sector. We aim to dissect Bank Indonesia's strategy and policy foundation in maintaining the BI-Rate amidst the weakening trend of the Rupiah throughout Q1/2026. Specifically, this paper evaluates the effectiveness of non-interest rate policy mix—such as the optimization of Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI) and dual intervention in the foreign exchange market—as substitute instruments for monetary tightening. This study employs a qualitative descriptive-analytical approach with an evaluative case study method. The data utilized consists of secondary, real-time data from Q1/2026 obtained from the official reports of Bank Indonesia's Board of Governors' Meeting (RDG). The policy analysis is conducted through a chronological comparative method, utilizing empirical baselines from the first quarter of 2020–2024 monetary transitions and the 2025 policy responses
Pengaruh Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Fauziyyah Ashma Syahidah; Dian Isnawati; Aldila Krisnaresanti
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 6 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i6.10588

Abstract

Inflasi merupakan salah satu indikator makroekonomi yang memiliki peran signifikan terhadap stabilitas dan dinamika pertumbuhan ekonomi suatu negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan adanya keterkaitan yang kuat antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi; inflasi yang rendah dan stabil cenderung mendorong kegiatan produksi, investasi, serta memfasilitasi percepatan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, tingkat inflasi yang tinggi dan tidak terkendali dapat menurunkan daya beli masyarakat, mengganggu stabilitas ekonomi, menghambat aliran investasi, dan pada akhirnya memperlambat laju pertumbuhan nasional. Beberapa faktor penyebab inflasi di Indonesia yang diidentifikasi meliputi peningkatan permintaan terhadap barang dan jasa, kenaikan harga bahan baku, perluasan jumlah uang beredar, defisit anggaran pemerintah, ekspektasi inflasi, serta krisis moneter. Oleh karena itu, diperlukan penerapan kebijakan pengendalian inflasi yang efektif melalui koordinasi yang erat antara pemerintah dan Bank Indonesia untuk mempertahankan kestabilan harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kata Kunci: inflasi, pertumbuhan ekonomi, kebijakan moneter, stabilitas harga, perekonomian Indonesia.
MENAKAR PERTUMBUHAN EKONOMI : PENGARUH EKSPOR TERHADAP PENDAPATAN DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2020-2024 Nur Annisa; Aina Ma’rifatul Qirom; Dian Isnawati; Aldila Krisnaresanti
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 6 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i6.10638

Abstract

Ekspor merupakan suatu aktivitas memproduksi sebuah barang dan jasa yang kemudian diperjual belikan ke negara lain untuk memperoleh sebuah pendapatan dan keuntungan. Ekspor menjadi salah satu sumber devisa bagi negara. Dengan adanya ekspor dapat turut serta mendorong pendapatan suatu daerah dan negara karena dapat memperluas pasar dan meningkatkan produktivitas serta permintaan produk barang dan jasa sehingga pertumbuhan ekonomi suatu negara juga dapat ikut meningkat. Ekspor memiliki pengaruh positif terhadap kegiatan ekonomi. Meningkatnya ekspor di suatu daerah dapat meningkatkan permintaan dan produktivitas. Tingkat suatu pendapatan dapat mencerminkan kesejahteraan masyarakatnya. Keberhasilan pembangunan ekonomi daerah dapat dilihat dari pertumbuhan ekonominya, dimana makin tingginya pertumbuhan ekonomi maka semakin tinggi pula kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhannya. Salah satu Kabuaten di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Banyumas juga ikut serta memanfaatkan kesempatan ekspor. Beberapa komonditi ekspor yang dimiliki oleh Kabupaten Banyumas seperti ekspor kayu olahan, minyak atsiri,dan gula kelapa krista. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor terhadap pendapatan di Banyumas pada tahun 2020 hingga tahun 2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2020-2024. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan menggunakan Uji Normalitas, Uji R-Square, dan Uji T. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpukan bahwa ekspor berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan ekonomi di Banyumas. Hasil dari penelitian ini diperoleh koefisien korelasi (R) yang positif (0,987) dan nilai t hitung (10,775 ) > t tabel (3,182) sesuai pada taraf signifikansi 5% yang menujukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel ekspor terhadap pendapatan di Kabuaten Banyumas tahun 2020-2024. Jadi, dapat diketahui bahwa semakin tinggi seuah aktivitas ekspor maka akan semakin tinggi pula pendapatan dari suatu daerah tersebut.