Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Zakat dalam Lingkungan Pendidikan ditinjau dari Asnaf Miskin dan Asnaf Fi Sabilillah Abdillah Abdillah; Sandie Sandie
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2024): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/munawwarah.v16i2.373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Membandingkan distribusi zakat di Indonesia, dengan fokus pada porsi penyaluran zakat kepada asnaf miskin dan asnaf fi sabilillah pada tahun 2023. Zakat merupakan suatu ibadah dalam bentuk uang atau harta yang harus diberikan oleh orang kaya untuk menolong orang miskin, agar mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari atau memberikan bantuan untuk kepentingan masyarakat. Penyaluran zakat di Indonesia dikelola oleh berbagai lembaga zakat, salah satunya Baitulmaal Munzalan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis konten untuk menggambarkan distribusi zakat kepada asnaf miskin dan asnaf fi sabilillah. Data yang digunakan diperoleh dari 35 cabang Baitulmaal Munzalan di seluruh Indonesia pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi zakat asnaf miskin lebih rendah dibandingkan dengan asnaf Fi Sabilillah. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi ketidakseimbangan distribusi zakat, seperti keterbatasan pendataan, prioritas lembaga zakat, dan faktor sosial-ekonomi. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan pemerataan penyaluran zakat di masa depan.
Exploration of Ethnomathematics in the Tahlilan Tradition of Sungai Malaya: Geometry and Beyond Hodiyanto Hodiyanto; Abdillah Abdillah; Gemi Susanti; Rodríguez-Nieto Camilo Andrés; Ebenezer Bonyah
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2026): Range Juli 2026
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v8i1.10743

Abstract

This study aims to explore the ethnomathematical elements embedded in the cultural practice of Tahlilan, particularly those related to geometric concepts. The research employed a qualitative approach with an ethnographic design. The participants consisted of community members directly involved in the implementation of Tahlilan, with the research conducted in settings where this tradition is commonly practised. Data were collected through observation, interviews, documentation review, and a literature study. The data were then analyzed through data reduction, data display, interpretation, and conclusion drawing. The findings indicate that Tahlilan is a religious and social tradition passed down across generations and continues to be preserved to this day. The practice involves a series of activities, including the preparation of traditional foods, repeated recitation of prayers, distribution of food packages (berkat), and social interactions among participants. The ethnomathematical aspects identified include representations of three-dimensional geometric solids in Tahlilan foods, such as cylinders, cones, truncated cones, and pyramids; number patterns reflected in the sequence of days of the Tahlilan observance; proportionality in the distribution of food; and combinatorial structures evident in the handshaking activities among participants. These findings demonstrate a strong connection between the cultural practice of Tahlilan and mathematical concepts, revealing the presence of mathematical thinking within community traditions. Furthermore, this study contributes to the development of culturally based mathematics learning, particularly in the areas of geometry.
EDUKASI LINGKUNGAN BERBASIS DATA: MENGUKUR DAN MENGURANGI SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA Wandra Irvandi; Dwi Oktaviana; Marhadi Saputro; Iwit Prihatin; Abdillah Abdillah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10184

Abstract

Pulau Lemukutan menghadapi peningkatan volume sampah akibat aktivitas pariwisata dan konsumsi masyarakat. Minimnya sarana pengelolaan sampah serta rendahnya kesadaran ekologis menyebabkan sebagian besar warga masih membuang sampah ke laut atau membakarnya di sekitar pemukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat, dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pendekatan berbasis data dan penerapan konsep matematika sederhana. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tiga tahap utama: perencanaan, tindakan, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan di Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat dengan peserta sebanyak 22 orang. Hasil kegiatan menunjukkan pengukuran kemampuan awal (pre-test) hanya 27% peserta memahami cara mencatat volume sampah rumah tangga secara sistematis. Setelah pelaksanaan kegiatan, hasil post-test menunjukkan peningkatan hingga 86% peserta yang mampu melakukan pengukuran dan analisis data sederhana. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi numerasi peserta. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi numerasi dan kesadaran ekologis masyarakat.