Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Teknologi Edulearning di SMK Ketintang Surabaya Jacienda Rafinsya Cahyarani; M. Isnainah Salsabila; Revani Nuriya Anwar; Rhegita Zahrotul Aulia; Janna Listya Sita Widowatie; Ardiansyah Ardiansyah; Tauran Tauran
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8745

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan platform Edulearning dalam mendukung implementasi pembelajaran blended learning di SMK Ketintang Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan efisien. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan kunci yang terdiri atas guru dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai efektivitas platform Edulearning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Edulearning mampu meningkatkan kualitas pembelajaran blended learning secara signifikan. Sebanyak 80–90% siswa mengalami peningkatan pemahaman materi karena materi dapat diakses kembali secara mandiri di luar jam pembelajaran. Selain itu, 95% siswa merasakan efisiensi waktu dalam pengumpulan tugas dan akses materi pembelajaran. Tingkat partisipasi aktif siswa juga meningkat hingga 95% pada kegiatan kuis berbasis skenario dan diskusi kelas. Berdasarkan analisis menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Community of Inquiry (CoI), penerimaan teknologi dipengaruhi oleh persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, serta sikap afektif pengguna terhadap platform. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan utama, seperti ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan kepemilikan perangkat digital, dan rendahnya literasi penggunaan fitur platform. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, pelatihan penggunaan platform secara berkelanjutan, serta kebijakan pemerataan akses teknologi untuk mendukung keberhasilan pembelajaran blended learning di sekolah.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI KIPIN DI SMA LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA Nabila Rizky Ananda; Eka Putri Aryanti; Nesa Indira Putri; Dhea Ananta Sindi Fabila; Ferdian Satria Eka Permana; Ardiansyah Ardiansyah; Tauran Tauran
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.11366

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the blended learning method utilizing the KIPIN application at SMA Labschool Unesa 1 Surabaya. The research method used was descriptive qualitative, with data collection through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The findings indicate that the use of KIPIN-based blended learning has a positive impact on the teaching and learning process, particularly in improving material accessibility, student learning independence, and efficiency in terms of time and costs. Students can access materials anytime and anywhere and have the opportunity to review learning independently. However, the effectiveness of this application is not evenly distributed among all students, due to obstacles such as differences in digital literacy skills, learning motivation, and student discipline. The role of educators remains a key element in the success of the learning process, particularly in providing guidance, encouragement, and reinforcement of understanding. Therefore, optimizing the use of educational technology requires support from various aspects, including human resource readiness and appropriate learning strategies. ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan metode pembelajaran blended learning yang mengandalkan aplikasi KIPIN di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan blended learning berbasis KIPIN memiliki pengaruh positif terhadap proses belajar mengajar, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas materi, kemandirian belajar peserta didik, serta efisiensi dalam waktu dan biaya kegiatan belajar. Siswa dapat mengakses materi kapan pun dan di mana pun, serta memiliki peluang untuk mengulang pembelajaran secara mandiri. Namun, efektivitas aplikasi ini belum merata di antara semua siswa, karena terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan literasi digital, motivasi belajar, dan disiplin siswa. Peran pendidik tetap menjadi elemen kunci dalam keberhasilan proses belajar, terutama dalam memberikan panduan, dorongan, dan penguatan pemahaman. Oleh karena itu, pengoptimalan pemanfaatan teknologi pendidikan memerlukan dukungan dari berbagai aspek, baik dalam kesiapan sumber daya manusia maupun strategi pembelajaran yang sesuai.   
Intergovernmental Relations dalam Inovasi Program Lontong Balap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya Moh. Ivan Al Fawwazi; Weni Rosdiana; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Akuntansi, Manajemen, dan Perencanaan Kebijakan Vol. 3 No. 4 (2026): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jampk.v3i4.1210

Abstract

Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan menuntut pemerintah untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang efektif dan terintegrasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya adalah Program Lontong Balap (Layanan Online One Gate System Terpadu antara Pengadilan Negeri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya), yang merupakan bentuk kerja sama antarlembaga dalam penyelesaian perubahan dokumen kependudukan yang memerlukan penetapan pengadilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Intergovernmental Relations (IGR) antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dengan Pengadilan Negeri Surabaya dalam penyelenggaraan Program Lontong Balap. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan triangulasi yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis penelitian mengacu pada teori Intergovernmental Relations Wright yang terdiri atas lima dimensi, yaitu The Roles of Government, The Interaction of Public Officials, Sustainability Communication, The Roles of Administrator, dan Focus Attention on the Policy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Lontong Balap telah mencerminkan praktik IGR yang efektif melalui pembagian peran yang jelas antarinstansi, interaksi dan koordinasi yang intensif antarpejabat publik, komunikasi yang berkelanjutan melalui berbagai media formal dan informal, keterlibatan aktif administrator dalam pengelolaan layanan, serta dukungan kebijakan dan sumber daya yang memadai. Implementasi kerja sama tersebut berhasil meningkatkan efisiensi proses pelayanan, mempersingkat waktu pengurusan dokumen kependudukan, serta meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Dengan demikian, Program Lontong Balap dapat dikategorikan sebagai model inovasi pelayanan publik berbasis hubungan antarpemerintah yang berhasil menciptakan nilai publik dan meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan administrasi kependudukan.
Analisis Fasilitas Pembelajaran dalam Mendukung Kualitas Pendidikan Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Surabaya M. Faiqul Ashfa; Muhammad Daffa Radja Perkasa; Ikmila Syafah Putri Fananiyah; Intan Nacwa ‘Ainauz Zahro’; Sahiddna As Shidiq Putri Argananto; Tauran Tauran; Ardiansyah Ardiansyah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fasilitas pembelajaran dalam mendukung kualitas pendidikan mahasiswa pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer, proyektor, akses internet, dan sistem pembelajaran digital memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa. Pemanfaatan fasilitas pembelajaran membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan berbasis teknologi. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan ruang kelas, kerusakan fasilitas, jaringan internet yang kurang stabil, serta sistem pembelajaran digital yang belum optimal. Selain itu, masih terdapat kesenjangan antara harapan mahasiswa dengan kondisi fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas, pemeliharaan, dan pengembangan fasilitas pembelajaran secara berkelanjutan agar kualitas pendidikan mahasiswa dapat meningkat secara optimal.