Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Masalah Berpikir Kritis Berdasarkan Pendekatan Newman pada Materi Bilangan Pecahan Setiawati Setiawati; Rahman Haryadi; Marhadi Saputro
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5920

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesalahan siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Mandor dalam memecahkan masalah berpikir kritis pada materi bilangan pecahan menggunakan pendekatan Newman. Kemampuan berpikir kritis sangat penting untuk pengembangan keterampilan tingkat tinggi siswa, namun kenyataannya kemampuan ini masih rendah di kalangan siswa, yang berdampak pada kesulitan pemecahan masalah. Pendekatan Newman digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kesalahan siswa pada lima tahapan: membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan menyimpulkan jawaban. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara dari 26 siswa yang dikategorikan berdasarkan tingkat kemampuan berpikir kritis (tinggi, sedang, rendah). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjadi di semua tahapan pendekatan Newman, terutama pada pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan penarikan kesimpulan. Faktor-faktor penyebab kesalahan meliputi pemahaman konseptual yang lemah, keterbatasan keterampilan berpikir kritis, metode pembelajaran yang kurang tepat, serta faktor metakognitif dan kecemasan siswa. Kesimpulan utama adalah siswa menunjukkan pola kesalahan yang signifikan, yang perlu diatasi melalui perbaikan metode pembelajaran dan penekanan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI ALJABAR DITINJAU DARI SELF-EFFICACY Alexandra Yola Handayani; Jamilah; Marhadi Saputro
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Pontianak dalam dalam menyelesaikan soal matematika pada materi aljabar dan self-efficacy siswa berdasarkan tingkat tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini dikonstruksi menggunakan paradigma deskriptif-kualitatif dengan strategi studi kasus. Sampel dalam penelitian ini, yaitu kelas VII A SMP Negeri 2 Kota Pontianak sebanyak 3 orang siswa berdasarkan kategori yang sudah ditentukan, yaitu tinggi, sedang dan rendah yang dipilih berdasarkan hasil angket self-efficacy. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik dalam semua indikator dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi pula. Siswa dengan self-efficacy sedang menunjukkan hasil yang beragam dalam tiap indikator, secara keseluruhan hanya memenuhi indikator memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah dan melaksanakan rencana pemecahan masalah. Siswa dengan self-efficacy rendah mengalami kesulitan hampir di semua indikator, terutama pada indikator merencanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali. Temuan ini menunjukkan pentingnya dapat melakukan eksperimen dengan metode pembelajaran yang bervariasi, seperti pembelajaran berbasis masalah atau kolaboratif, yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa.
EDUKASI LINGKUNGAN BERBASIS DATA: MENGUKUR DAN MENGURANGI SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA Wandra Irvandi; Dwi Oktaviana; Marhadi Saputro; Iwit Prihatin; Abdillah Abdillah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10184

Abstract

Pulau Lemukutan menghadapi peningkatan volume sampah akibat aktivitas pariwisata dan konsumsi masyarakat. Minimnya sarana pengelolaan sampah serta rendahnya kesadaran ekologis menyebabkan sebagian besar warga masih membuang sampah ke laut atau membakarnya di sekitar pemukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat, dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pendekatan berbasis data dan penerapan konsep matematika sederhana. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tiga tahap utama: perencanaan, tindakan, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan di Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat dengan peserta sebanyak 22 orang. Hasil kegiatan menunjukkan pengukuran kemampuan awal (pre-test) hanya 27% peserta memahami cara mencatat volume sampah rumah tangga secara sistematis. Setelah pelaksanaan kegiatan, hasil post-test menunjukkan peningkatan hingga 86% peserta yang mampu melakukan pengukuran dan analisis data sederhana. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi numerasi peserta. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi numerasi dan kesadaran ekologis masyarakat.
Kearifan Lokal Tenun Ikat Chintamani Dayak Keninjal Sebagai Basis Pengembangan Lkpd Materi Peluang Untuk Siswa SMP Norma Eka Yanti; Iwit Prihatin; Marhadi Saputro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) Juli 2026
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chintamani Dayak Keninjal ikat weaving is a local wisdom of the Dayak Keninjal community in Ribang Semalan, Melawi Regency, West Kalimantan, that has not previously been integrated into mathematics instruction. This study aimed to develop a Student Worksheet (LKPD) based on the local wisdom of Chintamani Dayak Keninjal ikat weaving for teaching probability to junior high school students. The study employed the 4-D development model (define, design, develop, and disseminate), limited to the development stage. The research subjects consisted of three validators (two mathematics education lecturers and one mathematics teacher), 30 eighth-grade students in a limited trial, and 32 eighth-grade students in a field trial at SMP Swasta Sungai Kehidupan. Data were collected through tests, questionnaires, and validation sheets. The material validation scores were 72.41%, 74.48%, and 76.55%, while the media validation scores were 65.92%, 80.74%, and 77.03%, all categorized as valid. The worksheet achieved a practicality score of 83.52% (very practical) based on teacher responses and 79.33% (practical) based on student responses. The posttest results showed that 87.5% of students achieved mastery learning, indicating that the worksheet was very effective. These findings indicate that the LKPD based on the local wisdom of Chintamani Dayak Keninjal ikat weaving is suitable for use as a contextual mathematics teaching resource for probability while introducing students to their local culture.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS MICROSITE DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI STATISTIKA Wiranda Elfani; Marhadi Saputro; Dwi Oktaviana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16140

Abstract

This study aims to develop a microsite-based e-module with a deep learning approach to improve problem-solving skills in statistics material for eighth-grade junior high school students. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE development model. Data collection techniques in this study included indirect communication techniques in the form of validation sheets, teacher and student response questionnaires, and measurement techniques through posttests. The research sample consisted of 31 students from class VIII A at SMP Negeri 13 Kota Pontianak. The results showed that the developed microsite-based e-module achieved a very valid category, with a material expert validation percentage of 89% and a media expert validation percentage of 94.6%, resulting in an average score of 91.8%. In addition, the e-module was categorized as very practical, with teacher response percentages of 95% and student responses of 92.1%. Based on the posttest results, the effectiveness percentage reached 80.6%, indicating that the e-module was categorized as effective. Therefore, the microsite-based e-module with a deep learning approach is considered feasible for use in the learning process at school.