Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PKM Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Barisan Barisan Muda Kosgoro 57 di Kabupaten Takalar Didin Halim; Zarni Adia Putra; Faisal Ardiansyah
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v5i2.79065

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan kepemimpinan para pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 agar dapat memimpin dengan lebih efektif dalam kegiatan sosial dan pembangunan di masyarakat. Mendorong pemberdayaan pemuda sebagai agen perubahan di tingkat lokal, dengan memberikan mereka keterampilan yang diperlukan untuk mengelola organisasi dan proyek komunitas, serta membekali pemuda dengan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka serta mendorong mereka untuk lebih berperan aktif dalam pengembangan wilayah setempat di Kabupaten Takalar. Kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan dan keterampilan serta partisipasi aktif organisasi pemuda terhadap kemajuan dan perkembangan pembangunan Daerah. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, serta praktik langsung dalam Pelatihan kepemimpinan pemuda. Peserta diikuti oleh 16 pemuda organisasi Barisan Muda Kosgoro 57 dan dilaksanakan pada 14 Mei  2025 di Takalar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pemuda dalam mengintegrasikan pengetahuan organisasi sebagai usaha dalam mencapai tujuan bersama dengan membawa perubahan positif di lingkungannya. Pemuda merupakan agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk mencoba hal baru. Proses pelatihan ini bersifat interaktif yang menyenangkan dan efektif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta menilai pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas diri dan organisasi kepemudaan. Kegiatan ini diharapkan pula dapat mendorong pemuda untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produktivitas usaha melalui media berbasis teknologi digital.Kata kunci: Pelatihan Kepemimpinan, Organisasi Kepemudaan,  Peran Aktif Pemuda.
Street-Level Policy Entrepreneurs: Activating Policy Capacity in Local Food Security Implementation Faisal Ardiansyah
Journal of Social Science and Economics (JOSSE) Volume 3, Issue 1, 2026
Publisher : Asha Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/tx5fa880

Abstract

This article examines how street-level actors activate policy capacity during the local implementation of Indonesia's food security policy. Existing studies usually explain weak implementation through institutional fragmentation, cross-sector coordination problems, and top-down program design. However, they say less about the micro-practices through which frontline actors keep policy working amid fragmentation. The study adopts a qualitative, embedded, multiple-case design across three districts of South Sulawesi and draws on 50 semi-structured interviews, policy and implementation documents, and limited field observations. The analysis employed theory-driven thematic analysis, combining deductive coding from the policy capacity and street-level policy entrepreneurship literatures with inductive refinement during within-case and cross-case comparisons. The findings show that implementation depends not only on formally available organizational capacity, but also on capacity activated from below by extension workers, village governments, and farmer-group facilitators. These actors re-verified beneficiary lists, reinterpreted targets, aligned village resources with district programs, and built informal coordination across agencies and communities. Under favorable local conditions, such practices moved beyond routine discretion and became street-level policy entrepreneurship. The article contributes to policy implementation studies by showing that analytical, operational, and political capacities are enacted in practice rather than merely stored in formal institutions.
Alun-Alun English Camp Berbasis Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Organisasi Kepemudaan untuk Penguatan Literasi Bahasa Inggris Remaja di Kabupaten Barru Muhammad Ishak; Didik Iskandar; Zarni Adia Purna; Faisal Ardiansyah; Tri Cahyo Nugroho
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.10311

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan model pelaksanaan Alun-Alun English Camp Chapter 2 sebagai ruang penguatan literasi Bahasa Inggris remaja berbasis kolaborasi Pemerintah Daerah dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Barru. Kegiatan dilaksanakan pada 22–23 Mei 2026 di Alun-Alun Colliq Pujie/Alun-Alun Kota Barru dan diikuti oleh remaja/pelajar tingkat SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis praktik Bahasa Inggris melalui empat tahap, yaitu persiapan, pengondisian peserta, pelaksanaan inti, serta evaluasi dan penutupan. Rangkaian kegiatan mencakup koordinasi panitia dan mitra, pemasangan tenda, pembagian kelompok, briefing peserta, penyampaian materi English Camp, pembukaan resmi, workshop “Peduli Lingkungan”, Malam Pentas AEC, Practice English Camp, Outbound, dan English Challenge Games. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Alun-Alun English Camp terlaksana sebagai program pengabdian berbasis ruang publik yang memadukan pembelajaran nonformal, praktik komunikatif, kerja kelompok, penampilan, permainan edukatif, dan pemberdayaan remaja. Kolaborasi lintas aktor menjadi faktor penting dalam memperkuat legitimasi kegiatan, mobilisasi peserta, pengelolaan teknis, dan peluang keberlanjutan program. Kata kunci: English Camp, literasi Bahasa Inggris, pembelajaran nonformal, ruang publik, organisasi kepemudaan, pemberdayaan remaja.