Fitria Madaniah Prasetyo
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran etika dalam dunia bisnis melalui pembahasan kasus nyata skandal perusahaan ternama. Fokus kegiatan diarahkan pada pemahaman tentang penyebab, dampak, serta strategi pencegahan skandal etika yang relevan dan aplikatif bagi pelaku usaha dan masyarakat umum. Kegiatan diselenggarakan secara daring bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan dan Sertifikasi SSQ Holistik Internasional – Malang, khususnya melibatkan alumni Eko Sudarmanto; Indah Permata Dewi; Fitria Madaniah Prasetyo; Irwan Irawadi Barus; Muhammad Abdul Rosid; Reni Anggraeni; Sri Juminawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3793

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran etika dalam dunia bisnis melalui pembahasan kasus nyata skandal perusahaan ternama. Fokus kegiatan diarahkan pada pemahaman tentang penyebab, dampak, serta strategi pencegahan skandal etika yang relevan dan aplikatif bagi pelaku usaha dan masyarakat umum. Kegiatan diselenggarakan secara daring bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan dan Sertifikasi SSQ Holistik Internasional – Malang, khususnya melibatkan alumni program CBsQ dan CMtQ yang tergabung dalam SSQ Community. Metode pelaksanaan berupa seminar interaktif dan pemaparan materi oleh para akademisi dari perguruan tinggi, serta diskusi terbuka bersama peserta yang berjumlah sekitar 90 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skandal etika berdampak serius terhadap reputasi, kepercayaan publik, stabilitas organisasi, dan keberlanjutan bisnis. Peserta juga memperoleh pemahaman mendalam tentang pentingnya tata kelola etis, sistem pelaporan pelanggaran, dan budaya organisasi yang berbasis nilai. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif kolaboratif dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat integritas bisnis secara berkelanjutan.
Efektivitas Pelatihan Manajemen Keuangan terhadap Peningkatan Literasi Finansial Pelaku UMKM di Neroktog, Kota Tangerang Zulfa Aryani Karimah; Carissa Azka Pramatya; Dewi Novita Sari; Nuraini Nuraini; Tiara Devianti; Saskia Imelda; Fitria Madaniah Prasetyo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Neroktog, Kota Tangerang, masih mengelola keuangan secara konvensional tanpa sistem pembukuan harian yang terpisah antara modal usaha dan kebutuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi pelatihan manajemen keuangan dalam meningkatkan literasi finansial pelaku UMKM di wilayah tersebut. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest-posttest design), penelitian ini melibatkan 14 pelaku UMKM lintas sektor yang terpilih melalui teknik total sampling dengan kriteria data berpasangan yang lengkap. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen pre-test berbentuk pilihan ganda dan post-test berbentuk esai pendek yang dikonversi ke skala 0–100. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi finansial yang signifikan secara statistik dan substansial secara praktis, di mana skor rata-rata peserta meningkat sebesar 30,71 poin, dari 49,29 pada pre-test menjadi 80,00 pada post-test (Z = -2,67; p = 0,01 < 0,05). Analisis menunjukkan ukuran efek yang besar (large effect size) dengan nilai r = 0,71. Meskipun terdapat anomali penurunan skor pada dua peserta akibat bias perbedaan bentuk instrumen (measurement artifact), pelatihan ini terbukti efektif dalam membangun kompetensi kognitif dasar peserta. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas literasi keuangan dapat diakselerasi melalui pelatihan terstruktur, namun memerlukan program pendampingan (mentoring) pascapelatihan secara berkelanjutan untuk memastikan perubahan perilaku keuangan yang permanen