Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of comprehensive science

Pengaruh Konflik Generasi, Budaya Organisasi, dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Y dan Z di Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan Ni Luh Putu Ayuveda Ekayanti; Antyo Pracoyo; Enny Haryanti; Subarjo Joyosumarto
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i3.4118

Abstract

Perubahan komposisi tenaga kerja yang didominasi oleh Generasi Y dan Z di berbagai organisasi, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), membawa dinamika baru dalam pengelolaan sumber daya manusia. Perbedaan karakteristik antar generasi berpotensi menimbulkan konflik, sementara budaya organisasi dan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) menjadi faktor kunci dalam mendukung kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor-faktor, yaitu konflik generasi, budaya organisasi dan work-life balance, terhadap kinerja karyawan Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan. Konflik generasi, budaya organisasi dan work-life balance dipilih sebagai variabel independen karena potensi dampaknya terhadap kinerja karyawan, yang merupakan variabel dependen. Teknik analisis menggunakan Statistical Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) yang didukung oleh SmartPLS, untuk mengolah data yang diperoleh dari survei kuesioner yang dilakukan secara daring menggunakan Google Form. Hasil penelitian diperoleh Konflik Generasi, Budaya Organisasi, dan Work-Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa ketiga faktor tersebut merupakan determinan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan Generasi Y dan Z. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah perlunya OJK untuk terus memperkuat budaya organisasi yang inklusif, mengelola konflik generasi secara konstruktif melalui program reverse mentoring dan komunikasi lintas generasi, serta menerapkan kebijakan work-life balance yang fleksibel guna mendukung kinerja optimal karyawan di era transformasi digital.
Pengaruh Transformasi Digital, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, dan Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Sulselbar Andriany Andriany; Batara Maju Simatupang; R. Bambang Budhijana; Antyo Pracoyo
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i5.4168

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel yang dapat mempengaruhi pada kinerja karyawan pada PT Bank Sulselbar. Untuk variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan dan variabel independen menggunakan Transformasi Digital, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Pelatihan. Penelitian ini menggunakan jumlah sampel yang sebanyak 134 responden pegawai yang bekerja di perusahaan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan. Teknik pengolahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Struktur Equation Modelling menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Digital Transformation, Work Motivation, Work Environment dan Training secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Employee Performance. Variabel Digital Transformation, Work Motivation, Work Environment dan Training secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Employee Performance. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keempat variabel independen tersebut secara bersama-sama berkontribusi sebesar 79,7% terhadap peningkatan kinerja karyawan, dengan pengaruh terbesar berasal dari variabel Transformasi Digital (koefisien 0,268), diikuti oleh Lingkungan Kerja (0,249), Motivasi Kerja (0,228), dan Pelatihan (0,227). Implikasi temuan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen PT Bank Sulselbar perlu memprioritaskan penguatan transformasi digital melalui integrasi teknologi ke seluruh lini bisnis dan pelatihan kompetensi digital bagi karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan sistem motivasi yang berbasis penghargaan adil untuk memaksimalkan kinerja karyawan di era perbankan digital.