Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konstruksi Makna Pengelolaan Sampah melalui PBL dalam Program Adiwiyata: Perspektif Interaksionisme Simbolis di SMPN 21 Surakarta Wegang Sri Sulanjari; Putri Adianingsih; Lukit Adi Syam Ari; Sumaryono Sumaryono; Agus Tri W; Sigit Haryanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi makna pengelolaan sampah oleh warga sekolah di SMPN 21 Surakarta melalui integrasi program Adiwiyata dan metode Problem Based Learning (PBL). Kajian ini berangkat dari pentingnya membangun kesadaran ekologis yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga terinternalisasi dalam praktik keseharian warga sekolah. Dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolis Herbert Blumer, konsep self dari George Herbert Mead, serta dramaturgi Erving Goffman, penelitian ini berupaya memahami bagaimana makna pengelolaan sampah dibentuk, dinegosiasikan, dan diwujudkan dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan fokus pada proses, pengalaman, dan dinamika sosial yang terjadi selama implementasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL dalam kerangka program Adiwiyata mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan sampah di lingkungan sekolah. Proses ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif siswa, tetapi juga membentuk kesadaran dan tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan. Secara kuantitatif, program ini berhasil mereduksi volume sampah hingga 73%, yang menunjukkan efektivitasnya dalam aspek praktis. Lebih dari itu, terjadi transformasi perilaku siswa dari sekadar kepatuhan formal terhadap aturan menjadi budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Perubahan ini tidak hanya tampak di lingkungan sekolah, tetapi juga meluas hingga ke ranah domestik, sehingga mencerminkan keberhasilan internalisasi nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari.
The Role of Multidimensional Teachers in Preparing Students' Academic Competency Tests at Muhammadiyah Pucang Gading Junior High School Masithoh Afifah Nuraini As Zahro; Buana Tirta Yozaga; Putri Adianingsih; Sumaryono Sumaryono; Eni Nur Khikmah; Sabar Narimo; Sofyan Anif
AMK : Abdi Masyarakat UIKA Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/amk.v5i3.3439

Abstract

This study aimed to describe the multidimensional roles of teachers in preparing students for the Academic Competency Test (ACT) at SMP Muhammadiyah Pucang Gading. The research employed a qualitative approach with a case study design. Informants included mathematics and Indonesian language teachers serving as ACT mentors, the principal, vice principals for curriculum and student affairs, and ninth-grade homeroom teachers selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that teachers performed multidimensional roles as learning facilitators, evaluators, motivators, mentors for independent learning, guides for students’ mental, emotional, and spiritual readiness, mediators between schools and parents, and instillers of ethical examination values. Teachers not only strengthened students’ academic readiness through adaptive learning, continuous evaluation, and intensive mentoring, but also developed students’ motivation, self-confidence, psychological resilience, and moral integrity. Furthermore, parental involvement and religious activities contributed significantly to supporting students’ holistic readiness in facing the ACT. These findings emphasize that academic success requires integrated pedagogical, emotional, social, spiritual, and character-based support within Islamic education practices nationwide.
Transformasi Penilaian Pembelajaran Berbasis Digital Pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Gemolong Sumaryono Sumaryono; Anam Sutopo; Sri Sutarni
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a1k1rt77

Abstract

This study aims to describe the transformation of digital-based learning assessment, the implementation of Exambro, and the challenges and solutions in Geography assessment at SMA Negeri 1 Gemolong. This qualitative study employed a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, vice principal for curriculum, Geography teacher, school operator, and students. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with source and technique triangulation. The findings show that digital assessment transformation was implemented gradually and systematically through planning, infrastructure provision, teacher competency development, Exambro implementation, result processing, monitoring, and evaluation. Exambro contributes positively to assessment security, efficiency, and objectivity by restricting students' access to other applications during examinations and accelerating result processing. Digital assessment also supports the use of maps, images, and graphs as stimuli in Geography assessment. The main challenges include internet connectivity, device specifications, server capacity, technical readiness, and students' digital literacy. Solutions include simulations, network and device checks, backup facilities, and operator assistance.The study concludes that digital assessment transformation through Exambro is not merely a change in examination media but a transformation of assessment management involving policies, human resources, infrastructure, implementation, and evaluation.