Sitti Marya Ulva
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penanganan Sampah Organik dengan Biokomposter dan Bak Sampah di Desa Lakomea Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe Putri Gina Amaliya; As Samii Ramadhani; Theresia Anastasia Abat S. F; Waode Siti Nurhalizah; Nur Amalia Muna; Aswar Hidayat; Ian Eka Faradita; Risda Yanti; Putri Ferdayanti; LM. Ikhwan Anami S; Andi Mauliyana; Laode Muhammad Ikhsan; Sitti Marya Ulva; Hartian Amaliya; Sintya Waturu
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/rckjvd64

Abstract

Sampah rumah tangga adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari zat organik dan zat anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan, 70% dari produk sampah rumah tangga adalah sampah organik yang masi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk baik cair maupun padat, jika diolah lebih lanjut. Rumah tangga sebagai produsen sampah, sepatutnya bertanggung jawab terhadap sampah yang diproduksi Penanganan sampah yang baik dimulai dari sumber sampah itu sendiri, sumber sampah rumah tangga di kelolah oleah anggota rumah tangga sebagai bentuk tanggung jawab anggota rumah tangga terhadap sampahnya. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan Mengedukasi masyarakat cara mengelolah sampah organik menjadi POC (Pupuk Organik Cair) dengan Biokomposter dan Bak Sampah. Program ini diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat serta demontrasi dan pendampingan kepada masyarakat partisipan masing masing 10 KK setiap Dusun di 1 Desa selama 2 Minggu. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa anggota rumah tangga partisipan telah mengelelola sampahnya dengan baik, menghasilkan POC dan padat tetapi belum diaplikasikan pada tanaman, meningkatnya semangat dari masyarakat untuk didampingi dalam pembuatan komposter ember tumpuk.
Literasi Air Bersih dalam Program Desa Binaan: Studi Pre–Post di Desa Lalimbue Jaya, Kabupaten Konawe Muhammad Ikhsan Akbar; Erwin Azizi Jayadipraja; Fitri Yanti; Sitti Marya Ulva; Mauliyana Andi; Laode Muhamad Yasmin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/5a04bx97

Abstract

Kesadaran tentang kualitas air bersih menjadi penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di Desa Lalimbue Jaya. Meskipun Desa Lalimbue Jaya telah memperoleh pasokan air bersih dari pabrik pertambangan, edukasi terkait kualitas air dan penggunaannya tetap diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kualitas air bersih melalui penyuluhan yang melibatkan mahasiswa dan dosen Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi kelompok melalui ceramah interaktif dan diskusi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 25 responden. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat meningkat dari 16% menjadi 72%. Nilai rata-rata pengetahuan juga meningkat dari 62,4 menjadi 85,6. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas air bersih. Temuan ini sejalan dengan teori promosi kesehatan yang menekankan peran edukasi dalam perubahan perilaku. Diharapkan kegiatan ini menjadi dasar penguatan perilaku higienis di masyarakat pedesaan, khususnya di daerah sekitar industri pertambangan.
Edukasi Sanitasi Rumah Tangga sebagai Upaya Pencegahan ISPA di Wilayah Pertambangan Kabupaten Konawe Fitri Yanti; Erwin Azizi Jayadipraja; Sitti Marya Ulva; Andi Mauliyana; Laode Muhamad Yasmin; Besse Nurjannah
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/ry8kkd43

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular dengan prevalensi tinggi, terutama di wilayah pertambangan yang rentan terhadap pencemaran udara. Di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, ISPA menempati urutan pertama dalam 10 besar penyakit terbanyak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi rumah tangga dalam pencegahan ISPA. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan langsung dengan pendekatan partisipatif di Balai Desa Morosi pada 2 Juli 2025, diikuti oleh 30 peserta. Materi meliputi kebersihan lingkungan rumah, ventilasi sehat, pencegahan paparan asap rokok dan polusi dalam rumah, serta praktik sanitasi dasar. Evaluasi dilakukan melalui diskusi kelompok untuk menggali pemahaman dan komitmen peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat bahwa ventilasi, kebersihan kasur, pencegahan jamur hitam (black mold), penghentian kebiasaan merokok dalam rumah, serta etika batuk/bersin dan cuci tangan pakai sabun merupakan langkah penting dalam pencegahan ISPA. Simpulan, edukasi sanitasi rumah tangga terbukti efektif sebagai strategi promotif dan preventif berbasis masyarakat untuk menurunkan risiko ISPA di wilayah pertambangan.
Pemberdayaan Kader Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Untuk Pencegahan ISPA di Desa Morosi Sitti Marya Ulva; Andi Mauliyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1486

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap dampak kesehatan akibat pengelolaan sampah yang tidak tepat menjadi faktor utama yang perlu diatasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader kesehatan dalam mengelola sampah rumah tangga secara sehat guna mengurangi risiko ISPA. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, forum diskusi kelompok, pelatihan kader, dan demonstrasi praktik pengelolaan sampah menggunakan alat komposter yang diikuti oleh 30 orang kader kesehatan desa. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda dengan sistem skoring 0–1 per soal dan kategori penilaian baik (≥80%), cukup (55–79%), dan kurang (<55%). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, di mana rata-rata skor meningkat dari 11,2 menjadi 17,8 (peningkatan 58,93%) dan proporsi kader dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 10% menjadi 86,67%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek penggunaan alat komposter (109,71%) dan pemahaman dampak pembakaran sampah terhadap ISPA (84,73%). Selain itu, 76,67% kader telah menerapkan pengelolaan sampah yang benar di rumah mereka dan aktif mengedukasi masyarakat sekitar. Pemberdayaan kader melalui pendekatan edukatif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga serta berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit ISPA di Desa Morosi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Wakumoro Kecamatan Parigi Kabupaten Muna Wa Ode Fariha; La Djabo Buton; Sitti Marya Ulva
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Penderita penyakit gastritis di  Kabupaten Muna meningkat selama tiga tahun terakhir, sama halnya dengan di wilayah kerja puskesmas Wakumoro mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun 2020 ke tahun 2022. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis diwilayah kerja puskesmas wakumoro kecamatan Parigi kabupaten muna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 337 jiwa dan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square (X²). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =57,474 dengan Phi=0,858. Hasil uji statistik hubungan stress dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =10,126 dengan nilai Phi=0,360. Hasil uji statistik hubungan konsumsi alkohol dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =49,886 dengan nilai Phi= 0,800 Sehingga disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik, bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara pola makan dan konsumsi alkohol, sedangkan stres didapatkan hubungan lemah. Diharapkan adalah para petugas Kesehatan Puskemas Wakumoro dapat selalu melakukan penyuluhan tentang penyebab penyakit gastritis.
Faktor yang Mempengaruhi Stigma Masyarakat pada Penderita HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Lepo-Lepo Nur Wulandari; Sitti Marya Ulva; Hartian Dode
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Kasus HIV/AIDS di Kota Kendari tahun 2019 sebanyak 57 kasus, tahun 2020 sebanyak 79 kasus,tahun 2021 yaitu sebanyak 108 kasus Puskesmas Lepo-Lepo merupakan tempat layanan rujukan pemeriksaan HIV/AIDS di Kota Kendari, kasus HIV/AIDS yang diperiksa tahun tahun 2022 sebanyak 100 kasus dan tahun 2023 (Januari sampai Mei) mencapai 170 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi stigma masyarakat pada penderita HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi berjumlah 23.211 orang. Teknik sampling yaitu Stratified Random Sampling  dengan jumlah sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian yaitu pengetahuan berpengaruh terhadap stigma pada penderita HIV/AIDS dengan nilai p = 0,001 (p<0,05). Persepsi berpengaruh terhadap stigma pada penderita HIV/AIDS dengan nilai p = 0,000 (p<0,05) dan pendidikan berpengaruh terhadap stigma pada penderita HIV/AIDS dengan nilai p = 0,034 (p<0,05) di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, persepsi dan pendidikan berpengaruh terhadap stigma pada penderita HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari.
Determinan Pendidikan Terhadap Level Literasi Kesehatan Mental Pada Usia Produktif di Kelurahan Anduonuhu Kecamatan Poasia Kota Kendari Ullya Hasni; Rahmawati; Sitti Marya Ulva
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Pentingnya literasi kesehatan mental bagi individu dapat mengidentifikasi dengan lebih baik ketika ada seseorang yang sedang bergelut dengan masalah kesehatan mental dan mengambil langkah untuk mengatasinya. Persentase gangguan mental pada penduduk yang berusia 15 tahun keatas di Sulawesi Tenggara adalah 10,2%, pada Kelurahan Anduonohu, dari 10 responden terdeteksi 9 orang mengalami gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pendidikan literasi kesehatan mental terhadap level literasi kesehatan (functional, communicative, critical) pada masyarakat berusia produktif di Kelurahan Anduonuhu Kecamatan Poasia Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 3433 KK, jumlah sampel sebanyak 97 KK dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh terhadap level literasi kesehatan functional p­-value , communicative p-value dan critical p­-value .Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini yaitu tingkat pendidikan lebih tinggi memiliki pemahaman yang lebih baik tentang informasi terkait kesehatan, dan mempengaruhi hasil kesehatan yang lebih baik. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk menganalisis lebih spesifik efektifitas dari level literasi kesehatan.
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kesembuhan Penderita TB Paru BTA Positif di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Risnanda; Sitti Marya Ulva; Andi Mauliyana
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Kasus baru TB BTA Positif di Puskesmas Puuwatu yaitu sebesar 59 kasus dengan angka kesembuhan sebesar 35 responden sehingga hal ini menunjukkan masih rendahnya tingkat kesembuhan pasien TB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi kesembuhan penderita TB Paru BTA Positif di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Jenis penelitian analitik dengan rancangan Case Control Study. Populasi berjumlah 59 kasus dan sampel berjumlah 48 responden. Analisis data menggunakan Cochran’s and Maentel-Haenszel Statistics. Hasil penelitian yaitu peran PMO berisiko terhadap kesembuhan penderita tuberkulosis paru (OR=5,3). Dukungan keluarga berisiko terhadap kesembuhan penderita tuberkulosis paru (OR=7,0) dan kepatuhan minum obat berisiko terhadap kesembuhan penderita tuberkulosis paru (OR=253,0) di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa peran PMO, dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat berisiko terhadap terhadap kesembuhan penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Diharapkan Puskesmas Puuwatu untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang Tuberkulosis Paru dan perawatannya secara langsung khususnya ke rumah keluarga dengan anggota keluarga yang menderita TB paru.
Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara Samsiah Samsiah; Yuliastri Yuliastri; Sitti Marya Ulva
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.835

Abstract

     ISPA masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Data menunjukan bahwa pada tahun 2021 penyakit ISPA delngan prelvalelnsi selbelsar (1,6%) dan menjadi peringkat pertama pada tahun 2022 yaitu delngan prelvalelnsi selbelsar (1,8%), selanjutnya pada tahun 2023 meningkat delngan prelvalelnsi selbelsar (1,9%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 36 responden dengan sampel 27 responden dengan cara simpel random sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil Uji Odd ratio menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR = 13,656, paparan asap rokok dengan nilai OR = 10,000, paparan obat nyamuk bakar dengan nilai OR = 8,500. Pengetahuan, paparan asap rokok dan paparan obat nyamuk bakar bakar merupakan faktor risiko terjadinya ISPA di wilayah kerja Puskesmas Andowia Kabupaten Konawe Utara. Disarankan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan program pencegahan dan penanggulangan ISPA, pelatihan tentang lingkungan rumah bersih.
Determinan Kejadian Kasus Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Anggotoa Kabupaten Konawe Ratnadilla Elsah; Sitti Marya Ulva; Asfani Yuhadi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.838

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi penyakit dengan tingkat mordibitas tinggi, disertai penularannya yang sangat mudah yaitu melalui udara. Oleh sebab itu penyakit tuberkulosis ini harus ditangani dengan segera dan hati-hati apabila ditemukan kasus di suatu wilayah. Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas Anggotoa, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus tuberculosis setiap tahunnya. Pada tahun 2021 sebanyak 25 kasus, tahun 2022 sebanyak 39 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 47 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan kejadian kasus tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Anggotoa Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 47 responden dengan 32 sampel kasus dan 32 sampel kontrol. Penarikan sampel dengan cara proportional random sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dan di uji menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil Uji Odd ratio menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR = 13,000, pendapatan dengan nilai OR = 3,857, riwayat kontak dengan nilai OR = 3,400. Kesimpulan penelitian yaitu pengetahuan, pendapatan, dan riwayat kontak merupakan faktor risiko terjadinya tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Anggotoa. Disarankan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan pemberdayaan masyarakat dengan melatih kader untuk meningkatkan surveilans penemuan kasus, dan membantu mencegah penularan penyakit tuberkulosis.