Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN VISUAL PERSEPTUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS SMARTBOARD DI TK SARANTAU SASURAMBI Monica Sikma; Rio Tri Putra; Sri Suhartika; Ade Marlia
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1781

Abstract

Visual perceptual ability is one of the important aspects of cognitive development in early childhood. This ability is related to children’s capacity to recognize, differentiate, interpret, and understand information received through vision. It includes the recognition of shapes, colors, sizes, patterns, and visual relationships, which are essential for children’s learning readiness. This study aims to improve the visual perceptual abilities of children aged 5–6 years at TK Sarantau Sasurambi through smartboard-based learning. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in several cycles, namely planning, action, observation, and reflection. The research subjects were children aged 5–6 years. The research instruments included observation sheets of visual perceptual abilities (visual discrimination, visual memory, matching, sequencing, spatial relations, and eye–hand coordination), observation sheets on the use of the smartboard, and field notes. The results showed an improvement in visual perceptual abilities from the pre-cycle to Cycle I and Cycle II. Children’s mastery in the pre-cycle reached only 45%, increased to 65% in Cycle I, and reached 88% in Cycle II. The use of smartboards proved effective as it offers interactive and engaging visual learning experiences and facilitates children’s direct manipulation of objects. Therefore, smartboard-based learning is highly effective in improving the visual perceptual abilities of children aged 5–6 years.
Mendampingi Anak dalam Mengenali Karakter Positif untuk Mengembangkan Potensi Diri di Paud Terpadu Anugrah Sungai Lingkitang : Pengabdian Peki Fitra Sandi; Eka Puji Lestari; Nurdawani Putri Insyani; Nurfazlin Nova; Siska Widyawati; Rahmah Permaidani; Gledies Qipranfebbyana; Sri Suhartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7278

Abstract

Pendidikan karakter sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam mendukung perkembangan potensi diri anak. Hasil observasi di PAUD Terpadu Anugrah Sungai Lingkitang menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki rasa percaya diri yang rendah, kurang mandiri, dan mengalami kesulitan dalam bekerja sama dengan teman sebaya. Selain itu, orang tua belum sepenuhnya memahami cara mendampingi anak dalam mengenali karakter positif sebagai dasar pengembangan potensi diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mendampingi anak mengenali karakter positif sehingga potensi dirinya dapat berkembang secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang dipadukan dengan penyuluhan, diskusi, simulasi, dan refleksi. Sasaran kegiatan adalah 10 orang tua peserta didik di PAUD Terpadu Anugrah Sungai Lingkitang. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, dan refleksi terhadap keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya karakter positif dalam mendukung perkembangan potensi anak. Orang tua mulai mampu mengidentifikasi karakter positif yang dimiliki anak, memberikan penguatan terhadap perilaku positif, membangun komunikasi yang lebih efektif, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan potensinya. Pendampingan juga memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung pembentukan karakter anak secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan peran orang tua sebagai pendamping utama anak untuk mengenali karakter positif dan mengembangkan potensi dirinya sejak usia dini.