Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Nilai Budaya dan Aspek Kognitif dalam Lagu Tokecang melalui Analisis Konten pada Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Dasar Anggun Nur Andiany Wiyoso; Dian Christine; Kamiliya Nailah Fitri; Nurul Deviyanti; Nurbaiti Syifa Widaningsih; Teten Ginanjar Rahayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai budaya dan aspek kognitif dalam lagu tradisional Tokecang melalui pendekatan analisis konten pada pembelajaran Seni Budaya di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan content analysis untuk mengkaji makna, pesan, dan potensi edukatif yang terkandung dalam lirik lagu Tokecang. Data penelitian diperoleh melalui analisis dokumen terhadap lirik lagu, kajian literatur, serta konteks penggunaan lagu dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Tokecang merepresentasikan berbagai nilai budaya Sunda, seperti kebersamaan, gotong royong, kepedulian sosial, kesederhanaan, disiplin, dan pendidikan karakter. Nilai-nilai tersebut tampak melalui pesan lirik, irama, pengulangan bunyi, serta implementasi Tari Tokecang sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Selain itu, lagu Tokecang juga memiliki aspek kognitif yang mampu menstimulasi proses berpikir peserta didik pada tingkat mengingat, memahami, menerapkan, hingga menganalisis. Penggunaan kosakata sederhana, pola bunyi berulang, dan makna simbolik dalam lagu dapat membantu peserta didik mengembangkan daya ingat, konsentrasi, kemampuan berbahasa, serta pemahaman terhadap konteks sosial budaya. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa lagu tradisional dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Lagu Tokecang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang mendukung pembentukan karakter dan kemampuan berpikir siswa sekolah dasar. Dengan demikian, lagu Tokecang memiliki fungsi edukatif, kultural, dan kognitif yang relevan dalam pembelajaran Seni Budaya di sekolah dasar.
ANALISIS DAMPAK BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA IBU TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR shela permata; Rufaidah Mutiah; Nurul Deviyanti; Indah Nurmahanani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14052

Abstract

Dominasi penggunaan Bahasa Sunda dalam komunikasi harian menciptakan tantangan bagi siswa sekolah dasar saat dituntut menggunakan Bahasa Indonesia secara formal. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis dampak Bahasa Sunda (L1) terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia (L2) siswa di SDN 6 Sindangkasih melalui metode studi kasus. Data dianalisis menggunakan model Strauss dan Corbin berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan empat dampak utama: interferensi linguistik (campur kode dan aksen), kesenjangan gender dalam kecepatan adaptasi, hambatan kognitif (processing lag), serta respon pedagogis guru. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bahasa ibu berperan ganda sebagai penghambat sekaligus jembatan kognitif yang vital. Disarankan penerapan pendekatan pembelajaran yang inklusif dan ramah bahasa daerah untuk meningkatkan efektivitas penguasaan Bahasa Indonesia siswa tanpa mengesampingkan identitas budaya.
Tren Pembelajaran Konsep Mengapung dan Tenggelam di Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review Salsa Rutanti; Nurul Deviyanti; Afridha Laily Alindra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14247

Abstract

The concepts of floating and sinking are among the science topics in elementary schools that often lead to students’ misconceptions because they are closely related to the understanding of density and buoyancy concepts. This study aims to analyze trends in learning methods used for teaching floating and sinking concepts in elementary schools and to examine their effectiveness in improving students’ conceptual understanding. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) method using the PRISMA approach through the analysis of scientific articles published between 2015 and 2025 obtained from Google Scholar and Scopus databases. Based on the identification, screening, and selection process, 10 relevant articles related to science learning in elementary schools were selected. The findings indicate that hands-on experiments and inquiry learning are the most dominant and effective learning methods in enhancing students’ understanding of floating and sinking concepts. In addition, various innovative approaches such as STEAM, ethnoscience-based learning, haptic simulation, density-based learning, and instructional media also contribute to improving critical thinking skills, creativity, observational abilities, and reducing students’ misconceptions. Therefore, learning about floating and sinking concepts will be more effective when supported by active learning methods, direct experiences, innovative media, and contextual approaches aligned with elementary school students’ characteristics.