Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Menulis Karya Ilmiah Berbasis Pustaka Acuan di SMA Negeri 6 Kota Tangerang Selatan Ulfah Julianti; Siti Maemunah; Rai Bagus Triadi; Natalia Endah Hapsari
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Jurnal Loyalitas Sosial Vol. 3 No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v3i1.p1-9

Abstract

Abstract: As an education senior High School 6 South Tangerang City is a school that has good integrity in the South Tangerang City area. This is in accordance with the vision and mission of senior High School 6 South Tangerang City that wants to be a religious, superior, creative character and environmentally friendly outcome. So to obtain superior results, need expertise or competence that is mastered by students. One of the expected competencies is to be able to write scientific papers so we provide tridarma of tertiary institutions for the community through training in writing reference-based scientific papers in senior High School 6 South Tangerang City. This kind of training is needed because now students need references to make scientific work that is a mandatory task in Indonesian language lessons. However, problems that arise related to the difficulty of getting reference sources in accordance with the specified theme. So with this training it is expected that students of senior High School 6 South Tangerang City are able to write scientific papers with various sources of reference unreadable not just copy and paste on Google
Bentuk Campur Kode Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Drama Siswa Kelas Xi Ips 5 SMA Negeri 6 Kota Tangerang Selatan Ulfah Julianti
PIKTORIAL : Journal of Humanities Vol 3, No 1 (2021): Piktorial l Journal of Humanities
Publisher : PIKTORIAL : Journal of Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.93 KB) | DOI: 10.32493/piktorial.v3i1.12576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi drama siswa kelas XI IPS 5 SMA Negeri 6 Kota Tangerang Selatan, (2) faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode. Sumber data penelitian ini adalah naskah drama siswa yang dibuat pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data deskriptif diperoleh melalui teknik baca dan catat. Sumber data berasal dari naskah drama yang dibuat oleh siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SLBC), teknik sadap, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teori dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk campur kode yang terdapat dalam naskah drama terdiri dari kata, frasa, dan klausa. Campur kode dalam bentuk kata sebanyak 32, frasa 3 dan klausa 3. Faktor dominan penyebab terjadinya campur kode yaitu dengan tujuan agar interaksi yang dilakukan saling dimengerti sebanyak 78,6%, untuk menciptakan kesan santai dan akrab sebanyak 66,7%, untuk menunjukkan solidaritas sebanyak 64,3%. Berdasarkan penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan campur kode yang dilakukan siswa kelas XI IPS 5 yaitu untuk mengubah dari situasi formal ke informal dan menunjukkan kesantaian dalam berbicara.
KEKERASAN REZIM ORDE LAMA TERHADAP SENIMAN DALAM ANTOLOGI PUIS TIRANI DAN BENTENG KARYA TAUFIQ ISMAIL Ulfah Julianti; Royihanul Jannah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.1-10

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah antologi puisi Tirani dan Benteng karya Taufiq Ismail. Beberapa puisi digunakan dari Antologi puisi Tirani dan Benteng yang diperoleh dengan menggunakan teknik dasar berupa membaca antologi puisi dalam hal pengumpulan data, menentukan data tertulis, memindahkan data tersebut kedalam catatan, mengumpulkan sumber data pustaka dan membaca sumber data pustaka. Berdasarkan penelitian di atas maka penulis menyimpulkan kekerasan rezim orde lama dalam antologi puisi Tirani dan Benteng karya Taufiq Ismail terdapat: (1) Puisi berjudul Catatan Tahun 1965, (2) Pidato Ricarda Huch di Depan Kongres Pengarang Jerman, Seusai Perang Dunia, (3) Pagi Terakhir di Sebuah Losmen di Jalan Gerdjen, (4) Yell, (5) Horison, dan (6) Rendez-vous. Faktor Penyebab Lahirnya Antologi Puisi “Tirani dan benteng” Karya Taufiq Ismail diantaranya: (1) Sikap Kritis Taufiq Ismail atas Berkuasanya Rezim Orde Lama (Rezim Soekarno), (2) Taufiq Ismail merespon Sikap LEKRA yang bergabung dengan pemerintahan Orde Lama, (3) Menggambarkan keadaan masyarakat Indonesia pada masa Rezim Orde Lama, (4) Bentuk kegelisahan Taufiq Ismail ketika terjadi inflasi pada tahun 1965.
Peningkatan Minat Sastra Melalui Keterampilan Menulis Cerpen di SMPN Satu Atap 4 Purba Sumatera Utara Ulfah Julianti; Budi Mulia; Desi Karolina Saragih; Bram Denafri
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.329 KB)

Abstract

Learning to write can be started by reading. In addition to reading, the improvement of writing skills is also determined by motivational factors that come from within the writer because writing cannot be separated from activities that are continuously nurtured and developed. For this reason, we from the PKM Team, Sasindo Unpam lecturers, carried out outreach activities with the theme "Increasing Interest in Literature Through Short Story Writing Skills at SMPN Satu Atap 4 Purba SUMUT as a tangible manifestation of lecturers' dedication to the community to devote the Tri Dharma of Higher Education. From a series of short story writing training activities at SMPN Satu Atap 4 Purba SUMUT, the Community Service Team (PKM) of Sasindo Unpam lecturers showed that students of at SMPN Satu Atap 4 Purba SUMUT  were interested in this activity. This is evidenced by the many questions asked by students. After being given an explanation regarding short story writing techniques, the students already know how to write short stories and develop plots and plots in writing short stories.Keywords: short story; writing training; at SMPN Satu Atap 4 Purba SUMUT
Membudayakan Gerakan Literasi Sekolah dengan Pelatihan Keterampilan Menulis Resensi Karya Sastra Ratna Juwitasari Emha; Dewi Yanti; Ulfah Julianti
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.637 KB)

Abstract

SMA plus Khadijah Islamic school merupakan sebuah lembaga pendidikan yang menerapkan pembelajaran aktif untuk sistem pendidikan para siswi. Kegiatan menulis resensi memiliki kesinambungan dengan kegiatan pemerintah yang diperuntukan bagi pelajar yang disebut gerakan literasi sekolah (GLS), di mana siswi diarahkan untuk membaca buku nonteks pelajaran dan menuliskannya kembali dalam format jurnal literasi. GLS diharapkan mempu membekali para siswi dengan kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif.  Sehingga, tujuan umum yang hendak dicapai dari kegiatan PKM ini: (1) Memperkenalkan keterampilan menulis resensi karya sastra pada siswi; (2) Melatih para siswi, untuk menulis resensi karya sastra dari tahap awal hingga tahap akhir; (3) Memotivasi para siswi, untuk senantiasa menuangkan hasil bacaan karya sastra dalam bentuk tulisan resensi; (4) Mendorong mitra untuk mulai menjadwalkan para siswi dalam kegiatan menulis resensi karya sastra rutin sebagai langkah awal upaya membudayakan kegiatan literasi.Kata kunci: Pelatihan, menulis, resensi, karya sastra, GLS
Eksistensi Perempuan dalam Novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan karya Ihsan Abdul Quddus Nadia Hastuti; Ulfah Julianti
PIKTORIAL : Journal of Humanities Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Number 1 2023
Publisher : Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/piktorial.v5i1.28356

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan bentuk eksistensi tokoh perempuan dalam novel aku lupa bahwa aku perempuan karya Ihsan Abdul Quddus, 2) Mendeskirpsikan faktor munculnya eksistensi dalam novel aku lupa bahwa aku perempuan karya Ihsan Abdul Quddus. Metode penelitian yang akan diambil merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan teknik Deskriptif maka laporan akan berisis kutipan-kutipan data dalam novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan. sumber data diperoleh dari novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan karya Ihsan Abdul Quddus yang diterbitkan oleh PT Pustaka Alvabet, pada tahun 2020 dengan banyak halaman 228 halaman Hasil penelitian ini menunjukkan 57 data, terbagi menjadi: 41 data bentuk eksistensi tokoh perempuan dalam novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan karya Ihsan Abdul Quddus, dan 16 data faktor munculnya eksistensi tokoh perempuan dalam novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan karya Ihsan Abdul Quddus. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, bentuk eksistensi tokoh perempuan muncul paling banyak dalam bentuk usaha menunjukkan kemampuan perempuan yang setara dengan laki-laki dan perempuan mampu memimpin kelompok yang bahkan juga diisi oleh laki-laki. Bentuk eksistensi tokoh perempuan juga muncul dalam bentuk representasi kesetaraan antara laki-laki dan perempuan untuk bekerja. Kedua, faktor munculnya bentuk eksistensi tokoh perempuan didominasi oleh stigma masyarakat atas perempuan yang memiliki tugas yang berbeda dengan laki-laki. Perempuan dalam stigma masyarakat digambarkan sebagai manusia yang hanya mengemban tugas untuk mengurus rumah tangga dan membesarkan anaknya saja, sehingga muncullah bentuk eksistensialisme untuk menolak dan melawan stigma tersebut.